
๐ lanjutanya di episode 48 gusy๐
Surya meletakan ponselnya diatas meja dan memperbaiki posisi duduk nya.
"Memangnya salah kalau gue berusaha jadi teman lo? Berhubung gue gak bisa jadi pacar lo karena lo bukan kriteria cewek yang gue suka, tapi gue bisa jadi teman lo." -ucap Mentari.
"Kalau gue maunya lo jadi pacar gue gimana? Soalnya gue udah punya banyak teman. Ada Asteroid, Langit, Galaxy,Awan, anak-anak kelas, anak kelas lain, Libra adek lo, adek kelas, tuh banyak kan temen gue. Yang gak gue punya itu cuma satu, yaitu pacar." -ucap Mentari.
"Kan gue udah bilang, lo itu bukan kriteria cewek yang gue suka. Mana mungkin gue suka sama cewek bar-bar kayak lo. Hobi makan, nangkring di atas pohon, langganan di hukum guru, urak-urakan, gak ada feminim nya sama sekali." -ucap Surya.
Mentari menyipit kan mata nya.
"Kalau gue berubah jadi cewek sesuai kriteria lo, lo mau gak jadi pacar gue hah?" -ucap Mentari.
Mendengar ucapan Mentari tersebut sontak membuat tawa Surya kembali meledak.
" ha ha ha ha ,Lo? lo mau berubah jadi cewek yang sesuai sama kriteria gue?. yang bener? Sampai dunia jadi abu juga pun gak bakal bisa kali." -cibir Surya pada Mentari.
"Nih ya gue kasih tahu, kriteria cewek yang gue suka itu harus bisa masak, cantik, anggun, bisa main alat musik, penyayang, kalem, jago make up, pintar, berfikiran dewasa dan yang paling penting setia." -ucap Surya.
"Tuhkan, gue bisa berubah sesuai kriteria yang lo mau," -ujar Mentari sembari menggebrak meja.
"Gue cantik udah dari lahir, bisa masak air, goreng telor, masak nasi pake megicom, masak mie, terus bisa main pianika, bisa pake bedak, lipstick Maskara, Celak dan kawan-kawan nya itu, gue juga berfikiran dewasa, bukti nya gue tahu Maria Ozawa itu siapa, gue juga penyayang, sangking peyayang nya gue, semut mati karena gue injak aja gue kuburin, dan gue cuma setia sama satu orang, yaitu lo. Kurang apalagi coba?" ucap Mentari
Surya memutar bola mata nya dengan masals malas.
Sampai kapan pun Mentari tidak akan mengerti maksud dari semua perkataan nya.
"Suyra. pulang yuk. Udah magrib nih,
ntar gue di marahin Nebula." -ajak Mentari
"Katanya lo mau ke rumah Asteroid kan?" -Ucap Surya.
Mentari mengangguk.
"Iya, tapi tetap aja. Gue harus sampai di rumah Asteroid sebelum jam tujuh malam. Soal nya kakak nya Aster bakalan ngadu sama Nebula kalau gue pulang telat." Ucap Mentari dengan Gelisah.
"Ya udah kalau gitu kita pulang sekarang aja." ucap Surya.
"ia sur"- ucap mentari meng ia kan perkataan Surya.
Surya dan Mentari berdiri dari tempat duduk
masing-masing dan berjalan menuju mobil Surya yang terparkir manis di depan restoran.
Tanpa menunggu lebih lama lagi, Surya menyalakan mobil nya, dan Surya dan Mentari pergi membelah jalanan menuju rumah Asteroid, Beberapa puluh menit kemudian surya dan mentari tiba di rumah Asteroid.
๐ lanjutanya di episode 50 gusy๐
~Klik suka (๐), love(โค) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya๐๐