Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 53 : Curiga 01



๐Ÿ‘‰ lanjutan dari episode 52 gusy๐Ÿ‘ˆ


"Udah-udah, gak ada gunanya kalian debat. Toh ini juga hubungan mereka, jadi biarkan aja Surya bimbang sama perasaannya sendiri. Paling kalau dia udah sadar, baru dia nyesal," -ujar Awan melerai Galaxy dan Mentari.


Jika di biarkan, adu argumen antara mereka tidak akan selesai. Langit melirik kesana kemari orang-orang yang berlalu lalang di kantin. Setiap ada cewek yang lewat di hadapannya, pasti ia selalu tebar pesona. Tapi fikirannya tetap memikirkan Asteroid.


Asteroid yang selalu menolak cintanya dan lebih memilih Galaxy di banding dirinya.


Padahal jelas-jelas Galaxy menolak Asteroid karena Langit yakin, ada orang


lain yang telah di sukai oleh Galaxy.


Tiba-tiba saja ia melihat sesosok gadis yang begitu asing di matanya. Sepertinya ia baru hari ini melihat gadis tersebut, dan seragamnya terlihat masih baru.


Langit langsung memukul meja,


"guys!! Liat ke sono noh," -ucap Langit menunjuk gadis tersebut.


"Itu siapa? Kok gue gak pernah liat? Anak baru atau adek kelas?" -ucap langit


"Mana gue tahu, memangnya gue kenal semua orang yang ada disekolah ini." -ucap


Awan sambil menghangkat bahunya.


"Ya kali aja lo tahu," -dengus Langit.


"Btw, cantik ya." -ucap Awan.


"Enggak biasa aja," jawab Surya .


"Ya iya lah biasa aja, kan masih cantikan


Mentari dari pada tuh cewek," -sahut Galaxy sengaja menyebut nama Mentari.


Surya langsung memandang Galaxy dengan tatapan lasernya. Namun Galaxy mengabaikan tatapan tersebut dan berpura-pura fokus terhadap jus yang sedang di sedotnya.


"Galaxy," -panggil seseorang membuat Galaxy dan ketiga temannya menoleh secara bersamaan.


Tepat di samping Galaxy tengah berdiri Asteroid yang mengulas senyum kepada Galaxy dengan harapan Galaxy membalas senyuman tersebut.


"Eh ada yayang Asteroid," -ucap Langit.


Asteroid melotot pada Langit.


"Gue gak manggil lo!" -ucap Asteroid dengan ketusnya yang otomatis membuat wajah Langit tertekuk.


"Gala, lo di panggil kepsek tuh," -ucap Asteroid pada Galaxy


Tanpa bersuara, Galaxy mendorong kursinya kebelakang dan berdiri sertabberlalu begitu saja hingga membuat Asteroid menoleh dengan muka kecut kearahnya sembari mendengus.


"Tuhkan, udah gue bilang. Dari pada lo sama Galaxy yang bakalan di tolak mentah-mentah, mendingan lo sama gue Ter."-ucap Langit


"Dari pada gue sama lo, mendingan gue jomblo seumur hidup," -balas Asteroid yang


memang tak pernah bersahabat dengan Langit.


Asteroid hendak pergi, namun ia teringat akan sesuatu yang membuatnya kembali berbalik dan langsung memegang pergelangan tangan Surya.


"Surya, gue mau ngomong sesuatu sama lo," -ucap Asteroid menarik Surya agar berdiri dan mau ikut bersamanya. Surya mengernyitnya dahinya.


"Kemana?" tanya Surya dengan heran.


"Udah ikut aja." -paksa Asteroid.


Asteroid langsung menarik Surya tanpa melepaskan cengkraman tangannya pada pergelangan tangan Surya.


"Asteroid! Lo mau kemana sama Surya?!" -Teriak Langit yang sama sekali tidak di indahkan oleh Asteroid, sementara Surya hanya menoleh dengan ekspresi bingung serta endikan bahu.


Awan langsung berbicara serius sama Langit.


"Gue jadi curiga deh. Pasti ada sesuatu di antara mereka berempat," -ucap Awan curiga.


"Maksud lo?" -tanya Langit


๐Ÿ‘‰ lanjutanya di episode 53 gusy๐Ÿ‘ˆ


~Klik suka (๐Ÿ‘), love(โค) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya๐Ÿ™๐Ÿ™