Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 42 : Permintaan Maaf



๐Ÿ‘‰ lanjutan dari episode 41 gusy๐Ÿ‘ˆ


Surya langsung mencengkram pergelangan tangan Mentari.


"Lo kenapa sih?" -tanya Surya heran dengan kelakuan Mentari yang belakangan ini seperti menjauhi dirinya.


"Seharusnya gue yang tanya, lo itu kenapa?" -ujar Mentari membalikkan pertanyaan Surya.


"Kenapa lo tiba-tiba jadi sok gini sama gue? Padahal kan lo sendiri yang bilang, kalau lo gak suka gue nganggu hidup lo." -ujar Mentari


"Gue mau minta maaf soal yang kemarin." -Ucap Surya yg mencoba meminta maaf.


Mentari langsung tertawa mendengar permintaan maaf dari Surya. Mentari menganggap bahwa itu hanyalah akal-akalan Surya agar dirinya luluh.


"Minta maaf? Sejak kapan seorang Surya Dwi Purnomo merasa bersalah sama gue atas apa yang pernah lo lakuin kemarin-kemarin?"


-tanya Mentari sinis.


"Lagian nih ya, gue gak bakalan luluh gitu aja sama permintaan maaf lo." -Ucap Mentari dengan tatapan sinis.


Mentari menghempaskan tangan Surya dari pergelangan tangannya dan berlalu meninggalkan Surya. Surya tak tinggal diam, ia mengejar Mentari dan kembali menahan tangan Mentari.


"Apaan lagi sih?" -ucap Mentari dengan kesal.


"Gue gak bakalan berhenti sampai lo maafin gue," -ucap Surya kekeh dengan apa yang sudah dipilihnya.


Tiba-tiba lampu menyala di otak Mentari. la punya ide untuk mengerjai Surya.


"Lo mau gue maafin?" -tanya Mentari dibalas anggukan oleh Surya.


"Oke, kalau gitu lo ikut gue sekarang." -Ajak Mentari.


Mentari menarik tangan Surya dan Surya hanya menurut tanpa melakukan perlawanan.


Mentari ingin melihat apakah Surya benar-benar tulus meminta maaf atau itu hanya jebakan agar Surya bisa kembali melontarkan perkataan pedasnya kepada Mentari Sesampainya dikantin, Mentari langsung melepaskan tangannya yang megenggam tangan Surya dan bersedekap dada.


Surya membulatkan matanya.


"Lo gila?!" -pekik Surya.


"Ya terserah lo mau atau enggak. Kalau gak mau sih, gue tinggal pergi dan lo gak bakalan dapat maaf dari gue," -jawab Mentari santai.


Dalam hati Mentari tertawa puas melihat ekspresi wajah Surya yang terlihat bingung.


Mentari memberikan waktu kepada Suya untuk berfikir, namun Surya tak juga menjalankan apa yang di perintahkan oleh Metari.


"Gak mau nih?" -tanya Mentari menyakinkan Surya.


"Ya udah kalau gitu, bye." -pamit Mentari yang mau meninggalkan Surya.


Mentari berbalik dan hendak meninggalkan Surya. Tetapi Surya langsung menghentikan langkah kaki Mentari. Mentari pun tersenyum penuh kemenangan, lalu berbalik menghadap Surya dengan tatapan datarnya.


"Lakuin sekarang," -Perintah Mentari.


Surya menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya. Ia melihat kesekeliling kantin yang begitu ramai dan mendapati ketiga teman-temannya sedang mengalihkan pandangan kearahnya.


"Mentari Dwi putri Andiana gue minta maaf sama lo atas kejadian di mall tempo hari," -ujar Surya dengan nada yang tak begitu nyaring.


Mentari meletakkan tangan disamping telinganya dan berteriak.


"Apa? Gue gak dengar nih! Yang nyaring dong!" -Mentari mendengus.


"Mentari Dwi Putri Andiana, gue minta maaf sama lo atas kejadian di mall tempo hari!" -ulang Surya berteriak dengan lebih nyaring sehingga membuat seluruh pasang mata kini menatapnya.


๐Ÿ‘‰ lanjutanya di episode 43 gusy๐Ÿ‘ˆ


~Klik suka (๐Ÿ‘), love(โค) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya๐Ÿ™๐Ÿ™