
Beberapa bulan kemudian, kondisi Demetrio sedikit membaik. Demetrio siuman dan menceritakan semua yang terjadi kepada Justin dan juga Marisa. Sebagai seorang istri, Marisa sangat bahagia karena selain suaminya sudah membaik akhirnya semua salah paham ini menemukan titik terang.
Namun, berbeda dengan Justin, pria itu merasa sangat bersalah karena telah menuduh Sophia dan membencinya. Sekarang dia harus menelan kembali ucapannya sebelum dia kembali ke Prancis waktu itu, bahwa dia tidak ingin mengenal Sophia lagi. Justin menyesal karena lebih mempercayai keyakinanya dari pada kejujuran Sophia.
Setelah mendengar penjelasan Ayahnya, Justin pergi dari rumah dan kembali dengan keadaan yang sangat mabuk. Setiap harinya dia selalu kembali dengan keadaan seperti itu, satu kalimat yang selalu dia ucapakan adalah nama Sophia.
Sebelum semua ini terjadi, Justin dan Sophia adalah sahabat yang kemudian saling menyukai satu sama lain. Namun, sebelum dia sempat mengungkapkannya, kebencian lebih dulu menaklukannya. Rasa itu akhirnya hilang dan menjadi hampa di dalam dirinya selama berbulan-bulan.
Justin semakin bersalah saat mendengar Sophia dan keluarganya ternyata sudah kembali ke Puelba. Andrea memilih tempat yang tenang agar Sophia tidak lagi mengingat tentang Justin.
Elio dan keluarganya memberitahu Justin saat mengunjungi Demetrio yang baru saja siuman. Justin semakin merasa bersalah dan mengucilkan diri sast tahu Malvin dan Andrea menolak untuk datang karena tidak ingin putrinya di pojokkan oleh Justin. Bibi dan Pamannya itu hanya menitipkan permintaan maaf untuk keluarga Ruiz. Lazaro juga tidak ikut mengunjungi anak tirinya dan keluarga karena menghormati keinginan Andrea. Hanya Dayla yang datang berkunjung untuk melihat keadaan putri dan keluarganya.
1 minggu setelah Demetrio sadar keadaannya tiba-tiba menurun, kesadaran Demetrio menurun dan tidak sadarkan diri hingga Marisa memutuskan untuk membawa suaminya ke rumah sakit. Namun, setelah di rumah sakit keadaan Demetrio semakin memburuk dan akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.
Beruntung Dayla masih di sana dan bisa menenngkan putrinya. Sedangkan Zigo dan keluarganya yang baru saja terbang ke Verona kini harus terbang kembali lagi ke Prancis. Begitupun Andrea dan Malvin dan juga Lazaro. Mereka segera terbang ke Prancis setelah mendengar kabar duka dari Demetrio.
Justin sempat bertanya kenapa Sophia tidak datang. Namun, jawaban Andrea sedikit membuat Justin tersinggung dan merasa Sophia benar-benar sudah mengabaikannya karena salah paham itu.
Andrea mengatakan jika Sophia dan Elio tidak bisa berangkat karena jadwal perkuliahan mereka yang tidak bisa di lewatkan. Sophia sudah berangkat ke Verona hari ini. Padahal dia bisa menundanya dan mengunjungi Justin sebelum kembali ke Verona.
Hari berganti hari, semua orang sudah kembali ke rutinitas mereka masing-masing. Justin terus mencoba menghubungi Sophia. Namun, wanita itu sepertinya sudah melupakannya. Dia tidak bisa menghubungi Sophia dan tidak berani mendatangi wanita itu karena sudah menuduhnya waktu itu.
Pria dengan karakter dingin itu semakin mengucilkan dirinya. Setelah lewat 2 bulan seteleh meninggalnya Demetrio, Justin di larikan ke rumah sakit dan di vonis menderita amnesia psikogenik. Tekanan yang ia alami membawanya mengalami gangguan mental berat, rasa bersalah dan keterpurukannya di tinggal ayahnya membuat Justin benar-benar tersisksa.
Begitulah singkatnya Demetrio yang meninggal dan Justin yang mengalami Amnesia dan melupakan Sophia dan juga Elio. Selanjutnya Episode baru tentang Sophia, Justin dan Sophia akan di mulai. Maaf jika ada yang kecewa Karakter Demetrio aku matikan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selamat membaca semua. Oh iya. Jangan lupa vote dan kasi dukungan karya ku ini yah.Tekan Fav dan like juga komentar yang banyak yah... 🥰🥰🥰