Married Without Love

Married Without Love
23. Pertemuan Rey dan Nay



****


Tibalah waktunya makan malam, Nay sibuk menata hidangannya tanpa memperhatikan Kharel yang sudah duduk dimeja makan.


Nay pun segera menyadarinya dan langsung membuka piring Kharel lalu seperti biasa menyajikan makan malam Kharel.


Makan malam begitu sepi.


Kemana aja tadi, kenapa telat pulang.


'tanya Kharel dingin.


Iy.. Iya.


Tadi aku keasikan diperpus sampe lupa uda sore, makanya aku sedikit telat pulang kerumah, 'ucap Nay.


Alasan, 'ketus Kharel sambil berlalu meninggalkan Nay yang belum selesai makan.


Cihh gajelas, 'gerutu Nay.


****


Enam bulan pun sudah berlalu, sekarang usia pernikahan mereka jalan tujuh bulan.


Semenjak Kejadian Kharel melihat Nay bersama Rey, Kharel memperketat Nay.


Nay sangat jarang diperbolehkan Keluar kecuali untuk kerja dan kuliah.


Kharel dengan cepat menyadari bahwa dirinya mulai menyukai Nay.


Sehingga Kharel sedikit demi sedikit mulai mencair.


**


Yah sekarang Nay berkerja disatu perusahaan RDAN MAHENDRA yaitu perusahaan milik Rey.


Tetapi Nay sendiri tidak tau siapa pemilik perusahaan tempat dia bekerja.


**


Nay sebenarnya keterima diperusahaan Kharel karna Nay termasuk pintar sehinggal Nay lolos seleksi. Tetapi Nay lebih memilih mengambil perusahaan RDAN MAHENDRA.


**


Kali Nay sudah bangun sangat pagi sekali tetapi tidak menemukan Kharel disisi ranjang.


Kharel pun keluar dari ruang ganti dan sudah berpakian rapi.


Selamat pagi Kha,.. Kenapa pagi sekali bangunya uda rapi pula 'ucap Nay.


Iya hari ini aku ada rapat, 'jawab Kharel.


Hmmm terus kamu kenapa sudah bangun, 'tanya Kharel balik.


Iya, aku juga ada rapat pagi ini. 'Ucap Nay.


Terus enggak kuliah? 'tanya Kharel lagi.


Kuliah, nanti pulang dari rapat. 'ucap Nay sambil mendekati Kharel.


Lalu Nay mengambil dasi Kharel dan memasangkannya.


Nah uda rapi, 'ucap Nay.


Setelah selesai memasangkan dasi Kharel mengecup kening Nay.


Dan pamit pergi kerja.


Enggak sarapan dulu biar ku buatin roti, 'tanya Nay.


Enggak perlu, aku sarapan di kantor saja, 'jawab Kharel.


Yauda hati hati bawa mobilnya, 'ucap Nay.


****


Nay sudah rapi hendak pergi rapat di restoran MM.


Restoran MM.


Nay pun baru sampai dan Nay melihat ada sosok Pria yang sepertinya dia kenal.


Rey,...


Yah itu Rey, kenapa dia ada disini dan duduk di meja yang uda dipesan Seri bersama pak Danu lagi, 'gumam Nay.


Nay berjalan mendekat dan memhampiri Danu yang duduk Disamping Rey.


Nay, kamu sudah sampai? Silahkan duduk client kita belum datang. Pesan aja dulu minum, 'ucap Danu.


Iya pak, 'jawab Nay.


Oh iya Nay kali ini tuan Rey pemilik perusahaan kita, dan pak Rey akan ikut rapat karna kita akan rapat dengan perusahaan besar. Jadi pak Rey akan turun langsung, 'ucap Danu.


Astagaaaaa... Apa? Ternyata Rey pemilik perusahaan tempat ku bekerja, kenapa aku begitu polos? Sampe tidak tau hal sebesar ini, 'batin Nay.


Haloo Nay, apa kabar?


Kok kamu enggak perna angkat telponku, 'tanya Rey.


Kenapa Tuan kenal dengan Nona Nay? 'tanya Danu pesanaran.


Iya kami kenal, Nay cinta pertamaku.


Kami sudah kenal cukup lama, 'ucap Rey jujur.


Nay membelalak terkejut begitu juga dengan Danu, yang tidak tau bahwa bos nya kenal dengan Nay, bahkan Rey cinta sama Nay.


Gimana enggak terkejut Rey berkata begitu polos dan jujur didepan Danu asisten Reydan.


Kabar ku baik Rey.. 


Ehh pak Rey maksud saya enggak tau kalo kamu pemilik perusahaan RDAN MAHENDRA.


'ucap Nay lembut.


Syukur deh kalo begitu Nay, 'jawab Rey.


**


Selain itu, mereka tidak sadar bahwa


Ternyata dari tadi seorang pria yang sudah berdiri dengan tatapan membunuh dan tangan yang sudah mengepal sangat kuat.


**


Ternyata selama ini Nay terus berhubungan dengan pria itu, Nay benar benar keterlaluan, 'batin Kharel


\=\= Sebelumnya Kharel hanya sempat mendengar sebagian perkataan Rey yang menyatakan bahwa Nay adalah cinta pertamanya\=\=


Mendengar perkataan Rey, Kharel begitu mendidih. Begitu emosi!!! ingin rasanya saat ini juga Kharel menghantam mulut Rey yang sudah mengatakan isi hatinya secara terang terangan didepan orang lain. Tetapi ia urungkan niatnya karna Rey selalu bersikap profesional.


Sadangkan Sam yang baru tiba dari parkiran.


Loh kok si bos masih berdiri disitu, 'batin Sam penasaran.


Kenapa masih berdiri disini sih bos, bukannya tadi mau masuk duluan, 'tanya Sam.


Mendengar Sam yang sedang bertanya, Kharel pun langsung sadar dan melangkahkan kaki nya ke arah meja Rey, Danu dan Nay istrinya.


****


Kharel berjalan mulai mendekati mereka diikuti Sam.


Tuan sudah sampai, 'ucap Danu sambil berdiri.


Nay pun langsung berdiri melihat Dani yang baru saja menyambut Kharel.


Nay membalik badannya, karna ketepatan sekali Nay duduk membelakangi Kharel.


Bersambung...