Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 50 : Menginap



๐Ÿ‘‰ lanjutanya di episode 49 gusy๐Ÿ‘ˆ


Surya dan Mentari berdiri dari tempat duduk


masing-masing dan berjalan menuju mobil Surya yang terparkir manis di depan restoran.


Tanpa menunggu lebih lama lagi, Surya menyalakan mobil nya, dan Surya dan Mentari pergi membelah jalanan menuju rumah Asteroid, Beberapa puluh menit kemudian surya dan mentari tiba di rumah Asteroid.


"terimakasih Surya "-ucap Mentariketika keluar dari dalam mobil Surya.


"Iya, sama-sama," balas Surya.


"Gue duluan ya, ntar sampai rumah gue


kabarin yee. Byee," -pamit Mentari


"Byee." -pamit Surya


Mentari melambaikan tangannya kearah mobil Surya yang melaju kencang.Setelah mobil Surya hilang dari pandangan matanya, Mentari langsung berteriak heboh sembari mengguncang boneka yang diberikan oleh Surya untuknya.


Ini benar-benar hari paling menyenangkan dalam hidup Mentari.


Mentari tak pernah menyangka jika hari


seperti ini akan terjadi di dalam hidupnya. Benar-benar keajaiban yang luar biasa.


"Kenapa lo? Kesambet setan?" -ketus Asteroid yang berdiri di depan pintu sembari bersedekap dada.


Mentari masih tak bisa menghilangkan


senyum di wajahnya.


"Bukan gue yang kesambet, tapi Surya yang kesambet." -ucap Mentari


"Lah kenapa jadi Surya? Kan lo yang teriak-teriak kayak orang gak waras." -kata Asteroid


Senyum Mentari semakin melebar.


sama yayang Surya." -ucap Mentari dengan Percaya dirinya.


"Najis banget sih lo!" -cibir Asteroid sembari bergidik ngeri.


"Kalau gue jadi Surya, mana mau gue sama cewek kayak lo. Masih ada cewek di luaran sana yang lebih dari lo." -Ucap Asteroid dengan ketusnya.


"Yee, bilang aja lo sirik. Soalnya Galaxy masih gak peka kalau lo suka sama dia, iyakan?"-todong Mentari membuat Asteroid menyipitkan mata.


"Makanya, dari pada lo nungguin Galaxy, mendingan lo sama Langit aja. Kasian tuh dia udah ngejar-ngejar lo dari jaman jahiliya tapi


tetap aja sama sekali gak lo notice. Sakitnya tuh disini," -Mentari menunjuk dadanya.


"Minta gue tampol pake panci ya lo!" -ucap Asteroid dengan kesalnya.


Mentari menjulurkan lidahnya dan berlari memasuki rumah Asteroid sembari terus


mengejek Asteroid yang mengambil ancang-ancang hendak melempar Mentari


dengan sendal yang di pakainya. Mentari


pun berteriak dan langsung berlari menaiki anak tangga menuju kamar Asteroid yang berada di atas.


Sedangkan Asteroid mendengus lalu masuk ke dalam rumahnya dan menutup kembali pintu rumah. Ia mengikuti Mentari yang terlebih dahulu masuk ke dalam kamarnya.


Mentari akan menginap malam ini, itu tandanya mereka harus berbagi kasur. Ini bukan kali pertama Mentari menginap di rumah Asteroid.


Setiap akhir pekan, Mentari pasti selalu mengungsi dirumah Asteroid. Pertama karena Mentari sendirian dan merasa kesepian dirumah, kedua karena Nebula sibuk bekerja. Karena itu orang-orang dirumah Asteroid sudah tidak heran lagi jika Mentari datang dengan seenak hati dan menumpang tidur.


Tapi alasan signifikan mengapa Mentari menginap malam ini di rumah Asteroid, karena ia tidak ingin kena omel Nebula dan ingin bercerita tentang apa saja yang tadi ia lakukan bersama Surya.


Mentari tentu saja harus membagikan kebahagiannya tersebut kepada Asteroid. Tidak mungkin ia menyimpannya sendiri. Bisa-bisa ia gila karena terus memutar semua yang ia lakukan bersama Surya hari ini.


๐Ÿ‘‰ lanjutanya di episode 51 gusy๐Ÿ‘ˆ


~Klik suka (๐Ÿ‘), love(โค) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya๐Ÿ™๐Ÿ™