Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 43 : Sesudah Permintamaafan



๐Ÿ‘‰ lanjuta dari episode 42 gusy๐Ÿ‘ˆ


"Mentari Dwi Putri Andiana, gue minta maaf sama lo atas kejadian di mall tempo hari!" -ulang Surya berteriak dengan lebih nyaring sehingga membuat seluruh pasang mata kini menatapnya.


Mentari tersenyum karna penuh kemenangan.


"Nah itu baru namanya laki, berani mengakui kesalahan," -ucap Mentari menepuk bahu surya. "


"Sebanarnya gue udah maafin lo kok, gue suruh lo ngelakuin hal kayak gini supaya lo


kapok dan gak akan nyakitin hati perempuan lagi." -ucap mentari dengan terus terang


"Jadi lo ngerjain gue?" -tanya surya yg sedikit jemgkel karna di kerjain mentari.


"Hmm, bisa dibilang begitu he he he," -jawab Mentari nyengir membuat Surya langsung memicing kearah nya.


"Eitsss. Lo baru aja minta maaf sama gue dan sekarang lo udah mau ngibarin bendera perang lagi sama gue? Gak berkah maaf lo." -ucap Mentari sembari cengengesan.


Surya memutar bola matanya kesal dan berlalu meninggalkan Mentari dan masih tersenyum kesenangan.


Mentari pun pergi ke kantin karna perutnya sudah kelaparan dan kebetulan Asteroid ada disana juga, ia pun menghampiri Asteroid yang sedari tadi menunggu nya di salah satu meja kantin.


"Tadi Surya ngapain sih?" -tanya Asteroid ketika Mentari baru saja mendaratkan pantat nya di hadapan Asteroid.


"Minta maaf sama gue," -jawab Mentari.


Asteroid menaikan sebelah alis nya.


"Minta maaf di hadapan siswa-siswi sekantin?" -tanya Asteroid yg ke heran karna seorang Surya maju meminta maaf.


Mentari mengangguk membenarkan ucapan Asteroid dan menarik mangkuk baso yang ada dihadapannya.


"Ya iya lah. Memang nya mau kerjaan siapa lagi kalau bukan gue? Lagian kan gue punya hobi baru, gangguin Surya." -ucap mentari sambil memasukan baso ke dalam mulut nya.


"Gak waras nih bocah. Awas beneran suka lo sama dia!" -ancam Asteroid Sembari makan, Mentari menjawab.


"Kalau pun gue sampai suka sama Surya ya gak masalah. Toh Surya ganteng, satu sekolah pada berlomba-lomba pengen jadi pacar dia. Kalau gue bisa jadi benerannya Surya, itu adalah suatu keajaiban yang luar binasa, ha ha ha ha " -celoteh Mentari yg sedang bercanda kepada Asteroid.


Asteroid memutar bola matanya.


"Buat lo keajaiban, buat Surya itu adalah kutukan!" -ledek Asteroid


"Gue jejelin sambel juga tuh mulut!" -ucap Mentari yg sedari hendak memasukan sambel ke baso nya.


Asteroid mengejek Mentari lalu berdiri dan menghampiri stand bakso yang ada dikantin karena baksonya dimakan Mentari dengan seenak jidat nya Mentari sehingga Asteroid dengan teramat sangat terpaksa harus membelinya lagi.


Disaat Asteroid sedang asik memakan bakso milik Asteroid, tiba-tiba ponsel nya yang berada di saku baju bergetar menandakan ada sebuah pesan yang masuk. Mentari pun buru-buru mengecek ponselnya.


"what? Surya?" gumam Mentari pelan.


Mentari langsung mengedarkan pandangan nya untuk mencari sosok Surya dan ketika tatapan mereka bertemu, Surya memberikan kode kepada Mentari agar membuka pesan yang baru saja di kirimkan Surya.


"Hah? Ngapain Surya nunggu gue di halaman belakang sekolah pas pelajaran kimia nanti?" -gumam Mentari lagi.


Asteroid yang baru saja tiba heran melihat Mentari yang berbicara sendiri dengan ekspresi bingung.


๐Ÿ‘‰ lanjutanya di episode 44 gusy๐Ÿ‘ˆ


~Klik suka (๐Ÿ‘), love(โค) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya๐Ÿ™๐Ÿ™