Married Without Love

Married Without Love
02. Terkejut



Nay merasa sakit yang begitu menyayat hati, luka yang diberikan Riel begitu dalam membuat hati Nay terasa perih dan tidak akan mudah lagi percaya apa nama itu cinta.


Kharel sejenak melirik ke arah Nay, Kharel mengerutkan keningnya penasaran kenapa wajah Nay begitu sedih seperti ada masalah, tetapi Kharel tidak terlalu mau ikut campur dan tidak bertanya.


**


Ada apa dengan wanita ini, 'batin Kharel.


Kharel akhirnya fokus menyetir dan melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata.


****


sedangkan ditempat lain


Sepasang yang bercumbu masih dalam keadaan terkejut, Riel langsung merapikan pakaiannya begitu juga Santi. Riel berjalan kearah pintu dan menemukan gantungan Nay, sontak Riel menyadari bahwa Nay melihat kemesraan mereka. Santi berjalan menuju Riel.


Siapa itu 'kata Santi


Nay, nay melihat kita 'kata Riel


Riel dan Santi panik, apa yang akan mereka katakan kepada Nay, bagaimana bisa Nay melihat mereka.


Apa yang harus kita lakukan? Nay sudah mengetahui semuanya, Riel mangambil ponselnya dan menghubungi Nay tetapi tidak tersambung, Riel tetap terus menghubungi Nay dan hasilnya masih tetap sama, tidak ada jawaban.


****


Akhirnya Kharel dan Nay sampai ketujuan yaitu kesatu rumah yang cukup megah yang dihuni oleh beberapa pelayan, gerbang pun terbuka dan mobil yang dikendarai Kharel dan Nay berhenti tepat didepan rumah Nay pun turun mengikuti Kharel dari belakang. Setelah pintu terbuka mereka disambut oleh seorang pelayan dan menyapa Kharel dan juga Nay.


Bik, tolong siapkan kamar dan pakaian ganti buat nona ini dan sekalian masak makan malam, kata Kharel pada bibik Rosinta.


Bibik Rosinta pun menganggukan kepalanya seraya berkata, Iya Tuan


Mari nona saya antar kekamar anda 'kata bik Rosinta


Nay pun mengangguk sambil berjalan mengikuti bik Rosinta dari belakang. Sesampainya dikamar Nay memperkenalkan diri sembari mengulurkan tangannya.


Bik kenalin saya Kinayia panggil saja saja Nay 'kata Nay


Iya non, jawab Bik Rosinta.


Nay pun membalas dengan senyuman.


Non ini pakaian nona masih baru kok dan ini juga handuknya, makan malam nona mau saya bawak ke kamar nona atau nona makan di bawah di meja makan? 'tanya bik Rosinta.


Sang pelayan pun pergi dari kamar Nay.


Nay pun merasa kagum dengan rumah yang begitu besar dan kamar yang Nay tempati begitu mewah. Nay mendudukkan dirinya dikasur yang begitu empuk.


**


Wah begitu mewah dan indah ini kamar, Kasur ini begitu empuk dan nyaman sekali. 'batin Nay seraya mengelus Kasur tersebut.


Nay pun mandi selesai mandi Nay turun untuk makan malam dan tiba dimeja makan sudah ada Kharel duduk sambil menunggu Nay dating, Nay pun merasa gugup dan takun.


****


Setelah acara makan selesai, Kharel menyuruh Nay mengikutinya Kharel membawa Nay ke ruang tamu.


Setelah Nay duduk disofa tepat didepan Kharel, Nay pun mulai angkat bicara.


Maaf Tuan, kenapa Tuan membawa saya kerumah Tuan? 'tanya Nay yang bigitu gugup.


Kamu, aku membawa kamu kerumah ini karna kamu masih terluka karna keserempet mobilku kata dokter beberapa hari lagi luka baru bias kering dan sembuh maka dari itu kamu bias tinggal disini setelah itu aku akan meminta pertanggung jawabanmu. 'kata Kharel.


Saya akan membayar biaya rumah sakit tadi dan besok pagi saya akan pergi pulang, trimakasih sebelumya Tuan, 'kata Nay.


Enak saja kamu ingin pergi dari rumah ini, gegara kamu saya rugi besar 'kata Kharel.


Rugi kenapa Tuan? 'jawab Nay


Kamu membuat saya rugi besar karna kamu tiba tiba menyebrang jalan dan mengakitkan kecelakaan tadi dan gegara kamu juga saya tidak bisa bertemu dengan client saya dan client membatalkan kontrak kerja sama perusahaan saya yang mengakibatkan saya rugi bermilyar milyar. 'kata Kharel


Nay hanya bias tertunduk tidak brani melihat Kharel yang sedang marah.


**


Gimana aku bias ganti rugi sebanyak itu, bagai mana bisa aku mendapatkan uang sebanyak itu aku saja hanya pekerja paruh waktu. 'batin Nay.


Dan kamu juga, bagaimana bisa kamu berkeliaran dijam kerja, apa kamu selalu seperti ini? bagaimana bisa saya menggaji karyawan seperti dirimu 'kata Kharel yang begitu marah. Karna Kharel tahu bahwa Nay bekerja dihotelnya, Kharel bisa mengetahui hal itu karna sebelumnya Nay memakai pakaian officegirl hotel milik Kharel.


**


What, kenapa tuan ini berkata seperti itu? gawatttt apa jangan jangan dia bos tempat ku bekerja. ****** bisa bisa aku dipecat kalo aku dipecat bagaimana bisa aku ganti rugi kalo hanya ngandalin gaji dari Resto mana mungkin bisa gaji dari Resto saja tidak cukup buat keperluanku sehari hari. harus bagaimana aku apa aku harus berlutut memohon ampun? tapi tidak mungkin, dia terlihat mengerikan. 'batin Nay.


Bersambung...