
****
Perjalanan pulang.
Sayang aku mau mampir ke toko buku, 'ucap Nay
Kharel pun mengangguk dan memarkirkan mobilnya di toko buku, mereka berdua masuk ketoko buku beriringan.
Nay sibuk mencari buku untuk referensi skripsinya.
Sedangkan Kharel sibuk mencari buku tentang ibu anak dan suami siaga.
Nay melihat Kharel begitu serius membolak balikkan buku, melihat hal itu Nay mendekati Kharwel dan melihat apa yang sedang Kharel baca lalu Nay merasa terharu.
Sayangg...
Udah ayok, mau cepat pulang kerumah ngantuk. 'ucap Nay.
Lalu mereka berlalu meninggalkan toko buka, saat diperjalanan Nay beberapa kali menguap dan akhirnya tertidur.
Sesampainya di rumah Kharel dan Nay masuk kedalam rumahnya, karna sebelum sampai ke rumah Nay sudah bangun dari tidurnya yang tiba tiba meminta dibeliin coklat karna Kharel sebelumnya sudah mengimingimingi dibeliin escream dan coklat yang banyak kepada Nay.
Hingga membuat mereka sedikit lama diperjalanan karna harus mampir di supermarket yang tidak jauh dari rumah mereka.
Nay asyik memakan coklatnya sambil berjalan masuk sedangkan Kharel memegang beberapa kantong plastik berisi ciki ciki, escream dan coklat.
**Kharel menuruti kemauan Nay, sejak tadi di supermarket Nay banyak membeli jajanan dan bagian Kharel membayar dan memegang belanjaan Nay.**
Ketika mereka berjalan masuk hendak kekamar mereka, Nay melihat ke arah dapur.
Karna penasaran dengan apa yang ada didapur Nay mendekat, Nay terkejut kegiraan melihat Mamah Vita ada dirumah mereka sedangkan Kharel yang masih didepan menurunkan barang belanjaan Nay yang dibantu pelayan.
Mamahhhh.... 'panggil Nay sedikit berlari.
Nay sayanggg, jangan berlari gitu dong... 'ucap Mamah Vita khawatir.
Kharel yang mendengar suara Nay masuk kedalam rumah dan Kharel tak kalah terkejut melihat mamahnya yang sudah ada dirumah mereka tanpa ada kabar sebelumnya.
Mamah... Kok mamah datang enggak bilang bilang sih mah. 'ucap Kharel.
Mamah yang sedang dipeluk erat Nay melepas pelukannya melirik ke arah Kharel yang sudah mendekat.
Jadi mamah enggak boleh menemui menantu mamah dan cucu mamah.? 'ucap mamah Vita.
Mamah bukan begitu setidaknya biar kami datang menjemput dibandara.
Oma, Papah dimana mah? 'ucap Kharel.
Oma lagi istrahat dan papah mu juga baru keluar ada urusan bentar sama clientnya. 'jawab mamah Vita kembali memeluk Nay.
Mahh, anak mamah siapa sih sebenernya kok yang disayang cuma Nay, jadi aku ini siapanya mamah sih, 'ucap Kharel mengeluh.
Ihhh sebentar lagi uda mau jadi daddy masih saja cemburu, 'jawab mamah Vita yang tertawa melihat Kharel seperti anak kecil, Nay pun ikut tertawa girang melihat suaminya yang cemberut.
Kharel pun berlalu berjalan ke arah dapur untuk minum.
****
Menantu Mama yang tersayang dari mana aja sih? 'tanya mamah Vita kepada Nay yang sudah melepas pelukannya.
Seharian ini Nay bersama mas Kharel mah, habis dari dokter kandungan dan setelah itu kekampus, pulangnya mampir ke supermarket 'jelas Nay.
Duhh sayanggg apa enggak kelelahan kalo banyak kegiatan, hmmm mamah takut kamu kecapean sayang
kamu harus banyak istrahat. 'ucap mamah Vita sedikit Khawatir.
Sini sayanggg ikut mamah kedalam kamar, mamah ada bawa sesuatu untuk Nay. 'ucap Mamah Vita sambil menuntun Nay mengikutinya.
Mereka berdua masuk kedalam kamar, dan mamah Vita memberikan beberapa paperbag berisikan dress dan ada kotak kecil berisikan jam tangan yang begitu imut hargapun cukup mahal.
Mamah Vita mengikatkan gelang tangan yang memang dipercayai untuk ibu hamil sebagai penjaga.
**Biasalah orangtua masih percaya dengan hal seperti ini**
Mamah apa ini? 'tanya Nay memegang gelang yang sudah belingkar dilengannya.
Ini sebagai simbol aja sayang, untuk perjaga saja. 'jelas mamah Vita.
Nay mengangguk paham.
Mahh, trimakasih mah uda bawa oleh oleh. Nay sangat suka. 'ucap Nay sambil memeluk mamah Vita kegirangan.
Iya sayang, uda ah kembali kekamarmu, mandi dan istrahat. 'ucap Mamah Vita.
Lalu Nay pergi meninggalkan kamar mamah Vita dengan kegirangan dengan menenteng beberapa paperbag.
Nay masuk kedalam kamar mereka.
Sayanggggg uiii 'panggil Nay.
Nay tidak menemukan Kharel, Nay masuk ke ruang ganti dan ternyata benar Kharel baru saja siap mandi dan sedang memakai pakaiannya.
Sayanggg, 'panggil Nay sedikit berlari kearah Kharel yang langsung Kharel tangkap kepelukannya karna Nay hendak tersandung.
Sayangg kenapa senang banget bikin orang jantungan sih, kalo tadi aku enggak segera nangkep kamu gimana sayang? 'ucap Kharel khawatir.
Hehe maaf sayanggg, 'ucap Nay cengegesan yang mendongokkan kepalanya, karna tubuh Nay yang pendek membuat Nay harus mendongokan kepalanya untuk melihat Kharel.
Kenapa berlari gitu sayangg, ada apa? 'Ucap Kharel yang masih memeluk Nay sambil mengecup pipi Nay.
Hihi mamah tadi ngasih oleh oleh sama Nay, itu ada diatas kasur. 'ucap Nay yang sambil menarik Kharel keluar dari ruang ganti.
Nay menunjukkan beberapa paperbag dan menunjukkan gelang yang melingkar dilengannya.
Mas lihat ni, kata mamah ini gelang sebagai simbol penjaga ibu hamil. 'ucap Nay.
Dih mamah masih percaya sama yang begini beginian, 'ujar Kharel dan hanya dibalas senyuman oleh Nay.
Nay Mengeluarkan isi paperbag yang dikasih mamah Vita.
Sayangg lihat deh bagus kan dressnya, 'ucap Nay sambil menempelkan dress itu ditubuhnya dan berputar putar.
Membuat Kharel tersenyum karna tingkah Nay yang seperti anak kecil.
Memang semenjak Nay hamil sifatnya sering berubah ubah, dan Kharel memakluminya.
Iya bagus dan cantik kalo kamu yang makai sayangg, 'ucap Kharel.
Uda sayangg mandi ih, uda sore biar mas siapin air hangat. 'ucap Kharel.
Ih mas enggak usah.
Nay bukan anak kecil, biar Nay sendiri yang buat. 'ucap Nay.
Yauda sayangg sana masuk kekamar mandi.
Mas tunggu, jangan lama lama ntar masuk angin. 'ucap Kharel.
Bersambung...