
๐ lanjutanya di episode 37 gusy๐
Ada yang berbeda dari Guntur. Guntur tidak lagi menggunakan penampilan culun-nya dan cara ngomong nya pun sudah normal, tidak lagi terbata-bata. Pantas saja seisi sekolah gempar dan tak henti-henti nya membicarakan Guntur
"Gue nungguin lo," -jawab Guntur
"Oh iya, nih buat lo. Gue tahu lo pasti haus kan?" -Ucap Guntur sambil menyodorkan sebotol minuman dingin kearah Mentari.
Mentari tersenyum dan mengambil
minuman tersebut lalu meminum nya
"Thank's."-ucap Mentari
"Pulang bareng gue yuk," -ajak Guntur.
Mata Mentari langsung melotot sempurna. Sepertinya ia telah melakukan kesalahan besar dengan menyambut hangat ucapan Guntur tadi.
"Eh.. gak usah. Gue pulang naik angkot aja," -tolak Mentari sehalus mungkin.
Guntur menyambar tangan Bulan.
"Pokoknya lo harus pulang bareng gue," -ucap Guntur lalu menyeret Mentari dengan paksa.
"Guntur, lo dicari Asteroid. Tuh dia di belakang lo," -ucap Mentari membohongi Guntur dan menunjuk ke arah belakang Guntur hingga membuat Guntur menoleh.
la pun langsung menarik pergelangan tangannya yang di genggam oleh Guntur dan berlari sekuat tenaga sebelum Guntur sadar bahwa Bulan membohongi nya.
Mentari mengutuk dirinya sendiri karena bersikap terhadap Guntur. Ia takut jika Guntur akan bertindak lebih dari apa yang Guntur lakukan kemarin dan hari ini.
Mentari terus berlari tanpa menghentikan langkahnya hingga ia sampai di depan gerbang sekolah.
"Aish, lama-lama gue bisa gila
mendadak," ucap Mentari dengan nafas masih ngos-ngosan.
"Gila kenapa lo?" -ucap seseorang yg di belakang Mentari.
"Omo!" -Teriak Mentari terkejut sembari
mengusap dadanya.
"Hais! Lo apa-apaan sih. Kalau gue jantungan
gimana?!" -ucap Mentari sambil mendorong bahu Surya.
Seperti biasa Surya memasang tampang tidak bersalahnya membuat Mentari semakin kesal. Entah mengapa sepertinya ia selalu saja sial setelah kemarin jalan bersama Guntur.
"Ya kali lo ngajak--- hah?" -respon Mentari kembali terkejut. Lebih tepatnya sekarang ia
terlihat bodoh.
"Apa tadi lo bilang barusan?" -Ucap Mentari agar dia yakin apa yg diucapkan Surya.
Surya menghela nafasnya.
"Lo mau pulang bareng gue gak?" eja-Surya satu persatu.
"Gak salah dengar nih gue? lo ngajak pulang bareng?" -ucap Mentari masih tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.
Mentari langsung menepiskan fikiran negatifnya.
"Gue bisa pulang sendiri," -tolak Mentari mentah-mentah dengan tampang datarnya seraya hendak berlalu meninggalkan Surya.
Sayang nya Surya menahan pergerakan Mentari dan mencengkram pergelangan tangan Mentari dengan cukup kuat sehingga Mentari tak bisa melepaskan-nya.
"Gue gak bermaksud--" -ucap Surya,
sebelum Surya selesai berbicara di potong langsung oleh Mentari
"Guntur," -teriak Mentari memotong ucapan Surya.
Ia langsung menepiskan tangan Surya dan
berjalan kearah Guntur yang baru saja hendak meninggalkan sekolah.
"Lo tadi mau nganter gue pulang kan?"
-tanya Surya di balas anggukan oleh Guntur.
Mentari pun langsung naik keatas motor Guntur dan menyuruh Guntur segera pergi meninggalkan sekolah.
Sedangkan Surya hanya menyaksikan Mentari yang pergi bersama Guntur.
Surya heran, kenapa hari ini Mentari menghindar darinya.
Apa mungkin ada hubungannya dengan masalah yang kemarin atau memang Mentari mulai berniat menjauh darinya?
*****
๐ lanjutanya di episode 37 gusy๐
~Klik suka (๐), love(โค) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya๐๐