Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 26 : Orang yg tak terduga 02



👇Lanjutan dari episode 25 Guys👇


"Gue cuma mau ngingetin, kalau besok.." -Ucap Guntur yang langsung di sambar oleh Mentari


"Kalau besok gue harus jalan bareng lo. Iyakan?" -Mentari kembali memotong perkataan Guntur untuk kedua kalinya dan Guntur menganggukan kepala-nya.


Mentari memutar bola mata-nya.


"Gue ingat, dan gue gak pikun!" -ucap Mentari dengan judesnya.


Guntur pun mengeluarkan sesuatu yang sedari tadi disembunyikan di belakang punggungnya, lalu menyodorkannya pada Mentari.


"Nih buat lo," ucap Guntur sembari mencoba tersenyum semanis mungkin.


Mentari menatap sebentar benda yang disodorkan Guntur. Sekotak coklat, makanan kesukaan Mentari. Jika saja Surya yang memberikannya, mungkin ia tidak perlu berfikir terlebih dahulu.


Berhubung yang memberikan adalah Guntur, jadi ia perlu menimbangnya.


"Gak lo kasih racun kan?" ucap Mentari dengan tatapan menyelidik dibalas.


"Gue cuma mau ngingetin, kalau besok.." -Ucap Guntur yang langsung di sambar oleh Mentari


"Kalau besok gue harus jalan bareng lo. Iyakan?" -Mentari kembali memotong perkataan Guntur untuk kedua kalinya dan Guntur menganggukan kepala-nya.


Bulan memutar bola mata-nya.


"Gueingat, dan gue gak pikun!" -ucap Mentari dengan judesnya.


Guntur pun mengeluarkan sesuatu yang sedari tadi disembunyikan di belakang punggungnya, lalu menyodorkannya pada Mentari.


"Nih buat lo," ucap Guntur sembari mencoba tersenyum semanis mungkin.


Mentari menatap sebentar benda yang disodorkan Guntur. Sekotak coklat, makanan kesukaan Mentari. Jika saja Surya yang memberikannya, mungkin ia tidak perlu berfikir terlebih dahulu.


Berhubung yang memberikan adalah Guntur, jadi ia perlu menimbangnya.


"Gak lo kasih racun kan?" ucap Mentari dengan tatapan menyelidik dibalas gelengan oleh Guntur.


Mentaru pun tersenyum, lalu mengambil coklat tersebut.


"Thank's ya," ucap Mentari sebagai tanda berterima kasih.


"Eh, Mentari.." -Guntur kembali memanggil Mentari.


Mentari mendesah karena ia baru saja hendak pergi meninggalkan Guntur.


"Apa lagi?" ujar Mentari menoleh kembali kearah Guntur.


"Be.. besok gue jemput jam 4 sore ya." -Mentari menjawabnya dengan putaran bola mata dan pergi meninggalkan Guntur.


Kali ini Mentari benar-benar mengutuk Asteroid karena Asteroid lah yang membuat dirinya harus berurusan dengan Guntur. Dengan muka cemberut, Bulan menghampiri Nebula dan juga Asteroid yang sedari tadi menunggunya di parkiran.


"Kenapa lagi lo?" -Tanya Nebula memperhatikan Mentari dari atas hingga bawah.


Mentari menggeleng.


"Lo dapat coklat dari mana?" -tanga Asteroid bingung.


"Gak mungkin kalau lo beli." - Asteroid ucap kembali


"Sasuke kw," -jawab Mentaru menyerahkan coklat pemberian Guntur kepada Asteroi, lalu ia masuk ke dalam mobil tanpa bersuara lagi.


"Buat gue nih?" tanya Asteroid lagi.


"Lumayanlah, cemilan gratis," -ujar Asteroid dan ikut masuk ke dalam mobil Nebula.


"Gara-gara ide konyol lo itu, gue harus berurusan sama dia." -Ucap Mentari sambil menunjukan jari ke Asteroid


"Yelah gak usah di ambil pusing kali. Gue yakin, pasti ada hikmah di balik semua ini," -jawab Asteroid jemari mengunyah coklat yang diberikan Mentari.


Mentari menghela nafas dan bersedekap Dada. Sedangkan Nebula hanya diam dan mulai menjalankan mobilnya keluar dari parkiran sekolah.


**************


Nebula masuk ke kamar Mentari dengan membawakan segelas susu kesukaan Mentari Belakangan ini ia begitu sibuk sehingga mengabaikan adiknya sendiri.


👉Lanjutannya di episode 27 guys👈


~Klik suka (👍), love(❤) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya🙏🙏