
****
Sedangkan ditempat lain
Diperusahaan milik Kharel.
tuk.. tukk tukkk.
Suara ketukan pintu ruangan Kharel,
Lalu yang mengetuk pintu masuk setelah diperbolehkan Kharel.
Ada apa Sam, 'tanya Kharel.
Maaf bos ganggu, soal pak Rey dan perusahaannya saya sudah mendapatkan informasinya. 'ucap Sam sambil menyedorkan beberapa kertas berisi info tentang Rey.
Setelah membaca dengan teliti Kharel baru menyadari bahwa Rey anak dari bapak Rian Mahendra.
Pembangun perusahaan milik Rey sekarang ini.
Oh ternyata Rey anak dari pak Rian yang perna menanam sahat diperusahaan kita. Pantas saja wajahnya tidak jauh beda dengan Rian Mahendra, smoga saja liciknya tidak sama dengan ayahnya. 'ucap Kharel seperti mengejek kepada Sam.
Iya bos... Satu lagi bos ternyata Rey teman kuliah nona Nay, tetapi beda jurusan. Sehingga mereka jarang bertemu bahkan hampir tidak perna ketemu karna jadwal mereka yang berbeda 'jawab Sam.
Oke, trimakasih atas infonya.
Tetap awasi Rey dan Nay tetapi jangan sampe Nay mengetahui hal ini. 'perintah Kharel kepada Sam.
Siap bos, saya permisi dulu. 'ucap Sam. Dan dianggukan Kharel mempersilahkan Sam keluar dari ruangannya.
Kharel pun melanjutkan Pekerjaannya.
****
Dikampus Nay.
Seperti biasa Nay selalu bersama dengan Mitha.
Mitha yang selalu kepo dengan hubungan rumab tangga Nay dan Kharel.
Gimana gimana Nay, apa Kharel masih dingin kayak es batu? 'tanya Mintha penasaran.
Enggak Mitha, Kharel uda berubah.
Malah semakin perhatiian, 'ucap Nay.
Hmm bagus deh kalo begitu gue senang dengernya' ucap Mitha.
Terus gimana kerjaan lu Nay, biasanya lu ambil jadwal malam... Sampe kita jarang ketemu, bentrok jadwal.
'ucap Mitha melas.
Hmmm gue uda ga kerja lagi Tha, baru saja gue antar surat pengunduran gue, sebelum kekampus tadi. 'ucap Nay.
Kenapa Nay, bukanya perusahaan itu memberi kelonggaran buat elu.'tanya Mitha.
Iya, lu tau ga sih pemilih perusahaan itu si Reydan Mahendra.
Itu yang perna nemuin gue pas baru baru semster awal lu ingat enggak tanya Nay?
Oh ia gue kenal yang suka sama lo kan? 'ucap Mitha.
Iya Tha dan gue baru tau kemaren pas ada rapat..
Makanya gue langsung mengundurkan diri.
Karna kemaren itu pas banget kami rapat ternyata dengan perusahaan Kharel.
Yahhh gitu deh sebenarnya kharel yang menyuruh gue berhenti kerja apalagi setelah Kharel tau Rey pemilik perusahan tempat gue bekerja.
Dia sempat marah, tapi semua sudah baik baik saja.
'cerita Nay panjang lebar.
Bagus deh kalo lu uda berhenti kerja, dari pada Kharel marah kan. Lagian lu suami orang paling kaya masih aja mau kerja. 'ucap Mitha.
Hmmm ia ia, 'ucap Nay.
Pukul 11:00 Akhirnya mata kuliah sudah selesai dan Nay berencana pulang setelah berpisah dengan Nay diparkiran.
📞📞📞
Ternyata panggilan dari Kharel.
Nay menggeser layar ponselnya ke warna hijau.
Nay: Haloo Kha...
Kharel: Halo Nay, apa Kamu sudah selesai kuliah?
Nay: Sudah, ini baru otw pulang
Kharel: Oh yauda kamu ke restoran SS yah, kita makan siang bareng.
Nay: Oh oke Mas., yauda aku tutup telponnya.
**
Mas, sejak kapan dia merubah panggilannya. 'batin Kharel sambil tersenyum.
Telpon pun sudah mati dan Nay menuju Restoran SS diantar oleh pak Sarif supirnya.
Sesampai Nay di restoran SS terlihat Kharel yang sudah menunggu.
Nay masuk dan menghampiri Kharel.
Maaf Mas sedikit lama. 'ucap Nay.
Iya enggak apa apa, lagian makananya belum datang.
Aku uda pesanin tadi, 'ucap Kharel.
Kharel membuka ponselnya dan terdengar sedang menelpon pak Sarif supaya tidak perlu menunggu Nay, karna Mereka akan pulang bersama.
Kenapa kamu suruh pak Sarif pulang nanti aku pulang gimana, 'ucap Nay.
Pulang bersama aku lagian aku mau mengajak kamu pergi keluar, 'ucap Kharel.
Hmmm apa kamu enggak kembali bekerja, 'tanya Nay lagi.
Kenapa Nay ih bawel deh gemessss...
Aku kan bos nya Nay, jadi suka suka bos dong, 'ucap Kharel bercanda sambil menoel pipi cantik Nay.
Nay pun terlihat malu diperlakukan seperti itu, padahal sudah sering Kharel bersikap manis, tetapi entah kenapa Nay jadi merasa gugup, dan semua mata tertuju kepada mereka,melihat keromantisan Kharel semua orang kagum serta tergilaa gila melihat Kharel khususnya para kaum wanita.
****
Mereka pun menikmati makanan pesanan Kharel.
Nay sungguh menyukai semua yang dipesan Kharel, gimana enggak suka Kharel memesan makanan favoritnya.
Kharel merasa bahagia melihat Nay sangat menikati makananya.
Setelah mereka selesai makan siang.
Terimaksih yah Mas, 'ucap Nay.
Iyaa Nay samasama, ayok kita pergi ke jalan jalan,'ucap Kharel.
Mereka pun pergi meninggalkan Restoran dan menerjang jalan raya yang sedikit macet.
Kita mau kemana, 'tanya Nay.
Kita akan pergi ke salah satu pusat perbelanjaan milikku, 'ucap Kharel.
Milik mu Mas? 'ucap Nay tidak percaya.
Iya milikku, jangan salah suami mu ini sangat kaya. 'ucap Kharel sombong sambil terkekeh.
Hmmm sombonggg deh 'ucap Nay.
****
Mereka telah sampai disuatu mall besar milik Kharel.
Bersambunggg...