Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 32: Malam Tak Tenang 03



๐Ÿ‘‰ lanjutan dari episode 31 gusy๐Ÿ‘ˆ


Libra tidak menggubris Surya yang sedari tadi mengelak. Yang ada ia malah semakin memberitahu lebih banyak tentang apa yang terjadi antara Surya dan mentari.


"Jadi nama pacarnya Kak Surya itu Kak Metari. Kak Mentari itu baik banget, dia yang nolongin Libra pas Libra hampir pingsan waktu MOS kemarin. Terus Kak Mentari itu cantik, pokoknya perfect deh." -ucap Libra menerangkan apa yg ia alami.


Surya memutar bola matanya dan menulikan telinga-nya.


"Asik dah, Menyari dan Surya . Jodoh


tuh!" -timpal Venus bersekongkol dengan


Libra.


Disela makan-nya, Surya melototkan matanya agar Libra tidak meneruskan Oceha-nya, akan tetapi Libra terus melanjutkan ocehan-nya.


"Tapi Ma, Kak Surya jahat banget deh sama pacar-nya. Masa kemarin Kak Surya ketemu sama pacar-nya, terus pacarnya di maki-maki di depan umum gara-gara pacarnya pengen ikut Kak Surya jalan. Parah banget kan?" -ucap Libra meneruskan ocehanya.


"Sok tahu lo anak kecil!" - cela Surya


"Kasar banget sih lo sama cewek!" -bentak Venus menendang kaki Surya sehingga Surya melotot tajam kearah kakak-nya yg bernama Venus itu.


"Memangnya Kakak ada masalah sama dia?" -tanya Mama mencoba mencari solusi.


"Ma, Surya itu gak suka sama dia. Dia-nya aja yang ngejar-ngejar Surya. Lagian, mana ada cewek yang hobinya nongkrong di pohon sekolah kayak kuntilanak, yang ada Sirya muak malah sama dia." -ucap Surya yg mulai meninggikan suara-nya.


"Terus kenapa bisa pacaran sama Surya?" -kini Papa yang bertanya.


Sirya menghela nafas dengan pelan-pelan.


"Surya gak pernah pacaran sama dia. Dia aja yang menyebar luaskan berita hoax. Surya


sama sekali gak tertarik sama dia." -Ucap Surya membenarkan diri


"Saran Papa sih, gak ada salahnya kamu berteman sama dia. Mungkin aja kamu bisa ngasih pengaruh baik buat dia. Jangan karena Surya ngeliat sisi luar-nya Mentari, bukan berarti Mentari seperti apa yang Surya lihat. Kalau memang Surya gak suka sama Mentari, Surya bisa ngomongin baik-baik ke


Mentari, Mentari pasti bakalan ngerti kok.


Bagaimana pun juga Mentari itu adalah perempuan. Sekuat-kuat-nya perempuan, pasti ada sisi lemah-nya, yaitu perlakuan dan perkataan seorang laki-laki. Dan Papa gak pernah ngajarin Surya untuk berlaku kasar kepada Perempuan, meskipun sebatas omongan atau tindakan fisik." -Nasehat Papanya


Mendengar nasehat dari kedua orang tua-nya membuat Bintang mulai merasa bersalah atas apa yang di katakan-nya pada Mentari.


Disatu sisi apa yang di katakan kedua orang tua-nya ada benar, akan tapi di sisi lain, sikap Surya yang acuh membuat Surya merasa apa yang di lakukan-nya adalah hal yang benar.


Apa mungkin Surya harus meminta maaf kepada Mentari dan mencoba untuk berteman dengan Mentari?


Atau ia tetap saja menganggap Mentari tidak ada dan mengabaikan segala yang di lakukan Mentari untuk menarik perhatian Surya.


Entahlah, Surya bingung dengan pilihan yang ada di hadapan-nya. Namun yang jelas, perasaan bersalah itu perlahan muncul dan memungkinkan untuk Surya mengubah cara padang-nya terhadap Mentari.


Setelah makan iya langsung berjala ke kamar-nya dan memikirkan apa yg di ucap kan oleh ke dua orang tuan-nya. ia mengambil ponsel dan memaikkan game sesaat.


tiba-tiba Libra datang ke kamar bertujuan mengambil ponsel yg tertinggal di kamar Surya.


"ka mana hp gw" -tanya Libra.


tampa berkata sepatah katapun Surya memberikan Posel yg sembari tadi di sampingnya.


"denger tuh apa yg di omongin mama papa, jangan pernah nyakitin hati seorang perempuan" -ucap Libra dengan sedikit meninggi lalu ia pergi keluar dari kamar surya.


malam telah larut, Surya pun tertidur dengan membawa beban yg ada di pikiranya dan berdoa semoga besok ada titik terangya.


~Klik suka (๐Ÿ‘), love(โค) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya๐Ÿ™๐Ÿ™