Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 2 : Pertemuan Surya dan Mentari 2



~Lanjutan dari Pertemuan Surya Dan Mentari 1~


Bagi mentari itu adalah sebuah penghinaan, dan ia harus menbalasnya. Namun beribu sayang karna terlalu emosi, ia tak sadar bahwa Pak Darmo telah memasukan mobil tersebut lalu turun untuk menunci gerbang kembali, dan membawa mobil mewah si pengendara tersebut ke arah parkiran ke area sekolah.


Rahang Mentari seketetika iya juga, dan iya tak tahan lagi. Pada detik itu pula Mentari mengeluarkan jurus andalanya yaiku berteriak, sehingga membuat SMA Bintang geger akibat teriakan Mentari dan jika siapa saja mendengarnya pasti akan tuli seketika ๐Ÿ˜†.


Asteroid (teman Mentari) menelan kalivaknya ketika melihat Mentari dengan ganasnya memasukan baso kedalam mulutnya secara bulat-bulat, tanpa dipotong atau digigit terlebih dahulu. Nafsu makanya hilang seketika ketika Mentari mengoceh pajang kali lebar dengan makanan masih penuh di dalam mulut Mentari, hingga hujan deras keluar dari mulut Mentari yg begitu menjijikan.


"manggg!! baso satu lagiii!!!" -teriak Mentari kepada mang Yusup atau di sapa Ucup sang penjual baso di kantin sekolah.


hal itu membuat sukses membuat Astreoid menutup telinganya rapat-rapat. Teriakan tersubut dibalas dengan teriak juga dari mang Ucup


"Tungguuuuu!!!" -teriak mang Ucup.


Teriakan tersebut membuat Asteroid menempekan keningnya di atas meja kantin. Bagaimana tidak, Asteroid rela merogoh kocek uang jajanya demi menghibur Mentari dengan cara mentrlaktirnya baso, menang sahabatnya itu tak tau diri dengan menambahkan satu porsi baso lagi yg akan di bayarkan Asteroid kepada mang Ucup.


Pesanan Mentari pun datang, iya tampa ba bi bu melahap baso dengan cepatnya.


"Riii, lu kan udah makan baso 2 mangkok tadi dan sekarang lo mau tambah lagi?. gw gak sayang sama uang jajan gw rii. tapi itu perut itu loo, emang gak kasian sama usus-ususmu itu". - ucap Asteroid. Mentari dengan entengya menjawa pertanyaan Asteroid tadi.


"bodo amat, perut gw fleksibel" -jawab


Mentari sambil mengunyah makananya.


Apalagi yg bisa di lakukan Asteroid selain menghelai nafas dan membiarkan sahabatnya itu makan dengan ketidak feminimmanya yg selalu melekat didiri Mentari.


"argghhh" - sendawa Mentari yg menandakan bahwa perutnya sudah terisi penuh dan dirinya merasa puas. Ia mengusap perutnya sambil tersenyum lebar ke Asteroid yg memutar bola matanga karena kesal.


"lo tadi kenapa sih?" -tanya Asteroid kebada Mentari bersendawa karna kekenyangan.


"gw lagi kesel sama cwo nepotisme yg tadi klaksoni gw didepan gerbang" -jawab Mentari


"cwo nepotisme?" - tanya Asteroid. Mentari pun menganggukan kepalanya


"itu loh cwo yg mirip artis-artis korea" -ujar Mentari yg membuat Asteroid harus berpikir keras.


"gw gak tau siapa namanya, pokoknya yg putih, tinggi, cuek, jutek , yg persissama artis- artis korea loo" - ujar Mentari.


Asteroid membulatkan mulutnya ketika tau siapa yg dimaksud Mentari tersebut.


"maksud lo Surya gitu?" -tanya Asteroid.


"mungkin" - Mentari sambil mengangkatt bahunya.


Asteroid langsung melihat kesana kemari, setiap sudut kantin ia amati dengan berharap menemukan orang yg tadi ia sebutkan tadi. Dan melihat kebelakang kantin ia menemukan orang tersebut.


ย 


~Klik suka, love, saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™~