
Akhirnya jam mata kuliah berakhir, setelah Kharel menunggu selama satu setengah jam.
Nay berjalan bersama Mitha, mereka yang melihat Kharel yang masih diluar begitu keheranan.
Kenapa dia ngotot banget sih nungguin gue, 'ucap Nay kepada Mitha.
Yaialah dong Nay secara lu istrinya, dan lu lagi mengandung. Wajar dong itu tandanya cinta sama lu Nay. 'jelas Mitha.
Hmmm yaudah ah yok keluar gua uda ngantuk, 'ucap Nay.
Mereka berdua keluar dari kelas dengan membawa tas masing masih dan juga menenteng beberapa buku buku.
Saayanggg panggil Kharel mendekat dan segera merangkul Nay.
Apasih kamu, lepasin tanganmu' ucap Nay.
Enggak, kamu istriku jadi tidak masalah dong. 'ucap Kharel santai.
Tapi semua orang melihat kita, 'ucap Nay
Biarin malah bagus biar semua orang tau dan supaya mereka para cowok cowok tidak mendekatimu... Bener Kan Mitha? 'tanya Kharel sambil melirik ke arah Mitha yang sejam tadi senyum senyum melihat Kharel dan Nay berdebat kecil.
Iya ya ya ya, 'ucap Mitha sambil tersenyum geli.
Akhirnya Nay mau pulang bersama Kharel karna Kharel sudah sejak tadi menunggu.
****
Di mobil.
Kita sekalian makan siang ya sayangg...
Sayang mau makan apa? 'tanya Kharel.
Enggak lapar, aku ngantuk mau tidur. Aku tidur dulu, tapi nanti kalo lewat toko escream tolong banguni aku, aku mau makan escream, 'ucap Nay sambil menguap tanpa mendengar jawaban Kharel Nay sudah mulai memejamkan mata.
Nay terlihat sudah tidur dalam sekejap, Kharel yang melihat itu hanya geleng geleng kepala sambil tersenyum.
**
Nay sudah benar benar berubah, makin galak, bawel dancsangat berani melawanku bahkan aku sendiri takut melihat Nay marah. Sungguh Aneh tapi dengan sikapnya yang seperti ini membuat aku semakin mencintainya. 'batin Kharel
Kharel menghentikan mobilnya didepan toko yang menjual escream, Kharel melihat Nay tertidur pules sehingga Kharel tidak tega membangunkan Nay.
Akhirnya Kharel turun lalu pergi masuk kedalam toko
dan membeli escream karna Kharel tidak tahu Nay mau rasa yang seprrti apa, Kharel membeli segala macam rasa kecuali rasa durian karna memang Nay tidak menyukai durian.
Setelah selesai membeli escream, Kharel kembali ke dalam mobil dan melajukan mobilnya.
Sesampai dirumah Nay masih belum bangun dari tidurnya.
kharel yang melihatnya tersenyum, bagaimana bisa Nay tidur sepules itu didalam mobil.
Akhirnya Kharel memutuskan menggendong Nay untuk membawanya masuk kedalam rumah.
Kharel mengalungkan tas Nay lalu
menggendong Nay masuk kedalam rumah.
Lalu Kharel membisikkan pelayan untuk mengambil escream yang ia beli untuk di simpan didalam kulkas.
Kharel membawa Nay kedalam kamar mereka setelah membaringkan Nay di atas ranjang, Kharel masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai membersihkan diri, Kharel menoleh ke arah Nay masih sama Nay masih terlelap.
Akhirnya Kharel mendekat naik keatas ranjang, dan tidur disamping Nay.
Kharel menarik Nay pelan kedalam pelukannya, sudah cukup lama rasanya Kharel tidak tidur satu ranjang dengan Nay, Kharel merasa sangat nyaman.
Kharel membisikkan kata tepat ditelinga Nay, **sayang maafkan aku aku baru sadar bahwa kamu lah wanita yang ku Cintai**
Setelah membisikkan isi hatinya, Kharel mengecup kening Nay dan luka yang masih di perban, sambil mengelus perut Nay yang masih rata.
Tidak butuh waktu lama, Kharel pun sudah terlelap disamping Nay sambil memeluk Nay.
Cukup lama mereka tertidur, akhirnya Nay bangun lebih dulu.
Nay melihat Kharel yang tertidur disampingnya, jujur saja Nay sangat merasa bahagia sudah lama tidak tidur bersama. Nay menatap lekat dan mengecup kilas pipi Kharel.
Setelah Itu Nay menggeser pelan tangan Kharel yang melingkar dipinggangnya.
Lalu Nay turun dari ranjang masuk kedalam kamar mandi, setelah selesai dari kamar mandi Nay berganti pakaian, tiba tiba Nay merasa lapar dan mengingat bahwa escream yang hendak ia beli.
**
Kharel pasti sudah membelinya ketika aku tidur dimobil, dan sekarang pasti sudah ada didalam kulkas, 'pikir Nay.
Nay begitu bersemangat, Nay buru buru keluar dari ruang ganti menutup pintu ruang ganti cukup keras.
Hingga membuat Kharel terlonjak kaget dan seketika bangun dan melihat ke arah suara pintu yang tertutup keras.
Kharel melihat Nay berlalu menuju keluar kamar, seketika Kharel
*sayang hati hati jangan berlari gitu, ingat baby kita sayang*. 'ucap Kharel sedikit keras.
Nay hanya melirik Kharel sekilas dan membuka pintu, Nay berlari menuju dapur dan membuka kulkas.
Kharel pun mengikutinya dari belakang.
Kenapa harus berlari gitu sih sayangg? 'tanya Kharel.
Nay masih tidak menjawab.
Nay melihat isi kulkas dan mencari escream yang dia mau, tetapi Nay kecewa karna rasa yang dia inginkan tidak ada.
Nay, menutup kulkas dengan lesuh, seketika raut wajahnya berubah jadi sendu. Lalu Nay berjalan ke arah meja makan menarik kursi lalu mendudukkan dirinya dikursi makan dengan lesu.
Kharel yang memperhatikan raut wajah Nay yang berubah merasa penasaran.
Sayang Kenapa cemberut ?'tanya Kharel sambil menarik kursi yang berada disebelah Nay.
Kenapa tadi tidak membangunkan ku saja? Aku kan tadi mau beli escream. 'ucap Nay dengan mata berkaca kaca.
Bersambung...