
setelah rehan kembali dari ruang rapat. rehan langsung berbaring di kasur. dan ifa langsung menceritakan hal yang terjadi semenjak meninggalkan ruang rapat, dan menceritakan bahwa mama mereka berdua datang ke ruangan rehan..
ifa ikut berbaring di sebelah rehan..
ketika ifa sedang asik menceritakan pertemuan ifa dengan arya, tiba tiba tangan rehan mendarat di perut ifa dan membuat ifa sedikit terkejut.
lalu ifa menyingkirkan tangan rehan dengan perlahan agar rehan tidak terbangun..
namun, apalah daya rehan malah memeluk ifa dan menjadikan ifa sebagai guling nya..
"han.. ehannn bangunnn. udah jam 6 nih.." kata ifa dengan sedikit kesal
"ah.. nanti masih ngantuk gw.." kata rehan yang tidak berniat membuka mata nya.
"ya udah gw pergi ke rumah nya zayan sendirian aja." kata ifa yang sambil menyingkirkan tangan rehan dari perutnya.
"mau naik apa lo. ke rumah rehan kalau kunci mobil ada di gw" kata rehan yang masih memejam kan mata nya
"gw terbang.." kata ifa dengan kesal
"hah.. terbang, sayap aja gak punya mau sok sok an terbang." kata rehan dengan tersenyum devil
"ya gw mati dulu biar gw bisa terbang" kata ifa dengan kesal
"hus.. mulut tuh di jaga.. ngomong sembarangan lagi gw cium lo" kata rehan sambil menepuk pelan bibir ifa..
"buruan siap siap...rehan..." kata ifa yang sudah benar benar kesal
"iya iya.. gw siap siap.." kata rehan sambil beranjak dari tempat tidur nya..
•
•
•
•
setelah sampai di apartemen zayan ifa langsung mengerjakan tugas yang di berikan.
"mau kalian apa sih.. enak bat ya, gw yang ngerjain.. kalian yang main PS" kata ifa dengan kesal
lalu rehan menarik tangan zayan dan langsung ikut mengerjakan tugas.
"mana yang harus di kerjain" tanya rehan
lalu ifa membagi tugas yang harus di kerjakan
"maaf den zayan. ini ada den yanto datang" kata pembantu rumah zayan
"ngapain tuh setan ke sini.. suruh masuk aja bi" kata zayan yang masih mengerjakan tugas nya
"ngapain lo ke sini.." tanya rehan dengan tertawa
"ya, kan zayan udah janji malam ini gw mau main ke rumah zayan.. sekalian nih.. gw bawa Soju" kata yanto sambil memlerlihatkan botol Soju yang dia bawa.
"sejak kapan lo minum Soju ha?" tanya ifa dengan kesal.
"entalah.. semenjak gw gabung dengan genk kelas 12 IPS 4.. kelas nya rendi.. " kata yanto dengan santai..
"rendi ikutan minum?" tanya ifa sambil menulis di kertas tugas nya
"ya iya lah.. toh juga gw ikutan minum gara gara rendi" kata yanto dengan sangat santai
"BISA BISA NYA YA.. LO IKUTAN MINUMM" kata ifa dengan marah marah
"udah lah fa.. malu nanti kalau kedengeran tetangga" kata rehan sambil menenangkan ifa.
"lo boleh minum tuh Soju kalau gw udah pulang.. paham lo" kata ifa dengan nada kesal
setelah ifa selesai dengan bagian tugas nya. ifa tertidur dengan posisi kepala di atas meja..
rehan yang baru saja selesai mengerjakan tugas langsung melirik ke arah ifa dan tersenyum devil melihat ifa yang tertidur..
"huh.. pasti dia lelah.." kata rehan dengan pelan.
"yeaaa akhirnya kelar juga nih tugas bang***" kata zayan dengan lega..
"yok kita main PS "ajak zayan..
lalu rehan mengubah posisi tidur ifa. dan menjadikan paha rehan sebagai bantal ifa..
"lo itu sebenarnya pacaran gak sih ama ifa?" tanya yanto yang masih sibuk memasang ps
"dia cewek gw, berantem? itu kebiasaan kami.. dan cuek. itu hanya sekedar untuk menutupi segalanya.. karena ifa sendiri juga ngak mau mengumbar hubungan kami" kata rehan sambil memainkan rambut panjang ifa
"gitu amat hubungan lo" kata zayan
zayan dan yanto tertawa melihat ekspresi rehan..
"tidurin di kamar tamu sana.. kasihan tuh dia kalai tidur nya kayak gitu.." kata zayan..
rehan langsung membawa ifa ke kamar tamu dan membaringkan ifa di atas kasur.
rehan langsung ikut bermain PS dengan zayan dan yanto..
"han gw mau tanya sesuatu ke lo" tanya yanto yang masih memainkan ps nya
rehan tidak menjawab. karena rehan sibuk dan fokus ke permainan nya
"lo betah apa pacaran ama cewek dingin, bringas, dan ngeselin kagak ifa" tanya yanto..
"yaa.. betahin aja Lah.. toh juga gak selamanya gw bakal punya cewek langka seperti ifa" kata rehan yang membuat yanto dan zayan tertawa.
"eh.. tu si ifa gak di cariin nyokap bokap nya apa? setau gw dia tu anak rumahan bangat" tanya zayan..
"ada gw gak masalah" kata rehan dengan santai..
"ya walaupun lo anak baik baik.. tapi, lo juga gak boleh bawa dia sampek pulang larut malam juga kata zayan..
sebenarnya rehan ingin memberi tau kan kepada temen nya kalau si rehan dan ifa itu sudah menikah..
tapi, rehan berfikir lebih sedikit yang tau.. maka lebih aman.
padahal seluruh guru di sekolahan rehan dan ifa sudah tau kalau mereka berdua sudah menikah.
tapi, seluruh guru di minta oleh tuan masundra untuk menyembunyikan hal ini.
30 menit kemudian. ifa terbangun dan merenggek meminta pulang.
akhirnya rehan pun menuruti permintaan ifa dan mengajak ifa pulang..
"Akhirnya si wanita macan itu pulang.." kata yanto dengan senyum bahagia..
"bi tolong ambilin 2 gelas " kata zayan..
zayan dan yanto pun pesta Soju malam itu.. tapi mereka berdua hanya berani minum 1 botol berdua karena. mereka takut jika ketahuan meminum Soju. dan efek nya masih terasa hingga di sekolahan..
maka mereka berdua akan terkena hukuman..
•
•
•
•
pagi harinya. ketika yanto dan zayan masuk ke dalam kelas. yanto dan zayan terlihat pucat dan berjalan tidak semimbang..
"lo habis ngapain sihh" tanya aida sambil melihat ke arah yanto dan zayan
"euh.. lo berdua habis minum ya?" tanya lita dengan kesal.
"nih makan.. untung hari ini gw bawa.." kata ifa sambil menyodorkan beberapa potongan lemon ke arah zayan dan yanto
"ih paan tuh gak mau gw. asam" mata zayan yang masih tidak sadar
"tinggal makan apa susah nya sih.. nanti ada pelajaran nya pak umam. lo mau ketahuan ha?" kata ifa dengan kesal.
lalu yanto dan zayan memakan buah lemon itu dan menahan rasa asam dari buah lemon itu..
"tumben lu bawa lemon ke sekolah?" tanya lita dengan heran
"ya, gak tau gw lagi pengen makan yang asam asam saja" kata ifa yang masih minat ke arah zayan dan yanto
"lu ngidam yakk..." tanya ayan dengan iseng..
"tuh mulut di jaga.. bang***" kata ifa sambil menoyor kepala ayan
"gw setuju ama si ayan fa, gak biasa nya lo makan buah yang asam di musim dingin gini." kata lita yang berbisik pelan ke arah ifa.
"eh.. lo kalau ngomong di cerna dulu ngapa..
lagian gw juga belum pernah di sentuh ama si ketua harypoter itu" kata ifa dengan kesal.
"ya siapa tau.." kata aida dengan tertawa.
ketika rehan masuk kedalam kelas. rehan melihat yanto dan zayan sudah sedikit fres.
jika rehan melihat mereka berdua masih terpengaruh oleh Soju. habis lah mereka berdua di tangan rehan..
"makanya gw bilang juga apa, gak usah ikutan anak anak bre***** itu.. ngapain juga kalian minum kayak gitu toh juga gak ada manfaat nya.." kata ifa sambil melipat kedua tangan nya
"iya noh.. gw nyesel " kata zayan
"sekarang gw tanya udah berapa kali kalian berdua minum Soju?" tanya Lida dengan memasang wajah kesal.
"kalau gw sih baru 3×ini.. tapi, gw gak tau tuh si yanto" kata zayan.
"gw udah hampir puluhan kali.. sampek gw sendiri gak bisa hitung." kata yanto
"kali ini lo masih selamat.. lihat aja, besok besok lo kayak gini lagi.. gak bakalan kita selamatin. kalau perlu, gw cincang tuh kepala kalian berdua pakek pedang" kata ayan dengan nada mengancam.
"lagian minum Soju tu gak ada manfaat nya. malahan nanti kalian bisa kenapa kenapa..
kalian berdua masih muda.. cintai lah diri kalian sendiri.. jika ada masalah jangan sedikit sedikit di lampiaskan ke minuman.. tapi, minta pertolongan tuhan.. " kata ifa dengan kesal
"baru kali ini mi omongan lo bener" kata zayan dengan tertawa..
karena kesal aida menjambak rambut zayan, dan membuat zayan meringis kesakitan.
"lo tau kan, alkohol itu gak baik.. kenapa malah di minum??" tanah ifa dengan mendongkrak meja.
"gak ada guna nya kalian minum kayak gitu.. misal toh lo berdua minum dan gak sadarkan diri. trus lo ada apa apa rasain sendiri.. sampek lo berdua mati.. kuburin jasad kalian berdua sendiri" kata rehan yang tiba tiba datang
"iya iya, kita berdua janji gak bakal minum lagi" kata yanto..
"sebagai hukuman nya kalian berdua harus lari memutari lapangan 2× dan membersihkan halaman sekolah selama 1 minggu.. hitung hitung bantuin bersih bersih.." kata rehan dengan tertawa
"abi.. gak salah lo ngasih hukuman ke Kita sebanyak itu.. " tanya zayan dengan merenggek
"umii tuh masa, abi ngasih hukuman ke anak nya seberapa itu?" rengek zayan
"seharusnya lo berdua itu harus di hukum mati.. orang kayak kalian berdua itu gak pantas hidup.. toh gw juga udah siap jadi malaikat kematian kalian berdua" kata ifa dengan kesal.
kata kata ifa membuat zayan, yanto dan yang lain berkedik ngeri.
"dan lo.. minum gak bakal buat lo terkenal.. pahami itu" kata ifa sambil menunjuk ke arah yanto..
rehan melirik ke arah ifa dengan tersenyum bangga..
"tuh habisin lemon nya sebagai hukuman dari gw" kata ifa sambil menyodorkan tepak lemon yang sempat di jauhkan oleh yanto.
mereka berdua hanya pasrah menerima hukuman yang mereka berdua terima.
karena itu memang pantas mereka berdua terima..
•
•
•
•
•
setelah sampai di rumah.. ifa tiba tiba mual, dan membuat rehan sedikit khawatir..
dan aneh nya ifa hanya ingin memakan buah buah yang asam..
"kenapa lo?" tanya rehan yang memegang i tangan ifa
"gak tau.. hari ini gw mual mual terus.." kata ifa.
"ya udah kita sekarang makan aja dulu.. mungkin lo mual gara gara belum makan.." kata rehan yang menurut ifa ada benar nya.
sesampai nya di meja makan rehan langsung menyiapkan makanan nya.
namun setiap kali ifa hendak makan. Selalu terasa mual.
lalu ifa mengambil lemon dan memotong motong nya lalu memakan lemon itu tanpa gula.
"hii.. asam bat ya rasa ya?" tanya rehan yang berkedik ngeri melihat istrinya yang dengan santai memakan buah lemon itu.
"gak.. enak malah" kata ifa sambil mencomot lemon yang ada di piring nya.
"gw jadi curiga apa lo hamil ya..?" tanya rehan dengan heran
"gila lo.hamil dari mana gw??.. orang lo aja gak pernah nyentuh gw.. suruh hamil dari mana?" tanya ifa dengan kesal. tapi masih saja mencomot lemon nya.
"yaa,, siapa tau.." kata rehan..
"eumm.. nanti coba gw pangilin dokter ya suruh meriksa lo.." kata rehan
"gak ah.. males gw ketemu dokter" kata ifa yang masih mencomot lemon
"males ketemu dokter apa takut di suntikk..." goda rehan
"ish. lo mah selalu gitu.. gw adu in ke mama loh" kata ifa dengan nada mengancam..
"idih tukang ngadu.. dah buruan lo habisin lemon nya.. gw mau telfon dokter dulu." kata rehan sambil mengambil ponsel dari saku celanya..
setelah ifa selesai memakan lemon. ifa langsung di minta rehan menuju kamar. awalnya ifa menolak tapi, akhirnya ifa pun menurut..
bersambung...
maafkan author ya jika. author Up nya lama..
semoga kalian semua suka..
jangan lupa terus dukung author dengan cara like komen, dan vote author sebanyak banyak nya..
selamat membaca.....