Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episone 01: Pertemuan Surya dan Mentari 01



 


Banyak orang bilang masa SMA adalah masa-masa paling indah dihidupan kita. Masa dimana kita mulai berajak dewasa, menganal arti "pertemanan" dan "permusuhan" yang sesungguhnya, dimasa ini gw juga menganal apa itu cinta.


gw salah satunya, seseorang yg baru mengenal apa itu cinta, ketika gw berada di kelas yaitu zaman putih abu-abu gw. pada masa itu gw tak mengerti apa itu cinta, apa itu sayang, apa itu rindu, dan apa artinya benci. yg gw tau, gw tepesona dengan sesosok wanita bernama Mentari. Sesosok wanita yg mempunyai wajah yg cantik dan manis, berambut hitam yg panjang, dia menulis lembaran-lembaran kehidupan zaman abu-abu gw.


 


~kisah ini dimulai~


Pagi yg cerah Mentari bergegas menuju kesekolah, setibanya di sekolah iya melihat jam tanganya menunjukan jam 07:10 dan gerbang sekolah sudah tertutup oleh Pak Darmo. Pak darmo adalah penjaga sekolah SMA Bintang. 


"Siallll, udah telatt" -batin Mentari sambil melihat jam tanganya.


"PAKKK!!!! PAK DARMO BUKAIINNN" - Mentari berteriak sejak 5 menit yg lalu sembari menghantumpan gembok ke gerbangnya.


" Ada apa neng" - tanya Pak Darmo


" Please bukain gerbangya pak saya mau masukk!!" - pinta Mentari


" Bapak tak bisa membukanya neng, lagian kamu udah telat" - Pak Darmo


" Yaelah pak, masih juga MOS juga belom ada hukuman juga" - pinta Mentari.


Telunjuk Pak Darmo berada diwajahnya dan bergerak kekanan kekiri menunjukan Mentari tidak diperkenankan masuk, hal itu membuat Mentari frustasi. Tiba-tiba Mentari melihat seseorang liwat persis di belakang Pak Darmo.


"Nebulaaa!!!!!" -triak Mentari


hal ini membuat Pak Darmo menutup telinganya.


" Nebulaaa!!Please bantuan gw bukain gerbang!!! gw janji gak bakalan telat lagi. please Nebula" - rengek Mentari


Sayangnya orang yg bernama Nebula tidak menghiraukan dan meninggalkan Mentari di depan gerbang dan Mentari berteriak keras memanggil Nebula kembali.


"iya Pak Darmo yg paling baik, paling cakep di sekolah Bintang kalau --- " - kata Mentari


Belum sempat Mentari menyelesaikan pembicaraanya datang mobil mewah sambil menelakson keras di depan gerbang membuat Mentari dan Pak Darmo kaget mendengarnya. Mentari menoleh dengan tatapan bengisnya dan iya berjalan dengan penuh amarah siapa yg menyalakan kelakson terlalu keras sampai membuat Mentari hampir kena serangan jantung akibat pengendara mobil mewah tadi.


"keluar lo, setan alas" - teruak Mentari sambil memukul-mukul mobil mewah yang harganya bisa sanggup membuat Mentari tidak dapat uang saku selama hidupnya.


Sementara Mentari menyuruh pengendara keluar, pengendara tersebut hanya diam di mobil mewahnya sambil mengamati Mentari yg berunglangkali memukul-mukul kap mobil dan sembari berteriak seperti orang kesurupan.


"gw bilang keluar ya keluar, lu budeg atau gimana?" - terika Mentari


Pengendara mobil mewah tersebut menghela nafas dan keluar dari mobilnya. ketika mereka betatapan muka, mentari tak berkedip mata seolah ia bak tersihir atas pengendara mobil yang ia teriakinya. Sedangakan pria bak artis korea tersebut hanya terdiam melihat dengan wajah datarnya kepada Mentari seolah-olah tak ada orang dihadapanya.


"kok gw kaya kecil amat yah" - gumam Mentari. Mentari langsung tersadar bahawa iya masih marah terhadap pengendara mobil mewah tadi.


" lo tau kan salah lo dimana pagi ini? gak mau minta maaf lo" - ucap Mentari sambil menahan amarahnya.


"gak" - jawab pengendara tadi


"mata lo buta apa? sampai-sampai gak bisa lihat gw di depan gerbang tadi? gw hampir budeg karna lu" -ucap bulan sambil mengepalkan tangan


Pengendara tersebut tidak menghiraukan


Mentari dan melemparkan kunci ke Pak Darmo sambil melangangkah menuju kekelasnya yg tak tau sejak kapan Pak Darmo membukakan pintu gerbangnya.


 


~Klik suka, love, saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya🙏🙏🙏~