
Pagi pun menyambut.
Pukul 05:15 Wib Nay pun bangun dari tidurnya, mengeliat.
Nay meresa ada yang beda, Nay merasa ada beban berat di perutnya.
Nay pun melihat ke arah perutnya dan ternyata tangan Kharel melingkar diperujt Nay.
Aihhh kesempatan, 'batin Nay.
Nay pun mengangkat tangan Kharel pelan pelan.
Lalu beranjak dari tempat tidur, berlalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Nay pun keluar kamar berjalan menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi.
Setelah selesai membuat sarapan Nay berjalan menuju kamar mereka untuk membangunkan Kharel.
Ternyata Kharel sudah bangun dan sudah berpakaian rapi.
Nay melihat Kharel yang sudah siap dan bertanya.
Mau kemana, bukanya masih cuti,'tanya Nay.
Aku bos nya, jadi suka suka ku kerja apa tidak, 'ucap Kharel.
Nay pun hanya diam saja. Tidak menanggapi lagi, takut jadi ribut.
**
Duhhh jahat amat sih ngomongnya,'guman Nay.
**masih sama dengan yang sebelumnya, 'Siapa Lu siapa Gua'**
Kharel keluar kamar, diikuti Nay dari dari belakang.
Tiba dimeja makan, seperti biasa menyajikan sarapan Kharel. Mereka pun sarapan dengan hening.
**Soal akan kemana aja Nay pergi hari ini, Kharel tidak mau tau.**
Sesi makan selesai, dan Kharel berlalu berangkat kerja.
****
Aktivitas Nay seperti biasa
Nay sudah berangkat kuliah setrlah pulang kuliah Nay pun disibukkan dengan mengirim beberapa lamaran kerja ke beberapa perusahaan.
Nay sibuk dengan laptopnya di perpustakaan kampus.
Nay melirik jam yang melingkar ditangannya, wahhh betapa Nay terkejut, ia tidak tau kalo waktu sudah menunjukkan pukul 04 sore.
Nay buru buru merapikan buku dan mematikan laptopnya untuk bergegas pulang.
Ketika Nay hendak meninggalkan kursinya, Nay hendak berjalan tiba tiba Nay menambrak pria bertubuh tinggi dan keker.
Brukkk
Ahh maaf... maaf, 'ucap Nay sambil memungut bukunya yang terjatuh.
Iya enggak apa apa Nay, 'jawab pria itu lembut.
Reydan... 'ucap Nay terkejut membelalakkan matanya.
Hai Nay apa kabar dirimu sudah lama tidak terlihat?'ucap Rey.
Kabar baik Rey, iya sudah lama tidak bertemu, 'ucap Nay.
Uda lama tidak bertemu kita nongkrong bentar ngombrol ngombrol, 'ajak Rey.
Hmm lain kali aja yah Rey, aku buru buru pulang ni... 'ucap Nay.
Yauda kalo gitu aku antar aja pulang, sekalian kita ngombrol.
uda lama kan kita kita enggak ketemu, banyak yang mau ku bicarakan denganmu, 'ajak Rey.
Enggak usah deh Rey, repotin kamunya. Aku bisa pulang sendiri kok, 'ucap Nay.
Tetapi Rey terus memaksa akhirnya Nay pun mengalah, Nay menerima ajakan Rey.
**Dia Reydan, pria yang sempat dekat dengan Nay. Sebelum Nay bertemu dengan mantannya Riel.**
****
Sepanjang perjalanan Nay dan Rey hanya sedikit bicara, karna pikirian Nay sedang berkelana kemana mana.
Mikirin nasipnya yang sudah telat pulang dan sekarang sedang besama dengan Rey pula.
Tidak membutuhkan waktu yang lama.
Akhinya Nay dan Rey sampai didepan rumah Nay dan Kharel yang begitu besar dengan pagar besi yang tinggi.
Terimakasih Rey sudah mau repot repot nganterin aku sampe depan rumah,'ucap Nay.
Iya, enggak repotin kok malah aku senang. Oh ya Nay boleh minta nomor ponsel mu, 'ucap Rey sambil memberikan ponselnya kepada Nay.
Nay pun mengetikkan nomornya di ponsel Rey.
Yauda aku turun dulu yah, 'ucap Nay sambil ingin membukakan pintu mobil.
ehh Nay tunggu. Biar aku saja yang membuka pintunya 'ucap Rey.
Rey keluar dari mobil dan membukakan pintu mobilnya.
Terimakasih yah Rey uda nganter sampe rumah, 'ucap Nay.
Iya sama sama, santai aja lagi Nay...
Oh yah next time kita ketemuan yah, 'ucap Rey penuh harap.
Hmm iya boleh, aku masuk dulu ya, kamu pulangnya hati hati, 'ucap Nay.
Siap, sampai nanti Nay, 'ucap Rey smabil masuk kedalam mobil.
Nay pun melambaikan tangannya.
Mobil Rey pun sudah berlalu meninggalkan Nay.
Setelah itu Nay pun masuk kedalam rumah yang dibukakan pagar oleh satpam.
****
Tanpa sepengetahuan Nay, sejak tadi ada yang memperhatikan mereka dari arah balkon rumah mereka.
Yahhh dia adalah Kharel yang sedang memperhatikan Nay dan Rey dari tadi yang sibuk berbicara didepan rumah mereka.
Ketika Kharel melihat Nay melambaikan tangannya sambil tersenyum, Kharel merasa sesak didadanya.
** haahaha Kharel cemburu guysss**
**
Nay buru buru masuk kamar, ia tidak menyadari bahwa Kharel sudah pulang dan sudah dari tadi melihat Nay bersama pria asing.
Nay melihat pintuh kearah balkon terbuka, Nay melihat Kharel duduk sambil sibuk dengan ponselnya.
Hmm kamu uda pulang, 'tanya Nay.
Tetapi Kharel diam saja tidak menanggapi Nay yang sedang bertanya.
**
Dingin aja terus, lama laama lu jadi batu es beneran ga akan bisa cair cair lagi, 'batin Nay sambil pergi masuk kekarmandi mengganti pakaiannya.
setelah selesai berganti pakaian Nay keluar dari kamar mereka untuk memasak makan malam.
***
Tibalah waktunya makan malam, Nay sibuk menata hidangannya tanpa memperhatikan Kharel yang sudah duduk dimeja makan.
Bersambung...
\=\=Jangan lupa like dan votenya sayangnyaaa Fii..
😁