Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 38 : Musuh Bebuyutan



Mentari tak henti-hentinya berteriak dan memukul bantal yang sama sekali tidak bersalah. Ia merasa ada yang aneh dengan dirinya karena setiap kali ia mengingat Surya, maka jantungnya langsung berdetak lebih kencang.


Apalagi ketika ia mengingat bahwa Surya tadi mengajaknya pulang bareng. Namun sayang, Mentari menolaknya karena takut Surya akan melakukan hal buruk kepadanya.


Dengan kata lain, itu hanya gimmick Surya agar membuatnya berhenti menganggu Mentari. Mentari langsung mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada Libra,


adiknya Surya.


"Surya ada ngomong sesuatu ke lo gak tentang gue?" -SMS Mentari


Tak butuh waktu lama, Libra menjawab.


"Gak ada Kak. Tadi sih dia cuma nanya, gue chattingan sama lo atau gak. Ya gue jawab aja, enggak. Kenapa? Kalian belum akur ya?" -balas Libra


"Gue heran aja. Soalnya tadi dia ngajak gue pulang bareng. Aneh gak tuh? Kesambet setan apaan coba dia?" -Mentari SMS kembali


"Mwo, jeongmal?!" -Balas Libra


"Jangan nularin virus korea ke gue deh. Seriusan, kakak lo yang jutek itu tadi ngajak gue pulang bareng." -Balas Menetari.


"Mungkin dia mulai tertarik sama Kakak?" -Balas Libra


Tok.. tok.. tok


Suara ketukan pintu tersebut menginterupsi Mentari yang asik berbaring di sofa sembari berchatting ria dengan adiknya Surya. Ia pun bangkit dan berjalan menuju pintu.


"Tumben pulang ce--" -perkataan Mentari menggantung ketika yang ia temukan bukanlah Kakaknya, melainkan--Pelangi.


"Ngapain lo kesini?" -ucapnya berubah dingin.


"Gue mau ketemu Nebula," -jawab Pelangi.


Mentari tertawa sinis sembari melipat tangannya di depan dada.


"Udah gue bilang kan, gue gak suka kalau lo terus terusan ganggu hidup kakak gue. Karena sampai kapanpun, gue gak bakalan ngerestuin hubungan kalian berdua." -ucap Mentari dengan sinis


"Lo memang punya masalah sama gue, tapi bukan berarti lo harus ikut campur dalam hubungan gue sama Nebula!" -Ucap Mentari


"Seriously?"- ujar Pelangi lama-lama kesal.


"Lo masih kebahas masalah yang itu? Udah berapa kali gue bilang kalau gue sama sekali gak mengkhiati lo ataupun kakak lo. Justru Asteroid yang punya niatan buruk sama lo Mentari!" -ucap Pelangi


Mentari mengibaskan tangannya tanda ia tidak mau mendengar lebih banyak omong kosong dari Pelangi.


"Udah deh ya, mendingan sekarang lo pergi karena gue muak ngeliat muka lo!" -usir Mentari tak segan-segan.


"Suatu saat nanti, lo bakalan nyesal setelah tahu kenyataan yang sebenarnya." -Ucap Pelangk


Brak!


Mentari langsung menutup pintu rumahnya dengan cara dibanting hingga menimbulkan suara yang begitu nyaring. Untung saja ia sendirian dirumah, jadi ia bebas melakukan apa saja termasuk mengusir Pelangi yang memang memiliki hubungan spesial dengan Nebula.


Mood Mentari hancur sehancur hancurnya setelah melihat Pelangi menampakan wajah di depan pintu rumahnya. Mungkin Mentari terlihat seperti orang yang tidak pernah menaruh dendam atau benci kepada seseorang, tapi faktanya ia membenci satu orang yang masuk ke dalam -nya, yaitu Pelangi.


Semua orang disekolah tahu bahwa Mentari dan Pelangi adalah musuh bebuyutan. Mereka tak pernah berhenti bertengkar bahkan di tempat umum sekalipun. Tak perduli seberapa banyak pasang mata yang melihat, mereka tetap mengubar aura saling membenci antar satu sama lain.


Jangan tanya hal apa yang membuat Mentari benci terhadap Pelangi, karena sejujurnya Mentari tidak mengetahui pasti alasan yang sebenarnya. Yang jelas, ada sesuatu dari Pelangi yang membuat Mentari kecewa hingga Mentari memutuskan untuk tidak lagi bertegur sapa dengan Pelangi.


Karena Pelangi telah menghancurkan moodnya, maka Mentari memutuskan untuk tidur. Lebih baik ia tidur dari pada harus mengomel dan menghambur barang-barang disekitarnya.


la pun masuk ke dalam kamar dan membungkus tubuhnya dengan selimut sembari memejamkan mata. Tak lama kemudian, alam mimpi membawanya masuk hingga kesadarannya pun menghilang.


Selang beberapa menit setelah Mentari


terlelap, ponselnya bergetar menandakan bahwa ada sebuah pesan yang masuk.


Dan pengirim dari pesan tersebut adalah...


Surya.


~Klik suka (👍), love(❤) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya🙏🙏