Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 11 : Telat! ( lanjutan dari awal pembelajaran episode 10)



~Lanjutan dari episode 10~


Selang beberapa menit kemudian sebuah suara mengintrupsi,


"ASSALANU'ALAIKUMMMM EPRIBADEHH"- teriak seseorang yg sudah tak asing lagi, meluncur dengan papan skeardboard masuk ke dalam kelas.


Ketika Mentari melihat Pak Seto berdiri 2 meter dihadapanya sembari memberi tatapan garang, Mentari langsung cengar cengir dan senyum kelewat lebar.


" eh, ada pak Seto. Selamat pagi Pak Seto yg baik hati dan tidak sombong, rajin beribadah dan suka menabung, dan juga pak Guru yg tanpan seantero jagat raya melintasi benua mintasi benua dan samudra hingga planet terkecil pluto. Sehat kan pak?" -oceh mentari dengan panjang lebar.


"Permisi pak" -intrupeksi seseorang yg hendak membalas perkataan Mentari menurungkan niatnya.


"Maaf pak saya telat, tadi saya di panggil keruang guru" -pinta Pelangi


"Ya sudah duduk" -balas pak Seto.


Pelangi pun mengangguk lalu pergi duduk di bangku yg tersisa, Mentari membalikan badannya dan hendak berjalan menuju tempat duduk yg verada disamping Asteroid. Tetapi pak Seto menghentikanya.


"Mau kemana kamu Mentari!?" -tanya Pak Seto


"Iya mau duduk lah pak, masa mau nungging-nungging di kelas" -ucap Mentari dan menoleh ke pak Seto.


"Siapa yg suruh kamu duduk?" -tanya Pak Seto lagi.


"Yg saya suruh duduk Pelangi, bukan kamu?" -jelas Pak Seto.


Pak Seto menatap Mentari tajam sembari berkacak pinggang.


"Memang kamu kenapa telat? Alasanya apa?" -tanya Pak Seto.


"Saya itu harus kasih makan peliharan dulu saya dulu pak, trus saya harus juga menyirami kebun mawar ibu saya, terus saya harus---- aw,aww,awww,awww" -ringis Mentari ketika Pak Seto Menjewer telinganya seperti kemarin.


"Bapak pusing liat tingkah laku kamu Mentari!, bisa tidak kamu sehari saja untuk membuat saya tidak pusing 7 keliling" -ujar Pak Seto.


"Aw aw aw awww, sakit pak! Kalau bapak menjewer telinga saya nanti telinga saya bisa putus, memangnya bapak berfikir jika telinga saya putus ada gantina" -balas Mentari tampa menghiraukan perkataan Pak Seto itu.


Pak Seto melepaskan telinga Mentari dan Mentari langsung mengusap telinga yg merah itu.


"Karna kamu telah kabur dari hukuman yg bapak berikan kemarin dan hari ini kamu terlambat, hari ini kamu bapak hukum memotong seluruh rumput yg ada di lapangan itu dan di taman sekolah ini sampai bersih" -perintah Pak Seto sambil menunjuk lapangan dan taman sekolah.


"Bapaak pikor saya tukang kebun apa pak? Ogah ah pak, saya tidak mau melakukanya" -tolak mentari dengan mentah-mentah.


"Jika kamu menolaknya, bapak berikan kamu SP 1 padamu" -ujar pak Seto sembari memberi ultanitum kepada Mentari yg membuat mentari tidak berkutik.


"Ini sebagai pelajaran untuk kamu suapaya tidak membuat onar lagi di sekolah ini, selama 3 tahun kamu belajar di sekolah ini, selama itu juga selama kamu membuat kekacauan yg telah kamu perbuat, bapak heran kamu tidak seperti kakak kamu Nebula, jika bapak jadi keluargamu bapak akan mencoret kamu dari kartu keluarga" -kesah Pak Seto.


👉Lanjutannya di episode 12 guys👈


~Klik suka (👍), love(❤) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya🙏🙏🙏~