LOVE MY SELF

LOVE MY SELF
penjelasan



ifa tidak keluar dari kamar nya setelah pulang dari rumah aida.


ifa benar benar kecewa karena sudah di jadikan gadaian saja..


ifa merasa seakan akan dunia nya hancur berkeping keping


cinta itu ibarat kan gelas kaca. jika, gelas itu pecah maka sudah tidak bisa di satukan kembali.. begitu pula dengan cinta ~ leufi


orang tua ifa sangat khawatir dengan keadaan ifa..


semenjak pulang dari rumah aida ifa belum makan sama sekali..


ke esokan paginya rehan mencoba mengetuk pintu kamar ifa. namun tidak ada jawaban..


rehan khawatir jika terjadi apa apa pada ifa.


nenek ifa sangat khawatir dengan keadaan ifa..


lalu, ayah ifa mengambil kunci serep dan langsung membuka pintu ifa..


alangkah terkejut nya mereka ketika masuk di kamar ifa..


mereka melihat bercak darah di dekat pedang ifa yang tergeletak di lantai..


tak hanya di lantai tapi juga di kasur ifa dan membuat boneka kesayangan ifa terlumuri darah..


tangisan mama ifa pecah di kamar ifa..


tiba tiba..


Klak... (suara pintu terbuka)


mereka semua terkejut


"IFA...?" kata kakak nya dengan mata terbelalak..


"iya aku..?" kata ifa sambil kebingung an..


"dari mana saja kamu..?" tanya kakak nya


"aku baru selesai mandi.. dan ingin ganti baju.. apa yang salah?" tanya ifa


"astaga ifa, kamu membuat kami semua khawatir.. kenapa ada bercak darah di lantai dan di kasurmu?" tanya nenek dengan khawatir


"ohj darah itu.. tadi malam karena aku terus terusan menangis.. aku mimisan di kasur dan membuat boneka ku terkena darah..


aku ingin membersihkan darah ku.. tapi, saat aku berjalan ke kamar mandi. aku tidak sengaja menjatuhkan salah satu pedang ku yang belum sempat aku masukan kedalam etalase..


setelah nya.. karena kepala ku sangat pusing aku pingsan di samping pedang itu..


rencana nya setalh aku sadar aku ingin membersihkan ini semua.." kata ifa panjang kali lebar..


"ifa.." kata ayah yang belum sempat selesai langsung di potong ifa.


"ehmm maaf aku ingin berganti baju dulu....


permisi.." kata ifa sambil beranjak pergi


mereka semua akhirnya menunggu ifa di ruang tamu..


tapi ifa tidak kunjung datang..


akhirnya tuan masundra dan nyong masundra pergi ke lantai tiga untuk mencari sinyal


mereka berdua melihat ifa di lantai tiga..


ifa sedang melamun..


lalu tuan masundra mendekati ifa..


"nak.. dengarkan penjelasan om".. kata tuan masundra..


nyonya masundra duduk di samping ifa sambil merapikan rambut ifa


"dulu.. ketika mama nya rehan melahirkan rehan.. om sangat tidak terima.. karena apa.. om menginginkan anak perempuan..


tapi, om sadar semua nya ini sudah ada yang mengatur.. setelah kelahiran rehan.. istri ku sudah tidak bisa hamil kembali..


ketika rehan berumur 1 tahun terlahir lah kamu..


waktu itu, aku ingin mengadopsi mu. tapi orangtua mu tidak mengizinkan aku..


Lalu ayah mu berjanji akan menjadikan mu sebagai putri ku dengan menjodohkan mu dengan rehan..


jadi, kami tidak melibatkan perjodohan kalian hanya untuk bisnis.. kami sangat menantikan hari esok..


kami tidak beruntung sperti orang tua mu.. ifa .


rehan adalah surga bagi kami.. tapi, surga yang rehan buat masih sangat sepi..


jadi kami teringat pada mu dan ingin menjodohkan mu dengan rehan saat aku membantu ayah mu.." jelas tuan masundra panjang kali lebar .


ifa hanya diam saja


"nak.. tante tau ini berat untuk kamu..


tapi, tante akan pastikan apa pun yang kamu inginkan tante akan penuhi semua nya.. harta, uang, mobil, rumah, segalanya akan tante berikan.." kata nyonya masundra


"aku tidak butuh itu semua.. aku hanya butuh kasih sayang kalian semua itu sudah lebih dari cukup untuk ku.." kata ifa sambil memeluk nyonya masundra..


"tante boleh kah aku meminta sesuatu.." pinta ifa..


"apa sayang.. katakan.." kata nyonya masundra


"aku hanya ingin, ketika aku sudah menikah nanti, aku tidak mau rehan menyentuh ku sebelum aku berumur 21 tahun.


di dalam umur ku yang masih sangat muda ini aku belum siap untuk punya anak.. " kata ifa..


ya tuhan kenapa anak iki bodoh sekali.. padahal nyonya masundra sudah mengatakan hal itu pada rehan..


"iya sayang.. tante akan Pastikan itu.." kata nyonya masundra sambil memeluk ifa


tuan masundra hanya mengelus rambut ifa saja.


setelah semua penjelas an dari papa dan mama rehan


ifa turun ke bawah dan meminta maaf kepada ayah ifa


"ayah maaf kan ifa, ifa sudah salah paham sama ayah.." kata ifa sambil memeluk ayah nya


"ayah yang seharusnya nya meminta maaf padamu.. ayah belum sempat menjelaskan ini semua pada mu.." kata ayah sambil mengelus rambut panjang putri nya itu


"sudah sudah ayo kita makan.. ifa juga belum makan kan..?" tanya nenek


#di meja makan..


"ayah.. aku tidak mau pernikahan ku nanti di ketahui oleh teman teman ku.


aku tidak mau jika aku harus di keluarkan dari sekolah .." kata ifa dengan khawatir..


"tentu tidak sayang..


setelah kamu menikah kamu akan tinggal bersama rehan di rumah rehan yang baru.. " kata ayah


"jadi, aku akan meninggalkan ayah??" tanya ifa dengan nada kesal..


"tentu saja sayang.. seorang wanita harus ikut suami nya setelah ia menikah.." kata mama ifa


"lagian.. di rumah itu hanya akan ada lo, gw dan beberapa pembantu saja..


mama dan papa tingal di rumah mereka sendiri.." kata rehan


"iya sayang, rehan membeli rumah itu hasil kerja keras nya sendiri.."kata nyonya masundra


"tapi nyonya.. ada satu hal yang harus saya katakan.." kata mama ifa


"katakan.." kata nyonya masundra


"kami sangat memohon agar ifa di jaga dengan baik..


selama ini ifa sudah kekurangan kasih sayang dari kami.. sejak kecil ifa sudah kami tinggal..


sejak kecil ifa mengurus kakak nya layaknya ifa lah ibu bagi kakak nya..


kami berdua di sibukkan oleh urusan dunia..


hingga kami lupa dengan ifa.."kata mama ifa sambil beruraian air mata


"tante tenang saja, aku akan kurus ifa dengan baik.." kata rehan


ketika semua nya selesai makan


keluarga masundra berpamitan pulang..


"kak.. ayah minta 1 permintaan boleh kah?" tanya ayah..


" tentu saja apa yang ayah ingin kan.." tanya ifa..


"kami ingin kamu menyanyikan lagu untuk kami.. dengan piano itu.." kata ayah


"baiklah... " kata ifa termenung jauh


termenung jauh


teringat ibu yang selalu memanjakanku


lagu ini khusus untuk ayah dan mama


doa ku ~putri


termenung jauh


termenung jauh


terkenang ayah yang selalu membanggakanku


termenung rindu


kau bimbing aku meraih cinta


kau tuntun aku mengukir dunia


kau yakinkanku mengenal rasa keimanan serta keikhlasan


perjuanganmu tiada terbatas


pengorbananmu tiada terbalas


kasih sayangmu tak tergantikan


selamanya didalam hatiku


hanya doa selalu ku panjatkan


untuk ayah ibuku tersayang


kau bimbing aku meraih cinta


kau tuntun aku mengukir dunia


kau yakinkanku mengenal rasa keimanan serta keikhlasan


perjuanganmu tiada terbatas


pengorbananmu tiada terbalas


kasih sayangmu tak tergantikan


selamanya didalam hatiku


hanya doa selalu ku panjatkan


untuk ayah ibuku tersayang


termenung jauh


termenung rindu


karena nyanyian ifa tadi membuat orag tua ifa bercucuran air mata..


stelah ifa menyelesaikan nyanyian nya.. ifa langsung memeluk ayah dan mama nya..


"ayah mama terimakasih sudah membesarkan ifa.. " kata ifa


orang tua ifa hanya bisa memeluk ifa


bersambung...


jangan lupa ya dukung terus Author dengan cara like komen dan vote author sebanyak banyak nya...


semoga kalian semua suka...


happy reading