Mentari & Surya

Mentari & Surya
Episode 30 : Malam Yang Tak Tenang 01



Surya sedang asik dengan video gamenya ketika seorang gadis datang dengan terburu-buru dan tanpa dosa mendobrak pintu kamar Surya.


Sayangnya, telinga Surya tersumpal headphone dan suara dari game yang sedang ia mainkan sehingga ia sama sekali tidak mendengar suara nyaring tersebut.


Surya baru sadar ketika adiknya berdiri persis di hadapan Surya dengan nafas yang terengah-engah bagaikan habis di kejar banci taman lawang.


"Kak Surya..." -panggil adik Surya yang bernama Libra sembari mengatur nafas yang masih ngos-ngosan.


"Hmm..." -jawab Surya ketika ia mengecilkan suara dari game yang ia mainkan.


Libra, adik perempuan Surya masih mencoba untuk mengatur nafasnya. Ia meraih segelas air yang berada di meja Surya dan meneguknya hingga habis.


"Gue mau nanya sesuatu sama lo," -ucap Libra lagi setelah nafas-nya perlahan mulai teratur.


Surya menghentikan permainannya dan melepas headphone yang sedari tadi menempel di telinga-nya.


"Apaan?" -jawab Surya


"Lo apain kak Mentari?!" -tanya Libra seketika tak santai sembari berkacak pinggang di hadapan Surya.


Surya mengerutkan dahi-nya heran.


"Gak gue apa-apain Mentari,"- jawab Surya seadanya.


Libra memutar bola matanya kesal, lalu melemparkan ponsel kesayangan-nya pada Surya. Surya pun dengan sigap menangkap ponsel adiknya sembari memberikan tatapan yang tak di mengerti.


Surya langsung mengecek ponsel Libra. Ketika ia menyalakan layarnya, ia langsung melihat room chat adiknya yang sedang asik berchatting ria dengan Mentari


"Sejak kapan tuh bocah temen sama adik gue?" -gumam Surya semakin heran.


la pun membaca satu persatu isi percakapan antara adiknya dan Mentari. Tipikal cewek kalau lagi chattingan, pasti bahasannya gak jauh-jauh dari ngejulitin orang, atau curhat.


Di akhir percakapan, Surya menemukan sebuah voice note yang di kirim oleh Mentari. Karena penasaran, Surya pun membuka voice note tersebut.


"WOY YONO!!!" -Teriakan Mentari di voice note itu membuat Surya terkejut sampai-sampai ia melempar ponsel milik adiknya.


Jika adiknya tahu ia baru saja melempar benda kesayangan adik-nya tersebut, Libra pasti akan mengamuk dan menghancurkan seisi kamar Surya.


"Lo dengerin nih ya! Jangan mentang-mentang lo ganteng terus lo sok jual mahal sama gue. Gue tahu dalem hati pasti lo tuh ada perasaan sama gue, tapi lo gengsi buat ngomong langsung ke gue. Kurang apa coba gue? Cantik? lya, limited edition? Iya, jago main basket, iya, jago manjat pohon? lya, pintar? Ohh gak usah di tanya, kalau itu sih kagak hehe. Gue itu udah berusaha jadi pacar yang baik buat lo, tapi lo malah ignore gue kayak gitu. Lo tahu gak sakit-nya kayak gimana? Ngalah-ngalahin suntikan suster di pantat gue! Jangan lo fikir, lo bisa berlaku seenaknya sama gue. Gue ini cewek, perasaan gue sensitive kayak induk ayam baru netasin telur-telurnya. Hati gue sama omongan lo. Air mata gue terbuang sia-sia KARENA LO! Udah ah capek gue marah-marah, ntar yang ada gue kena stroke mendadak. BYE!"


-vote Mentari.


Voice note itu pun berakhir dengan teriakan Mentari yang begitu memekakan telinga.


๐Ÿ‘‰ lanjutanya di episode 31 gusy๐Ÿ‘ˆ


~Klik suka (๐Ÿ‘), love(โค) saran and kritikan agar penulis bisa memperbaik tulisanya๐Ÿ™๐Ÿ™