
⚠️ ! Warning typo !⚠️
.
.
.
.
Saat Marvel menerima telepon dari Kenan, ketua terdahulu geng mereka, dia merasa penasaran tentang alasan di balik pertemuan ini. Dia setuju untuk pergi ke markas Kenan dan mengajak gengnya untuk ikut.
"Teman-teman, aku mendapatkan telepon dari Kenan, ketua terdahulu geng kita. Dia ingin bertemu di markasnya. Aku pikir kita harus pergi dan melihat apa yang dia mau." ucap marvel
"Kenan? Itu cukup mengejutkan. Baiklah, aku siap ikut."
"Saya setuju. Mungkin dia punya sesuatu yang penting untuk dibagikan kepada kita."
"Ayo kita pergi. Siapa tahu apa yang sedang terjadi."
Mereka semua bersiap-siap untuk pergi ke markas Kenan. Setelah perjalanan singkat, mereka tiba di sana dan diterima oleh Kenan dan anggota gengnya.
"Marvel, aku senang kau datang. Aku punya berita yang penting." ucap kenan
"Apa yang terjadi, Kenan? Kami penasaran." ucap marvel
Kenan memandang mereka dengan serius sebelum dia berbicara.
"Saya tahu bahwa kamu dan gengmu telah menjalani perjalanan ke villa Marvel baru-baru ini. Dan saya tahu tentang perpisahan mu dengan Laura." ucap kenan
Marvel terkejut mendengar bahwa Kenan tahu tentang perpisahannya dengan Laura.
"Bagaimana kamu tahu semuanya, Kenan?" ucap marvel
"Saya memiliki sumber informasi saya. Saya ingin membantu kamu, Marvel. Saya tahu ini adalah saat yang sulit bagimu." jelas kenan
"Apa yang bisa kamu lakukan, Kenan?" ucap marvel
Kenan menjelaskan rencananya kepada Marvel. Dia memiliki teman yang seorang ahli dalam hubungan dan konseling. Kenan ingin mengatur pertemuan antara Marvel dan ahli tersebut untuk membantu Marvel mengatasi perasaannya terhadap Laura dan menjalani proses pemulihan yang sehat.
"Itu adalah tawaran yang baik, Kenan. Saya merasa bahwa saya perlu beberapa dukungan saat ini." ucap marvel
"Marvel, kami selalu ada untukmu. Kami mendukung keputusanmu."
"Dan jika ahli tersebut dapat membantu kamu, itu adalah langkah yang baik."
"Ayo kita coba, Marvel. Kita semua ingin melihat kamu bahagia."
"Terima kasih, teman-teman. Aku sangat beruntung memiliki kalian." seru marvel
Beberapa hari kemudian, Marvel dan gengnya bertemu dengan ahli hubungan tersebut. Pertemuan tersebut adalah awal dari perjalanan pemulihan Marvel yang panjang dan kompleks, tetapi dia tahu bahwa dengan dukungan teman-temannya dan bantuan dari ahli tersebut, dia memiliki peluang untuk menemukan kedamaian dan kebahagiaan dalam hidupnya sekali lagi.
Saat pertemuan dengan ahli hubungan, Marvel duduk dengan tegang. Dia mendengarkan dengan penuh perhatian saat ahli tersebut mencoba memberikan nasihat dan saran tentang cara mengatasi perasaannya terhadap Laura.
"Marvel, penting untuk menghadapi perasaanmu terhadap Laura dan tidak terlalu menekannya. Ini adalah langkah pertama dalam proses pemulihan." ucap sang ahli
Marvel merenung sejenak, tetapi kemudian dia mengangguk. "Saya tahu itu, tapi sulit untuk memutuskan perasaan ini. Laura adalah bagian penting dalam hidup saya, dan saya juga memiliki tanggung jawab terhadap geng saya."
"Saya mengerti bahwa situasimu kompleks, tetapi melupakan Laura bukanlah mengabaikan gengmu. Anda bisa mencari keseimbangan antara keduanya. Ingatlah bahwa pemulihan juga penting." ucap sang ahli hubungan
Namun, saat ahli hubungan tersebut mencoba memberikan pandangan yang lebih mendalam tentang pentingnya mengatasi perasaannya terhadap Laura, Marvel menjadi defensif.
"Saya rasa saya tahu apa yang terbaik untuk saya dan geng saya. Laura adalah masa lalu saya, dan saya ingin fokus pada masa depan bersama geng ini."
"Marvel, kamu harus mendengarkan ahli ini. Mungkin dia bisa membantu kita semua." ucap teman marvel
"Saya tidak yakin, teman-teman. Saya merasa ini adalah keputusan yang benar untuk saya."
"Saya tidak bisa membuat keputusan untukmu, Marvel, tetapi saya ingin membantu kamu menjalani proses pemulihan yang sehat. Ini adalah tentang menemukan keseimbangan antara masa lalu dan masa depan." ucap sang ahli hubungan
Mereka melanjutkan diskusi ini untuk beberapa waktu, tetapi Marvel tetap keras kepala dalam pendiriannya. Dia merasa bahwa dia tahu apa yang terbaik untuk dirinya sendiri dan gengnya.
"Marvel, saya mengerti bahwa kamu ingin fokus pada geng kita, tetapi jangan biarkan perasaanmu terhadap Laura menghantui mu. Itu bisa memengaruhi hubunganmu dengan kami juga."
"Saya tidak akan biarkan itu terjadi, teman-teman. Kami tetap akan menjadi geng yang kuat dan solid." ucap marvel
Setelah pertemuan dengan ahli hubungan, Marvel dan gengnya pulang dengan perasaan campur aduk. Mereka tahu bahwa ini adalah langkah pertama dalam perjalanan pemulihan Marvel, tetapi mereka juga menyadari bahwa Marvel masih sangat enggan untuk memutuskan perasaannya terhadap Laura.
"Marvel, kami selalu ada untukmu, tetapi kami juga ingin kamu merasa bahagia dan damai. Jangan ragu untuk mencari bantuan jika kamu merasa perlu."
"Terima kasih, teman-teman. Saya akan memikirkannya." ucap marvel
Mereka semua berharap bahwa Marvel akan menemukan jalan menuju pemulihan yang sehat dan bahagia, meskipun mereka tahu bahwa perjalanan itu tidak akan mudah. Yang pasti, persahabatan mereka akan terus mendukungnya dalam setiap langkah yang dia ambil.
TBC
Next ?
Jangan lupa
- vote
- komen sebanyak banyaknya
- share