Married Without Love

Married Without Love
55. Boneka Dollphin



Masss, aku enggak mau boneka yang ditoko. Aku mau itu boneka yang didalam sana. 'ucap Nay dalam keadaan masih menangis.


Lalu Kharel mengambil koin yang hanya tersisa dua ditangan Nay.


Kharel memasukkan koin pertama dan gagal.


Dan koin kedua yang hanya tersisa satu itu, Kharel memasukkan koin itu dan pelan pelan mengerakkan stik nya.


Dannnnnnn


Akhirnya boneka berhasil ia dapatkan, membuat Nay melompat lompat kegirangan sambil bertepung tangan dengan riang.


Kharel dan orang orang yang melihat tersenyum.


Kharel mengambil boneka dollphin tersebut dan memberikannya kepada Nay.


Sayanggg hebattt, trimakasihh sayangg, 'ucap Nay sambil mengecup pipi Kharel dan memeluk Kharel tanpa malu dilihat orang orang.


Iyaa sayanggg, kali ini mas tidak jadi marah...


Tapi lain kali kalo pergi kemana mana izin dulu dan kalo mau apa apa itu ngomong sama mas. 'ucap Kharel.


Nay mengangguk mengerti.


Kharel menggenggam tangan Nay dan membawanya pergi, Nay yang begitu bahagia memberikan uang yang masih ada ditanganya kepada karyawan karyawan yang tadi ingin mengusirnya.


Kharel tidak protes, ia membiarkan Nay memberikan uang tersebut.


****


Dimobil menuju pulang.


Nay yang begitu bahagia terus saja memeluk dollphinnya sambil bersenandung ria.


Sayanggg, lain kali jangan seperti ini lagi yah. Kalo mau kemana mana kasih tau mas, biar mas enggak khawatir. 'ucap Kharel.


Iya mas, tapi mas enggak marah kan?


ucap Nay.


Ia mas tidak marah, tapi setidaknya kasih tau mas sayanggg.. 'jelas Kharel.


emmm kalo Nay minta izin pasti mas ngelarang dan mas kan juga sibuk kerja kalo Nay ajak juga pasti belum tentu bisa kan sayanggg... Hihehehe, 'ucap Nay cengengesan.


Kharel yang mendengar hal itu membuat ia merasa bersalah karna memang ia sering sibuk dan jarang menemani Nay.


Sayanggg... Tadi aku ambil duit dari ATM, heehe mas enggak marah kan? 'ucap Nay.


Kenapa harus marah sayanggg kan itu duit mu, dan mas juga sudah tau kamu habis narik uang, makanya mas cepat cepat mencari tau posisi kamu. 'jelas Kharel.


Emmmm, 'jawab Nay menganggukkan kepala.


Beberapa saat kemunian Nay melihat dipinggir jalan ada tukang jual es cincau, Nay mendadak minta berhenti. Membuat Kharel tiba tiba menginjak rem untuk saja tangan kekar Kharel dengan sigap menahan tubuh Nay supaya tidak terbentur kedepan.


Sayanggg, ada apa minta berhenti. 'ucap Kharel.


Masss minta duit, tadi duit yang aku ambil sudah habis main cabit boneka dan sisinya Nay kasih keorang orang 'ucap Nay santai.


Kharel merogoh kantongnya mengambil dompetnya dan menyerahkannya kepada Nay.


Nay mengambil uang dua ratus ribu. Lalu ia hendak turun, Kharel menahan tangan Nay.


Sayanggg mau kemana? 'ucap Kharel.


Mau beli es cincau itu, 'ucap Nay santai.


Sayanggg jangan yang itu yah kita nanti beli di restoran aja, takut enggak bersih ssyangggg 'ucap Kharel.


Enggak mau, aku mau itu mass, 'ucap Nay dengan sedih.


Kharel akhirnya melepaskan tangan Nay lalu Nay turun dan menghampiri tukang es cincau.


Nay sudah selesai membeli es cincau dua bungkus.


Nay membayar es tersebut dengan uang seratus ribu.


Maaf nengg pake duit kecil aja cuma 20rb aja kok neng, 'kata tukang cincau.


Yauda pak buat bapak aja semuanya, 'ucap Nay.


Membuat tukang cincau bahagia dan mengucapkan trimakasih.


Ketika hendak berjalan ke dalam mobil Nay melihat pengemis menggendong anaknya.


Nay merasa kasian dan memberikan uang yang tinggal 100rb kepada pengemis itu.


Lalu pengemis itu sangat bertrimaksih kepada Nay.


Sedangkan Kharel yang melihat hal itu merasa damai.


Betapa baiknya hati sang istri.


Nay masuk kedalam mobil, lalu Kharel melajukan mobilnya.


Sayanggg Nahh... Ucap Kharel menyodorkan es cincau kedepan Kharel.


Sayanggg mas lagi nyetir. 'ucap Kharel.


Kharel ragu sama minuman yang Nay beli dipinggir jalan.


Iya ini Nay yang megangin sayanggg, ayok coba dulu. 'ucap Nay.


Lalu Kharel dengan terpaksa meminumnya, Nay memaksa Kharel menghabiskan minumannya.


Sayanggg kamu yang mau kok jadi mas yang habisin. 'ucap Kharel.


Sayangg kan aku tadi uda coba dan Nay sudah kenyang. Ini juga sebagai bentuk trimakasih ku karna mas sudah berhasil mendapatkan boneka ini. 'ucap Nay sambil tersenyum.


**


Apa?? Ucapan trimakasih dengan hanya memberi cincau itupun belinya pake uang aku. 'batin Kharel.


Kharel hanya bergerutu dalam hati, tidak berani mengatakan hal itu karna takut akan merubah mood Nay yang sedang bahagia.


Sesampainya dirumah, Nay berlari menuju kamar membuat Kharel sedikit takut.


Sayanggg uda berapa kali mas bilang jangan suka lari lariann... Bahayaa sayanggg, kasian dedenya, 'ucap Kharel.


Iyaa masss Nay lupa., 'jawab Nay cengengesan.


Nay dan Kharel masuk kedalam kamar mereka.


Nay menghempaskan tubuhnya diatas ranjangg..


Lalu Kharel ikut rebahan sambil mengelus elus perut Nay sambil menciuminya.


Hai anak anak daddy, daddy sayang kalian, 'ucap Kharel depan perut Nay yang sudah terlihat menonjol.


Kharel bangun dan menyuruh Nay untuk mandi.


Ssyangggg, mandi dulu sana, 'perintah Kharel sambil mengangkat Nay untuk duduk.


aaaahh Nay enggak mau mandi ssyanggg, dingin. 'ucap Nay alasan.


Dingin dari mana sayangg, seharian ini kamu sudah berkeringat pasti lengket dan bau.


Ayokk mandi dulu sana, 'bujuk Kharel.


Bersambung...