Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 4 : Pertemuan Surya Dan Mentari 4



~Lanjutan dari Pertemuan Surya Dan Mentari 3~


"Pelangi!!. ada apaan sih? ko bentak-betak dia, dia gak budeg!, jadi lu gak usah bentak-betak lagi" - tegur Mentari kedapa temanya yg menarahi adik kelasnya.


"gw mbentak dia karna dia melakukan kesalahan" - jawab Pelangi dengan angkuhnya.


"memang ia melakukan kesalah apa sampai-sanpai lu bentak-bentak dia?" -tanya Mentari


"dia asik-asikan duduk disini disaat teman-temanya berdiri di lapangan" -jawab Pelangi


Mentari pun melihat adik kelasnya yg sedang menunduk ketakutan. Ia mengakangkat dagu adik kelasnya itu dan langsung melihat wajah pucat adik kelasnya tersebut dengan wajah penuh keringat dingin yg memenuhi wajah adik kelasnya.


Mentari langsung menatap pelangi.


"mata lu buta apa gimana?. lu bisa bedain masa yg sakit gak sih? jelas-jelas ini orang lagi sakit , jangan mentang-mentang lu anggota OSIS dan panitia MOS bisa seenaknya gini. lu masih punya hatinurani gak?" -tegur Mentari.


"kenapa lu belain dia sih!!" - tanya Pelangi.


"Karna lu salah, gw ngebelain dia karna dia gak salah!" -bentak Mentari yg sukses menbuat Pelangi mengepalkan tanganya, sedetik kemudiaan Pelangi berbalik arah sambil menhentakan kedua kakinya sambil meninggalkan ke dua gadis tersebut.


"Terimakasih ka" -ucap gadis itu kepada Mentari yg sudah membelanya di depan Pelangi.


Mebtari hanya tersenyum tipis, lalu iya menarik tangan adik kelas itu menuju UKS. Tidak mungkin Mentari membiarkan gadis itu berdiri dilapang dengan kondisi pucat itu.


"lu istirahat aja, gw salah satu panitia OSIS ko, jadi tenang aja. kalau lo ada yg membentak-bentak kaya tadi padahal lu gak salah apa-apa, bilanglangsung ke gw oke?" - ucap Mentari dibalas dengan anggukan kecil gadis tersebut.


"sama-sama😊" -jawab Mentari dengan senyuman. Lalu ia pergi mendinggalkan UKS menuju lapangan


Ketika ia menutup UKS dan hendak kembali ke lapangan, ia dikejutkan oleh seseorang yg entah dari kapan berdiri di dekat pintu UKS dengan kedua tanganya dimasukan ke kantung celananya.


"lu ngapain disini" -tanya Mentari dengan cara mengintimidasi.


Orang itu tidak menjawab, seolah-olah dia tidak mendengar apa-apa.


"ni orang bisu apa" -gumam Mentari


Cwo itu seketika memalingkan pandangan ke arah Mentari dengan tatapan datarnya


"lain kali , kalau tak mau dikuciin dan dihukum jangan terlambat" - Surya


satu kalimat tersebut menbuat Mentari mendokakan wajahnya dan keduanya saling bertatapan mata. Namun sedetik kemudian cwo tersebut memutuskan kontak mata mereka dan pergi meninggalkan Mentari


"eh tunggu" -teriak Mentari sambil menarik tangan cwo tersebut.


"lu cwo nepotisme yg tadi pagi membunyikab klakson di gerbang sekolah kan?" tanya Mentari.


"lu salah orang kali" -jawab Surya.


Surya pergi meninggalkan Mentari, semakin lama langkah Surya jauh hingga Mentari berjalan lebih cepat agar tak ketinggalan jejak Surya. Bahkan mulut Mentari sedari tadi tak berhenti mengoceh meski sama sekali tak di ladeni oleh cwo di depanya itu. Dan akhirnya Mentari ngos-ngosan dan memilih berhenti.


"Suryaa" -teriak Mentari.


teriakan Mentari membuat Cwo tersebut menghetikan langkahnya. Lalu mentari berlari menghampiri cwo tersebut.


"nama lo Surya kan?" -tanya Mentari namun tak direspon oleh pria tersebut.


"gw Mentari" ujar Mentari sambil menyodorkan tangan untuk memperkenalkan diri.


Cwo bernama Surya tersebut tetap tak menyahut. Ia hanya menperhatiakan tangan Mentari mengulur dihadapanya. Karna tak kunjung mendawat jawaban akhirya Mentari menarik tanganya kembali dan menggembungkan pipinya karna merasa canggung.


"Gw anggap ini sebagai permintaan maaf lo karna udah nebgagetkanku tadi, kalo gitu gw pergi dulu, senang berkenalan dengan lo" -ucap Mentari, matanya melirik name tag di seragam Surya 'Surya Dwi Purnomo' .


Surya tidak merespon , bahkan ketika Mentari pergi ia hanya menatap punggung mentari yg mulai menjauh dan menghilang ketika gadis itu berlari menuju lapangan.


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


~Klik suka, love, saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya🙏🙏🙏~