Married Without Love

Married Without Love
35. Surat Cerai dan Cincin



Tiba tiba ponsel Nay berdering,


Dia melihat ada pesan baru masuk.


Yaitu pesan dari Mitha.


Ketika Kharel membuka kunci layar ponsel Nay.


Dia membuka pesan dari Mitha.


📩


Nay..  Gue sudah sampai di taman lu ada disebelah mana?


Isi pesan Mitha.


Kharel membalas chat Mitha.


Istriku berada dirumah sakit dan tidak bisa datang keteman.


Jawab Kharel mengirim balasan pesan dari Mitha.


Sekita panggilan ada panggilan masuk di ponsel Nay


Dan ternyata itu dari Mitha .


📞📞📞


Mitha: Halo...  Nay kenapa?


Apa yang terjadi tuan?


Kharel: Tadi Nay terjatuh diteras rumah jadi dia sedang dirumah sakit. Jawab Kharel lalu matikan sambungan telponnya begitu saja.


Ketika Kharel hendak keluar dari chat, Kharel melihat pesan dari yang bernama Risanti.


Kharel penasaran dia membuka pean dari Risanti, betapa kagetnya Kharel melihat fotonya yang tadi sedang makan siang dengan Briella.


Tiba tiba seorang dokter keluar dari UGD, kharel yang sadar akan hal itu langsung menghampiri dokter dan bertanya..


Apa istriku baik baik saja dok? Mengapa begitu lama didalam, apa yang terjadi? 'tanya Kharel dengan panik dan khawatir.


Tuan apa bisa ikut keruanganku? 'ucap Dokter.


Kharel pun mengikuti dokter tiba di ruangan sang dokter Kharel dipersilagkan duduk.


Istri saya kenapa do 'tanya Kharel.


Istri anda baik baik saja tuan, dan beruntung janinya kuat sehingga tidak terjadi apa apa hanya saja sedikit terkejut membuat Nay jatuh pinsan. Dan lukanya sudah bersih dan tidak parah. 'jawab dokter.


Apa dok? Istri saya hamil? 'ucap Kharel kegirangan.


Iya tuan Kharel istri anda hamil sudah usia 3 minggu. Saya harap anda lebih memperhatikan nona Nay karna ibu hami sensitif dan lemah, jadi tolong jangan dibuat stres dan tertekan. 'jelas dokter.


Iya dok, apa saya bisa menemui istri saya dok? 'tanya Kharel.


Silahkan tuan, nona Nay sudah stabil dan sudah dipindah keruang inap.,'jawab dokter.


Kharel pun mengucapkan trimakasih dan pergi meninggalkan ruangan dokter tersebut.


Sesampainya diruang inap Nay, Kharel masuk dan melihat Nay yang terbaring lemah dan pelipisnya di perban.


Kharel mendekat, memegang tangan Nay dan mengecup kening Nay, kedua mata Nay. Kelopak mata Nay terlihat sembab dan warna kehitaman terlihat seperti mata panda.


Kharel meneteskan air mata, rasa penyesalan menyelimuti hatinya. Dia merasa marah pada dirinya sendiri menyesal begitu dalam. Menyesali perbuatannya kepada Nay,.


Kharel mengelus perut Nay yang masih rata sambil mendekatkan wajahnya ke perut Nay dan berkata.


**Maafin Daddy sayang sudah membuat kamu dan mommy mu menderita** ucap Kharel sambil mengecup perut Nay dan meneteskan air matanya.


Kharel begitu merasa bodoh hampir saja ia kehilangan anaknya.


Dan kehilangan istri yang ia cintai.


Kharel menggemgam erat jari Nay, dan tiba tiba Kharel melihat dijari manis Nay sudah tidak ada cincin pernikahan mereka.


Kharel takut dia tahu bahwa Nay berencana meninggalkanya.


Akhirnya Kharel pulang kerumah.


Dia masuk kedalam kamar dan melihat diatas meja Nakas sudah ada amplot coklat dan diatasnya diletakkan cincin nikah mereka.


Isi coklat itu di sobek Kharel ketika sudah membacanya yaitu surat permintaan cerai.


Dan ada surat kecil yang berisi.


*bahagia kan Briella, aku akan pergi dari kehidupan kalian dan tidak akan menampakkan diriku dihadapan kalian lagi, karna aku tahu kalian saling mencintai, sedangkan denganku hanya ada rasa kasian dan pernikahan kita dilakukan bukan karna cinta, hanya diatas kertas tidak lebih.


Melihat kalian aku merasa bersalah sudah merebut kamu dari Briella dan sudah merebut kebahagian kalian berdua.


Aku minta maaf sudah ada diantar kalian.


Semoga kalian berbahagia.


Trimakasih sudah mengajarkan ku apa itu cinta, aku mencintaimu dan aku tau cinta itu tidak harus memiliki.


Aku harap kamu bisa membuat Briella bahagia.*


Kharel yang membaca surat Nay, menangis sesunggukan.


Bukan sayang, bukan Dia yang ku mau. Aku hanya menginginkan kamu dan anak kita, aku menyesal karna baru menyadarinya, aku mencintaimu. Aku tidak mau kamu pergi meninggalkanku. 'ucap Kharel.


Kharel mengambil cincin Nay dan merobek surat dari Nay.


Kharel menghubungi Sam.


📞📞📞


Halo Sam kamu selidiki Risanti teman kuliah Nay.


Dan kirimkan pengawal untuk Nay tetapi jangan sampai Nay tau, dan juga tolong kamu tangani pekerjaan saya karna aku akan cuti berberapa hari, 'ucap Kharel.


Siap bos 'jawab Kharel dari sebrang.


****


Kharel membawa cincin Nay dan pergi meninggalkan Rumah sebelumnya Kharel sudah menyadap ponsel Nay, sehingga Nay kemana pun pergi, berbicara dengan siapa akan bisa didengar dan diketahui Kharel.


Kharel melajukan mobilnya ke rumah sakit. Sesampainya dirumah sakit dia menuju ruangan Nay.


Kharel sudah menyerahkan semua urusan yang berkaitan dengan Briella kepada Sam.


Bersambung....