LOVE MY SELF

LOVE MY SELF
meminta cerai



"dari awal, aku sudah curiga. dan ternyata kecurigaan ku ini benar." kata ifa dengan kesal


lalu ifa menarik nafas panjang dan pergi ke kamar nya untuk mengambil pedang.


lalu tidak lama dia turun kembali dan membawa pedang nya.


"pegang ini" kata ifa sambil meminta rehan untuk memegang pedang itu.


"bunuh aku sekarang" teriak ifa sambil mengarahkan tangan rehan ke tubuh ifa.


"belum puas kau membunuh anak ku? atau masih ada yang ingin kau bunuh lagi? " teriak ifa dengan menangis.


"baiklah.. "


ifa menarik tangan ayah nya dan papa rehan.


"kalau begitu bunuh kami bertiga sekarang!" kata ifa dengan kasar.


karena rehan tidak kuat, dia menjatuhkan pedang nya dan rehan terkapar di lantai karena tubuhnya lemas.


"dengan perbuatan mu ini kau sudah membunuh banyak orang..! apa kau tau! ". teriak ifa


"pertama kau telah membunuh anak ku!


ke dua kau membunuh perasaan ku!


ke tiga kau membunuh ke dua orang tua mu sendiri..! mereka sudah susah payah mendidik mu! tapi apa yang kau bals?" tanya ifa dengan amarah yang meledak ledak.


"ke empat kau sudah membunuh ke dua orang tua ku. dan aku berfikir kenapa aku begitu bodoh hingga mau menerima pernikahan waktu itu.. " kata ifa dengan kesal


"belum cukup semua itu?? tanya ifa


"JAWAB AKU!! teriak ifa kepada rehan


"aku sudah bilang aku di jebak.! " teriak rehan membela diri nya.


"aku sudah dari awal meminta mu untuk tidak menjadikannya sekertaris mu.." kata ifa dengan menangis


lalu rehan memeluk ifa dan langsung di hindari ifa.


"jangan peluk aku.. kau sudah kehilangan hak mu untuk menyentuh ku lagi" kata ifa dengan kesal.


lalu ifa berlari ke kamar nya dan mengemasi semua barang barang nya.


ifa hanya membawa beberapa baju yang dia beli dengan uang nya sendiri dan beberapa berkas yang sudah lama ada pada nya.


lalu ifa turun dan membawa koper nya ke bawah.


"Mulai sekarang aku bukan istrimu lagi. dan jangan pernah anggap aku istrimu.


" aku akn segera mengurus surat perceraian kita" kata ifa dengan kesal


"dan kalian berdua, terimakasih sudah membanjiri aku dengan kasih sayang dan harta ini.. aku terlalu miskin untuk mengembalikan nya.. jadi, aku mohon ikhlaskan. dan jika aku punya uang yang cukup aku akan mengembalikan nya" kata ifa kepada kedua orang tua rehan


"tidak nak.. kau putri kami.. kami mohon jagan tinggalkan kami" kata mama rehan memohon kepada ifa


lalu ifa dan kedua orang tua nya bergegas pergi dari rumah rehan, rehan hendak mengejar ifa namun di tahan oleh rima.


"semua ini gara gara kau.. pergi dari sini.. aku tidak ingin melihat mu" teriak rehan kepada rima


"pak, kalau kau tidak menyukai ku tidak masalah. tapi, aku mohon ini adalah anak mu, dia darah daging mu" kata rima dengan menangis.


kedua orang tua rehan mematung setelah kepergian ifa dan tidak berkata apa apa.


lalu mereka berdua langsung pergi meninggalkan rehan dan rima tanpa melirik sedikit pun ke arah rehan dan rima.


lalu rima mendekati rehan dan memeluk nya.


rehan hanya bisa menangis karena dia tidk bisa mempertahankan rumah tangga nya.


karena rehan tidak bisa berfikir panjang, dia menarik rima dan menyeret rima keluar dari rumah nya.


"pergi kau wanita ******* kau tak oantas berada di sini" kata rehan sambil melepar rima keluar dari rumah.


setelah nya rehan masuk kedlaam rumah dan menutup pintu dengan rapat, sedangkan rima masih di depan pintu dan menangis.


rehan langsung naik ke kamar nya dan berusaha menghubungi ifa. namun dia tidak bisa terhubung bisa pun terhubung ifa langsung mematikan ponsle nya


nomor yang anda tuju tlsedang tidak aktif..


cobalah beberapa saat lagi..


"aaahhhh... ifa maafka aku" teriak rehan sambil meremas rambutnya




dan tidak lama tuan masundra datang dan segera meminta maaf.


ifa masih saja menangis di kamar dan tidak mau membuka pintu.


mama ifa langsung menelfon arya, dan dengan cepat arya dan aida langsung bergegas ke rumah ifa.


"ma, ifa di mana?" tanya arya


"dia ada di kamar.. mama khawatir dia kenapa napa" kata mama ifa dengan menangis.


lalu semuanya naik ke arah kamar ifa, dan arya segera mendobrak pintu kamar ifa. hanya dengan 3 kali hentakan arya sudah bisa menjebol pintu kamar ifa.


mereka semua terkejut, dan terbelalak karena melihat ifa mengantung diri nya di tali.


"IFFAAA" teriak arya dan langsung menghampiri ifa


arya langsung menurun kan ifa, dan memeriksa keadaan ifa.


"dia masih hidup.. cepat bawa ke rumah sakit" kata arya dan ifa segera di gendong oleh ayah ifa


dan segera di larikan ke rumah sakit.




***


setelah ifa siuman dia menatap ke suluruh keluarga nya dan menangis


"apa kau gila? apa akal mu sudah melarikan diri?" tanya arya dengan kesal


"maafkan aku semua nya" kata ifa sambil menangis.


"ifa, kenapa kau senekat ini? untung saja mas. arya segera menolong mu. kalau tidak apa yang akan terjadi?" tanya aida dengan kesal dan mengelus pundak arya yang menangis sambil menundukan kepalanya.


"aku hanya berfikir ingin menyusul anak ku saja" kata ifa


"ifa, mama mohon jangan seprti ini. mama tidak sanggup jika harus kehilangan mu" kata mama ifa yang benar benar memohon kepada ifa.


#rumah rehan.


papa rehan langsung datang ke rumah rehan dan menemui rehan, dia bahkan tidak memperdulikan rima yang ada di depan pintu dengan menangis.


dia langsung mencari rehan. dan menemukan rehan di kamar mandi dengan keadaan penuh darah.


karena papa rehan terkejut dia langsung membawa rehan ke rumah sakit dan tidak memperdulikan rima lagi.


"zaki, tutup pintu nya dan suruh wanita ***** itu pergi. dan jangan biarkan dia datang kembali" kata papa rehan yang masih mengendong rehan dan segera membawa rehan masuk ke dalam mobil.


lalu pak zaki menyeret rima keluar dari rumah dan mengunci gerbang, dan membuat siapa pun tidaj bisa masuk ke dalam.


papa rehan langsung melajukan mobil nya dengan cepat agar bisa segera sampai di rumah sakit.


setelah beberapa lama, rehan di pindahkan di dalam 1 ruangan dengan ifa.


ifa terkejut melihat keadaan rehan yang tidak berdaya itu. ifa berfikir rehan tidak bersalah karena dia di jebak. dan anak di kandungan rima juga tidak bersalah. dia juga harus mendapat kasih sayang dari rehan juga.


lalu ifa hendka mendekati rehan yang masih belum sadar kan diri. namun di hentikan oleh arya,


"jangan dekati laki laki brengsek itu lagi" kata arya


"lepasin.. dia suami ku" kata ifa dengan menangis dan seketika membuat semua orang menatap tak percaya ke arah ifa.


ifa mendekati rehan dan di bantu aida, ifa mengelus pelan pipi rehan dan tidak lama rehan pun bangun.


"dengarkan aku. anak di kandungan rima tidak bersalah, dia berhak mendapat kasih sayang dari mu juga.!


"aku yang akan mengalah.. aku akan pergi dari kehidupan mu.. " kata ifa sambil memegang tangan rehan


"ifa, aku mohon. jangan tinggalkan aku" kata rehan..


apakah ifa mau menuruti permintaan rehan??


terus baca Love My self ya.