LOVE MY SELF

LOVE MY SELF
di culik



@arya_mahesa : ( gw udah tanya in ke ayah lo. kata ayah lo dia emang ngirim in orang untuk jemput lo. tapi, jemput nya itu di rumah lo. bukan di sekolahan.


@arifa_Anindya :(terus ini gimana?.. gw bener bener takut. mana gw gak bawa senjata lagi)


@arya_mahesa :(lo udah kabarin suami lo)


@arifa_Anindya :( udah tapi, belum di baca. mungkin dia masih sibuk)


tiba tiba ponsel ifa berbunyi. karena ica menelfon ifa secara tiba tiba.


ketika ifa hendak menganggat telfon dari ica.. ponsel ifa di rampas oleh sopir yang masih dalam keadaan mengendarai mobil yang mereka berdua gunakan.


ifa langsung menendang muka supir itu lalu ifa mencoba lari. tapi, ketika ifa hendak lari menjauh. supir itu bisa menangkap ifa. dan membius ifa. sehingga membuat ifa tidak sadarkan diri..


ponsel ifa di buang di dekat semak semak. dimana ifa hendak melarikan diri.


#disekolah


"ayo buruan pulang pasti umi udah nungguin kita" kata sabrina sambil mengemasi barang barang nya


ketika rehan membuka ponsel nya. dia terkejut melihat pesan dari ifa.


"lo kenapa han?" tanya sabrina


"ifa gak ada di sekolahan " kata rehan yang masih terkejut


"hah. maksud lo?" tanya sabrina yang kebingungan


lalu rehan menyerahkan ponselnya kepada sabrina agar di baca oleh sabrina.


tiba tiba ponsel rehan berbunyi..


("rehan.. ini gw arya, ifa bilang dia di jemput sopir tidak di kenal.. ") kata arya yang khawatir


("terus ini gimana..?" tanya rehan yang ketakutan


("gini saja, ponsel gw bisa buat ngelacak ponsel ifa. dan lo kerahin seluruh bodyguard lo. untuk bantu cari ifa, gw udah bilang ke tuan masundra dan ayah nya ifa.. dan gw juga udah lapor polisi.. gw, udah kirim lokasi ponsel ifa.. lo segera menuju ke lokasi saja." ) kata arya


("ok thanks") kata rehan sambil mengakhiri pangilan nya





("hallo.. kerahkan semua bodyguard untuk mencari istri ku.. Pastika ifa di temukan dalam keadaan baik baik saja.. jika ada lecet sedikit saja.. kalian semua yang akan menerima akibat nya") kata rehan dengan amarah


"rehan.. lo tenang dulu.." kata sabrina sambil berusaha menenangkan rehan


lalu rehan berjalan dengan cepat ke arah gerbang.


Lalu rehan bertanya kepada satpam yang masih berjaga di pos nya


"pak. tadi bapak lihat ifa di sini gak.?" tanya rehan dengan khawatir.


"iya den, tadi non ifa di sini.. tapi, kata non ifa mau ke gerbang dulu sebentar. tapi, setelah itu non ifa tidak kembali lagi." kata stapam


lalu ayah ifa dan tuan masundra datang ke sekolahan untuk menjemput rehan..


"pa.. maafin rehan. ini semua salah rehan" kata rehan yang tiba tiba meneteskan airmata


"ini bukan salah kamu nak.." kata ayah ifa.


"tapi, yah rehan udah lenggah.. " kata rehan yang masih saja menangis..


"sabrina.. kamu pulang di antar bodyguard om saja ya." kata tuan masundra dengan memegang pundak sabrina


"iya. om. terimakasih." kata sabrina dan segera bergegas menuju mobil.


"sudah. lebih baik kita segera cari ifa." kata tuan masundra


rehan hanya mengangguk dan segera menuju ke dalam mobil.


tiba tiba ponsel tuan aditya berbunyi.


("om saya sudah di tempat dimana lokasi ponsel ifa") kata arya


("lalu apa ifa ada di sana?" ) tanya tuan aditya, dan membuat tuan masundra dan rehan langsung menghadap ke arah tuan aditya.


("tidak om. saya hanya menemukan ponsel. dan tas ifa yang terjatuh..") kata arya.


("astaga.. ya tuhan.. jagalah putri ku. jangan biarkan dia kenapa napa..") kata tuan aditya yang menahan tangis


("om gak usah khawatir.. pasti ifa tidak jauh dari sini.") kata arya


("baiklah nak.. terimakasih") kata tuan aditya sambil mengakhiri panggilan nya










ketika ifa bangun, ifa merasa pusing dan badan nya sakit semua.. ketika ifa sadar bahwa ia di bawa di tempat yang sangat ifa tidak kenal i.


tangan ifa di tali di bagian belakang kursi, kaki ifa pun di tali.. ifa tidak bisa bicara karena mulut nya di tutup dengan kain.


ifa melihat sosok laki laki yang mungkin sangat ifa kenal.


"rafi?" kata ifa di dalam hati nya


"kamu sudah bangun sayang?" kata rafi sambil mencolek dagu ifa.


ifa langsung memalingkan wajah nya dari rafi.


lalu rafi melepaskan kain yang membungkam ifa.


"kenapa lo bawa gw kesini? lepasin gw!. gw mau pulang.!" kata ifa dengan berteriak.


"uwwhooo.. tidak semudah itu sayang.." kata rafi dengan sombong.


"dengarkan. aku.., aku akan melepaskan mu ketika ayah mu sudah membebaskan ayah ku dari penjara.. dan juga aku akan menjadikan mu sebagai istri ku." kata rafi, dengan sombong..


"lebih baik gw mati membusuk di gudang ini. daripada gw harus nikah sama laki laki b****** kayak lo.." kata ifa seketika sebuah tamparan keras mendarat di pipi chuby ifa.


PPLLAAKK. (suara tamparan)


lalu rafi mengarahkan pistol nya, dan mengangkat dagu ifa menggunakan pistol nya itu.


"kamu dengar kan aku baik. baik.. jika kamu tidak bisa menjadi milik ku. maka orang lain juga tidak akan bisa memiliki mu" kata rehan sambil melepaskan pistol nya dengan kasar.










"apakah sudah ada kabar" tanya tuan aditya


"maaf tuan kami sudah mencari nona ifa. tapi, tidak ada tanda tanda di mana non ifa" kata salah satu bodyguard rehan


"tTIDAK BECUS" teriak rehan sambil memukur bodyguard nya itu..


tiba tiba ponsel tuan aditya berbunyi..


("Halo ayah mertua.." )sapa rafi


"siapa kamu?" tanya ayah ifa dengan nada amarah


("masaa sama calon mantu sendiri ayah tidak kenal") kata rafi dengan sombong


("eumm.. putri ayah, ada pada ku.. jadi..") kata rafi yang belum sempat terselesaikan langsung di potong oleh tuan aditya


"kamu kemanakan putri ku..?" teriak tuan aditya


("ayah mertua tenang saja.. aku akan melepaskan ifa dengan satu syarat") kata rafi dengan sombong.


("syaratnya hanyalah.. lepaskan ayah ku dari penjara, dan nikah kan aku dengan putri mu itu") kata rafi dengan angkuh.


"berhentilah memanggil ku ayah mertua." teriak tuan aditya seketika membuat rehan dan tuan masundra menatap tuan aditya.


"aku tidak akan melepaskan ayah mu itu. dan aku tidak akan pernah menikahkan putri ku dengan manusia terkutuk seperti mu" kata tuan aditya dengan berteriak.


("terserah anda saja.. semua keputusan ada di tangan ku..


lihat saja putri kesayangan mu ini..") kata rafi yang tiba tiba mengalihkan panggilan nya menjadi video call.


"rafi..?" gumam rehan


ifa terlihat lemas, dan pingsan karena tamparan keras rafi tadi.


lalu tiba tiba rafi mengakhiri video call. dan tertawa seakan akan dia tidak bersalah sama sekali..


malam hari nya.. rafi membawakan makanan untuk ifa,


"sayang makan lah.." kata rafi dengan halus.


"gw gak akan makan.. meski gw harus mati sekalipun" kata ifa sambil memalingkan wajah nya dari rafi


"aku mohon makan lah.." kata rafi dengan memohon


lalu ifa memiliki ide cemerlang.


"gw bakal makan. tapi, lepasin tali gw dulu.. tangan gw pegel" kata ifa dengan jutek


"gak.. aku gak akan lepasin ikatan itu.. kamu pikir aku akan tertipu dengan mu??.. tidak semudah itu feguso.." kata rafi sambil di selingi tawa nya.


ifa hanya bisa menangis. karena tidak bisa apa apa.


tidak lama kemudian rafi datang, dan membawa sebuah gaun pengantin.


"sayang lihat lah.. ini gaun pengantin untuk kau kenakan besok lusa.. pasti kau akan terlihat sangat cantik." kata rafi sambil menunjukan baju pengantin itu.


ifa hanya diam saja. lalu ifa berpura pura pingsan. tidak lama rafi langsung panik. dan segera membuka tali pada kaki dan tangan ifa







malam itu, semua orang sudah membuat rencana untuk menangkap rafi,.


salah satu bodyguard rehan sudah menemukan dimana keberadaan rafi dan ifa..


lalu mereka semua menyusun rencana. agar malam itu juga mereka bisa membawa ifa pulang.









rafi begitu khawatir dengan keadaan ifa. rafi langsung menepuk nepuk pelan pipi ifa agar ifa bisa siuman..


ketika rafi hendak mengambil air. ifa langsung bangun dan berusaha lari


tapi, ifa begitu gegabah.. sehingga rafi menyadari itu dan langsung menarik ifa dan membawa ifa ke kursinya da. menali ifa seperti awal


"kamu jangan berusaha kabur dari ku..." teriak rafi sambil menampar ifa..


"gw tidak akan sudi menikah dengan laki laki breng*** seperti lo.." kata ifa. Seketika beberapa tamparan keras mendarat di pipi ifa.


membuat luka di bagian bibir ifa, dan hidung nya berdarah namun rafi tidak perduli


ketika rafi menampar ifa untuk yang terakhir kali nya...


membuat ifa..


bersambung...


penasaran dengan kelanjutan nya??..


ikuti terus cerita LOVE MY SELF.


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA LIKE KOMEN DAN VOTE SEBANYAK BANYAK NYA YA..


SELAMAT MEMBACA