
Setelah syane mengetik nama minho di salah satu platform ternyata benar apa yang dikatakan sila dan juga hilda, ia melihat beberapa photo dan vidio yang menampilkan aktor bernama minho.
Seorang aktor yang begitu tampan pantas banyak penggemarnya yang tergila-gila ternyata memang tampan syane juga melihat minho yang tengah mengenakan masker yang sama percis dengan pria yang ia lihat malam itu saat ia berpapasan di trotoar.
"Ini kan??? Ini kan orang yang berpapasan dengan ku malam itu, iya aku ingat dia orang itu tapi masa iya aktor yang mendunia seperti dia berkeliaran tengah malam sendirian?! akhh bodo amat lah" gerutu syane dahinya mengerut. "Tapi dia beneran tampan coba kalau dia jadi kekasih ku, Ehhh aku ini apapaan kenapa jadi ikut-ikutan dua orang itu" ucapan nya meluncur begitu saja dari bibir manis nya tanpa ia sadari sebelumnya, maksud menyebut dua orang pada sila dan hilda "untung dia lagi sendiri coba kalau di depan hilda sama sila bisa malu" syane langsung menutup laptopnya dan menaruhnya di atas nakas kemudian merebahkan tubuh lalu menarik selimut untuk menyelimuti tubuhnya, saat ia memejamkan mata bayangan minho yang baru ia lihat di laptop nya dan saat ia berpapasan di pinggir jalan kembali terlintas.
"Aku ini kenapa sih? Kenapa jadi kebayang-bayang dia? aakhh heboh banget otaku sekarang gara-gara liat si minho itu! jadi nyesel aku cari tau tentang dia" syane terus grasak-grusuk masih tidak dapat memejamkan mata karna lagi-lagi bayangan minho terlintas di benaknya.
Seminggu kemudian
Sila dan hilda tengah bersiap untuk pulang ke indonesia syane melihat dua orang kepercayaannnya yang tengah bersiap syane menghampiri.
"Kalian jadi pulang?" Tanya syane.
"Iya dong bu" jawab hilda.
"Kamu gak apapakan kita tinggal dulu?" Sila.
"aku udah mutusin aku juga akan pulang ke jakarta bersama kalian" syane.
"Apa? Beneran?" Sila.
"Iya tapi ini hanya untuk menghadiri acara ulang tahun doang bukan mau liat aktor idola kalian itu" syane meneggaskan.
"Iya tau, tapi kalau buat liat minho juga gak apapa kali bu, apa lagi ibu cantik minho ganteng, aku jadi kebayang gimana ya kalau kalian jadi pasangan kekasih pasti cocok banget" kata hilda seraya menatap ke atas untuk membayangkan syane dan minho ketika menjadi kekasih. "Wah pasti serasi banget" kata hilda.
"Apaan sih kamu, gak bakal kali ah" syane mebuyarkan bayangan hilda.
"Bisa aja kali bu, ibu itu orang berpengaruh mudah untuk ibu mengenal dan dekat dengan dia" kata hilda
"Jangan ngaco mendingan kalian bantuin aku berkemas!" Syane mengalihkan pembicaraan.
"Oke siap laksanakan" hilda menaruh tangannya di pelipis membuat tanda hormat.
Jakarta
Akhirnya esok paginya syane, hilda dan sila sampai di jakarta, sampai di bandara syane di jemput beberapa orang yang sengaja ditugaskan oleh orang dari perusahaannya untuk menjemputnya.
Syane hilda dan juga silla mereka berpisah saat sampai di jakarta karna ingin pulang kekeluarganya masing-masing.
Sedangkan syane ia langsung ke kantor televisi swasta miliknya terlihat beberapa stap dan karyawannya pada sibuk menyambut kedatangan bosnya setelah sebelumnya syane memberitahukan pada petinggi di perushaannya kalau syane akan pulang satu hari menjelang perayaan hari jadi stasiun televisi peninggalan ayahnya itu.
Syane pulang ke rumah lamanya sore hari dan di sambut oleh beberapa orang yang setia menjaga rumahnya saat syane tidak berada di di jakarta, semua orang rumahnya tau kalau syane akan pulang semua menunggu kedatangan syane.
Beberapa pelayan memburu barang-barang yang di bawa syane untuk di bawa ke kamar syane, sampai di kamar syane terlihat lelah ia duduk di tepi kasur lalu membuka ponsel dan menelepon beberapa orang kepercayaannya sedangkan beberapa pelayan terlihat sibuk membereskan semua barang yang di bawa syane ke tempatnya.
● Syane●
"Hallo! tolong kalian siapkan penjagaan yang ketat dan para bodyguard terbaik untuk bintang tamu yang akan datang besok dari korea aku gak mau sampai terjadi sesuatu!, apa kalian sudah siapkan hotel terbaik untuknya?"
Syane memerintah penyelenggara acara yang akan di adakan besok malam.
●orang suruhan syane●
"Sudah bu kami sudah menyiapkan segalanya"
jawab orang yang di telpon syane.
●syane●
"Bagus, dan tolong kalian cek semua cctv apa berjalan dengan baik atau tidak?"
●Orang suruhan syane●
"Itu juga sudah kami lakukan"
●syane●
"Oke kalau gitu"
syane menutup panggilannya.
[●]
Kedatangan seorang aktor korea banyak di harapkan oleh masyarakat indonesia khusunya para kaum muda.
minho sampai di bandara indonesia penjagaannya sangat ketat ia di kawal beberapa bodyguard dari korea dan di sambut juga para bodyguard dari indonesia tak sedikit orang di bandara yang melihat kedatangan minho mereka mengabadikan momen langka tersebut, minho begitu ramah pada para penggemarnya yang terus meneriaki namanya terlihat minho beberapa kali melambaikan tangan menyapa penggemarnya yang ada di bandara.
Kedatangan minho di bandara
Minho langsung di ajak ke hotel oleh pihak penyelenggara untuk istirahat sebelum tampil nanti malam.
Malam hari
di studio satu ATV semua bersiap untuk melihat penampilan bintang tamu yang di tunggu-tunggu.
Begitu juga syane ia terlihat mempersiapkan dirinya untuk menghadiri pesta ulang tahun stasiun televisi miliknya yang di tayangkan secara live sangat jarang syane menghadiri acara pesta ulang tahun perusahaannya bahkan bisa di bilang tidak pernah sama sekali, syane nampak cantik dengan gaun yang terlihat sederhana namun harganya bisa membeli tiga unit motor, riasan wajah yang natural tanpa polesan yang berlebih membuat syane terlihat apa adanya namun tetap terlihat cantik, kecantikan syane mampu bersaing dengan para artis yang akan datang ke sana.
Sampai di studio syane di sambut para bodyguard tapi menurutnya gak terlalu penting karna dia bukan seorang artis yang akan di kerumuni para penggemar.
sila dan hilda pun sudah nampak di sana lebih dulu dengan dandanan cantik tak mau kalah dengan yang lain, syane juga di sambut beberapa petinggi di perusahaanya lalu syane diajak kedalam studio yang dimana akan di adakan perhelatan akbar tersebut, acara terlihat sangat meriah dan megah studio di rancang sedemikian rupa, syane di berikan kursi istimewa oleh para crew penyelenggara di paling depan syane di giring dan di persilahkan untuk menduduki kursinya, aktor dan artis yang sudah lebih dulu datang nampak berjajar di kursi VIP kehadiran syane yang tak biasa membuat semua orang bertanya-tanya siapa dia? dan kenapa dia terlihat begitu di istimewakan? Begitu kira-kira apa yang di katakan mereka melalui tatapan mereka terhadap syane.
Tak banyak yang tau tentang syane karna mereka pikir pemilik ATV sudah berumur dan tua.
Acara pun di mulai dengan di awali penyambutan untuk syane dan memberikan salam hormat pada syane, host juga tidak lupa memperkanalkan syane pada semua yang hadir, semua tidak menyangka kalau pemilik atau pewaris dari stasiun ATV masih muda banyak yang mengagumi syane, syane membalas ucapan host dengan tersenyum manis penuh wibawa dan mempesona terlihat dari layar besar yang menampilkan wajah cantik syane.
Satu persatu para artis menampilkan ke ahliannya hingga akhirnya yang di tunggu-tunggu akan segera tampil, namanya mulai di panggil oleh host, belum juga tampil hanya baru di sebut namanya saja semua sudah berteriak termasuk sila dan hilda yang berada di samping syane, bahkan sampai ada yang menangis, mendengar nama minho dipanggil jantung syane pun tiba-tiba berdetak kencang namun ia berusaha tenang, beberapa detik kemudian minho muncul untuk menampilkan kemampuannya di atas panggung.
Syane terlihat begitu terkagum dengan penampilan minho saat perform, ditengah gaduhnya suara penonton syane terlihat begitu menikmati dan mengagumi minho.
Dan tak di sangka minho meliriknya lalu kemudian mendekati syane yang tengah duduk dengan anggun, semua penonton semakin kencang berteriak dengan melihat minho yang semakin mendekat ke arah penonton bukan hanya dari penonton biasa tapi juga dari kalangan artis ikut heboh.
Minho semakin mendekat ke arah syane yang tengah duduk dengan anggunnya, minho membungkuk di hadapan syane lalu menjulurkan tangan kanannya pada syane, sila dan hilda yang menyaksikan momen itu pun sampai terharu ia menyuruh syane untuk meraih tangah minho dengan menyikut lengan syane, syane menatap minho hingga akhirnya beberapa detik kemudian syane meraih tangan minho, minho membawa syane ke panggung bersamanya ia menampilkan peform nya di atas panggung bersama syane tanpa canggung minho memeluk pinggang syane dari depan saat bernyanyi.
Penampilan pertama minho pun selesai syane kembali kekursi dan minho pun kembali ke belakang panggung setelah beberapa menit kemudian minho kembali di panggil tak hanya bernyanyi minho juga sedikit di wawancarai.
Para crew menyiapkan sofa untuk minho dan para host, minho di tanyai oleh para host seputar kehidupannya di dunia perfilman dan juga mengorek sedikit kehidupan minho namun masih dalam batas kewajaran sesekali minho menoleh ke arah syane dan terasenyum.
Minho kembali bertemu syane ia merasa aneh kenapa harus di indonesia bukankah pertama kali minho melihat syane di korea?! kenapa sekarang dia ada di indonesia? menonton acaranya pula! Ia terus bertanya dalam hatinya tapi bukan saat nya ia memikirkan hal lain di luar kerjaanya saat ini.
Minho menjawab semua pertanyaan host untuknya minho yang terlihat begitu berkarisma wajah nya yang tampan membuat semua orang terpukau, dan mungkin gak akan bisa tidur jika sudah melihat wajahnya.
To Be Continue