Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 51 : Disisi lain



👉 lanjutan dari episode 50 gusy👈


Mentari tentu saja harus membagikan kebahagiannya tersebut kepada Asteroid. Tidak mungkin ia menyimpannya sendiri. Bisa-bisa ia gila karena terus memutar semua yang ia lakukan bersama Surya hari ini.


Sementara disisi lain, di jam yang sama, Surya baru saja selesai mandi ketika ia ingat bahwa ia meletakan foto yang tadi di berikan Mentari padanya ke dalam tas. Segera ia mengambil tas sekolahnya dan membongkar isi tas tersebut. Setelah menemukan apa yang


ia cari, lantas Surya tersenyum melihat ekspresi dirinya bersama Mentari di dalam foto tersebut.


Entah atas dasar dorongan apa, Surya ingin memajang foto tersebut di atas nakas disamping tempat tidurnya. Ia pun mengambil frame foto yang berisikan foto dirinya dan mengganti foto tersebut dengan foto yang ia pegang.


Senyum Surya mengembang ketika melihat foto tersebut terpajang cantik di atas nakas. Mungkin tanpa Surya sadari, ia akan setiap hari melihat foto tersebut dan mengingat bagaimana imutnya Mentari ketika meminta sebuah boneka dan bagaimana lucunya Mentari ketika mencoba membuat nya tertawa.


"Kak Surya... acieeeee, acieee, acieee, foto berdua sama Kak Mentari," -Teriak librak.


Teriakan Libra itu membuat Surya terlonjak kaget dan sontak menoleh kearah pintu kamar nya. Ia menemukan adik nya sedang berdiri dengan memasang tampang menggoda.


"Udah resmi jadian ya?" -tanya Libra


menaik turunkan alis nya.


"Pajak jadiannya dong." -pinta Libra


"Apaan sih!" ucap Surya


Surya menepis perkataan


Libra.


"Ya iya lah gak ada yang berani gangguin, kan Kakak udah di lebeli nama nya Kak Mentari." -ucap sang adiknya itu.


Aneh nya, Surya malah terlihat salah tingkah dengan menggaruk kepala yang sama sekali tidak gatal.


"Tuhkan salting. Kasih tahu Mama ah. Mama.. Kak Surya udah resmi jadian Ma sama Kak Mentari, mamaaa.. Kak Surya udah resmi jadian Ma sama Kak Mentari, mamaaa.. Kak Surya udah resmi jadian Ma sama Kak Mentari " -teriak Libra berlalu dari kamar Surya menuju lantai bawah rumah mereka.


Surya membiarkan adik nya berteriak sesuka hati. Lagi pula apa yang di lontarkan Libra tidaklah benar. Mana mungkin Surya resmi jadian dengan cewek yang hobi nya buat onar seperti Mentari.


Yang ada, Surya malah menelan ludah nya sendiri atas apa yang beberapa waktu lalu Surya katakan kepada teman-teman nya. Pantang bagi Surya menelan perkataan sendiri.


Waktu menunjukan hampir pukul sembilan malam dan rasa kantuk mulai menyerang nya. Mungkin ini efek dari bolos sekolah dan seharian berkeliling mall bersama Mentari.


Hal yang tidak pernah Surya lakukan seumur hidup nya. Apalagi membolos demi seorang cewek bernama Mentari. Benar-benar aneh, tapi nyata.


"Argh Surya! Lo ngapain sih mikirin Mentari mulu!" -geram Surya kesal sendiri karena Mentari tak mau hilang dari fikiran nya.


"Besok-besok gue gak mau kayak gini lagi." -batin Surya.


Surya menarik nafas dan menghembuskan nya. Ia naik ke atas kasur dan mematikan lampu kamarnya. Surya berharap semoga ia cepat terlelap agar Mentari tidak lagi menggangu fikiran nya.


~Klik suka (👍), love(❤) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya🙏🙏


Minggu libur ya readers🙏.