
"siapa kalian..??" tanya ifa.
seketika mata rehan terbelalak mendengar pertanyaan ifa.
"ifa ini gw, arya.." kata arya sambil memegang tangan ifa.
"siapa kalian..?" tanya ifa sekali lagi.
"****** dah ini.. arya cepetan pangil dokter" kata sabrina sambil memijit pelan pangkal hidung nya.
ketika dokter datang, dan memeriksa keadaan ifa. dokter menjelaskan bahwa tidak ada yang salah dengan ingatan ifa. ingatan ifa baik baik saja. dan itu tambah membuat rehan semakin kesal.
"apakah kau mau menipu ku?" tanya rehan sambil memeluk tubuh ifa dengan manis.
"lepas kan aku.. aku kesakitan.." kata ifa yang mencoba memberontak.
"ok. ok.. kalau kau tidak mau mengaku.. aku akan mencium mu.." kata rehan sambil mendekatkan wajah nya ke wajah ifa.
seketika ifa tertawa dan memeluk rehan. ifa menangis bahagia karena ia bisa melihat rehan kembali.
rehan pun membalas pelukan ifa dengan lembut. sesekali rehan mencium puncak kepala ifa dengan lembut.
"ehem.. ehem.. masih ada 2 setan di. sini" kata sabrina menyindir rehan dan ifa
"au ah.. keluar aja yuk.. biarin mereka berduaan dulu.." kata arya sambil menarik tangan sabrina.
setelah arya dan sabrina meninggalkan ruangan ifa.
rehan, tidak mau melepaskan pelukan ifa. namun, ifa sudah tidak bisa menahan rasa sakit nya. lalu ifa memberontak sekali lagi.
"lepasin gw lah.. sakit ini" berontak ifa
"sory, sory, gw terlalu senang.." kata rehan sambil memegang pipi ifa.
"apakah ini masih terasa sakit?" tanya rehan sambil memegang pelan wajah ifa yang lebam.
"masih. tapi, tidak se sakit pada saat tamparan nya" kata ifa dengan lirih.
"kalau begitu akan ku ambilkan air es dan mengompres nya." kata rehan yang beranjak pergi mengambil air es dan handuk.
rehan mengompres wajah ifa yang penuh dengan bekas tamparan dengan sangat hati hati.
"auch.." lirih ifa.
"apakah gw terlalu kasar?" tanya rehan
ifa hanya menggelangkan kepala saja.
tiba tiba orang tua mereka berdua datang dan langsung memeluk ifa secara bergantian..
mereka bersyukur ifa sudah siuman..
Rohan yang baru datang langsung naik ke atas ranjang ifa dan memeluk kakak nya itu.
"dasar, kakak gendut kalau tidur kayak kebo.." ledek Rohan.
"biarin.. " kata ifa sambil mencubit pipi rohan
"nak, apa kamu sudah makan? jika belum makan lah. mama bawakan makanan dari rumah" kata mama ifa
"nanti saja ma, rehan sudah kenyang dengan melihat wajah ifa saja" kata rehan sambil menatap manis ifa
"wajah kak ifa tidak bisa di makan kakak ipar. lagian wajah kakak gendut juga sedang sakit.." kata Rohan yang membuat semua orang di situ tertawa..
rehan hanya mencubit pelan pipi adik iparnya itu.
"kakak.. Rohan mau ice cream.. " kata Rohan sambil menarik pelan tangan ifa.
"bukan kau melihat kondisi ku?" tanya ifa dengan sedikit kesal
"baiklah.. ayo pergi dengan kakak ipar saja, kuta beli ice cream yang banyak.." kata rehan sambil menggendong Rohan.
Rohan langsung berbalik melihat ifa dan menjulurkan lidah nya.
"sayang apa kau lapar..?" tanya mama ifa.
"tentu saja, aku sudah tertidur berapa hari? badan ku juga sangat sakit.. aku ingin mandi aku merasa badan ku ini sudah tidak higienis lagi" kata ifa.
"tentu saja.. kau sudah tidur selama 1 minggu" kata mama masundra dengan tertawa.
"baiklah, biar mama bantu kamu mandi.." kata mama ifa sambil membantu ifa mandi.
karena ifa belum bisa berjalan dengan baik. karena luka tuskan di perut nya. ifa harus di gendong oleh ayah nya untuk ke kamar mandi.
•
•
•
•
"apa kakak mu itu suka ice cream?" tanya rehan
"tentu saja, dia nomor 1 menghabiskan ice cream ku" kata Rohan
"lalu ice cream apa yang dia sukai?" tanya rehan
"kakak gendut suka ice cream coklat, coffee, dan aku lupa nama yang lain nya.. yang pasti dia sangat benci ice cream cup" kata Rohan sambil mencium pipi rehan
"baiklah, kalau begitu kita beli saja semua ice cream coffee dan ice cream coklat nya" kata rehan
ketika Rohan menuju ke arah makanan ringan Rohan melihat tumpukan keju. lalu Rohan berhenti dan hendak mengambil keju itu. namun, Rohan tidak bisa menggapai nya.
"apa kau mau keju" tanya rehan sambil melihat ke arah Rohan
Rohan hanya menggeleng kan kepala nya.
sambil menunjuk keju di atas nya itu.
"lalu, kenapa kau ingin mengambil keju?" tanya rehan
"kakak sangat suka keju, mungkin setelah aku memberikan nya keju dia akan cepat sembuh" kata Rohan dengan imut.
"kalau begitu aku akan ambilkan juga keju ini" kata rehan sambil mengambil beberapa kotak keju.
"apa lagi yang kakak mu suka?" tanya rehan
"apa kau akan membelikan semua yang kakak ku suka?. jika benar, kau pasti akan menjadi orang yang boros" kata Rohan
"sekarang kau ambil apa pun yang kakak mu suka, dan semua yang ingin kau beli" kata rehan.
Rohan mengambil semua makanan yang ifa benar benar suka.
ketika rehan di bagian buah buahan rehan hendak mengambil buah kiwi. namun segera di hentikan oleh Rohan
"kakak ipar, apa kau ingin buah itu?" tanya Rohan.
"tentu, ini sangat enak.." kata rehan sambil memegang buah kiwi.
"kalau kau ingin memakan buah itu, kau harus jauh jauh dari kakak ku" kata Rohan.
lalu rehan teringat bahwa ifa alergi dengan buah kiwi.. lalu rehan meletak kan kembali buah itu dan mencari buah yang lain.
"kakak ayo, aku sudah ambil semua " kata Rohan.
karena troli ada di belakang rehan, dan ketika Rohan mengambil dan memasukan semua makanan yang ia pilih. itu tanpa sepengetahuan rehan
ketika rehan melihat troli itu rehan langsung terkejut dan mengambil nafas panjang.
"ini semua makanan kakak mu atau untuk mu?" tanya rehan sambil menempatkan kedua tangan nya di pinggang
"ini semua makanan nya kakak gendut" kata Rohan.
"waw aku tidak menyangka badan sekecil itu bisa menghabiskan makan an ini yang bisa di makan untuk 1 minggu" gumam rehan.
•
•
•
•
•
"kalian belanja apa saja? lama sekali?" tanya mama rehan
"ya, camilan ma" kata rehan
"anak mama yang paling tampan. apakah kakak ipar mu membelikan semua yang kau mau" tanya mama rehan sambil mengendong Rohan.
"tidak.. kakak ipar tidak membelikan aku gula gula kapas.." kata Rohan dengan cemberut
"kenapa? kakak mu tidak membelikan mu itu?" tanya mama rehan
"ya karena aku tidak meminta nya" kata Rohan seketika membuat semua orang tertawa.
"kau ini.. suka sekali menggoda kakak ipar mu" kata papa rehan sambil mencubit pelan pipi Rohan.
"kenapa kau membeli banyak sekali ice cream rehan?" tanya mama rehan.
"itu semua untuk ifa dan yang lain ma.." kata rehan
"ayah.." pangil mama ifa dari arah kamar mandi.
"ayah mau kemana? " tanya Rohan
"mau mengendong kakak mu, dia belum kuat untuk berjalan" kata ayah ifa sambil beranjak dari tempat duduk nya namun di hentikan rehan.
"biar rehan saja yah.. ayah di sini sjaa." kata rehan.
lalu rehan bergegas menuju kamar mandi dan segera membawa ifa kembali ke ranjang nya.
"lo itu masih sakit kenapa mandi sih" tanya rehan dengan kesal.
"gw udah gak mandi 1 minggu. badan gw rasanya lengket tau." kata ifa dengan kesal juga.
lalu dokter datang untuk memeriksa keadaan ifa sekaligus mengganti perban luka ifa
"dokter kapan aku bisa pulang?" tanya ifa kepada dokter yang masih sibuk Menganti perban ifa
setelah dokter selesai. dokter. mengambil nafas panjang dan membuang nya dengan perlahan
"kamu boleh pulang 3 hari, karena kondisi kamu sudah semakin membaik. dan harus jaga pola makan ya" kata dokter.
ifa tersenyum bahagia mendengar semua itu.
•
•
•
Rohan langsung berlari dan naik ke ranjang ifa, dan menunjukan beberapa ice cream.
"lihat lah ini, aku punya banyak ice cream.." pamer Rohan
"kau tidak membelikan ice cream juga untuk ku?" tanya ifa.
"tentu saja, iya.. aku membelikan ice cream.untuk kakak juga" kata Rohan.
lalu rehan membawakn semua ice cream kesukaan ifa.
"waw.. kau membeli ini semua?" tanya ifa sambil melihat ke arah semua ice cream.itu.
"tentu sjaa.. rohan yang mengambilnya" kata rehan
"apa kau berniat ingin membuat aku gendut lagi ha?" tanya ifa sambil melirik ke arah Rohan.
Rohan hanya tertawa.
"kakak cepat lah makan.. aku juga ingin makan.." kata Rohan yang sudah tidak tahan melihat semua ice cream yang enak itu.
"baiklah kakak makan, tapi kalian semua juga makan." kata ifa
lalu Rohan turun dari ranjang ifa dan membagikan ice cream untuk yang lain nya juga.
rehan tersenyum melihat ifa.
"gw mohon jangan tinggal in gw lagi" kata rehan sambil memegang punggung tangan ifa
"gw gak bisa janji, semua nya sudah ada yang mengatur" kata ifa sambil mencomot ice cream nya.
"bisa kah kalian berhenti memanggil lo gw?
kalian ini sudah menjadi suami istri, apakah kalian masih ingin seperti ini trus?" tanya mama ifa dengan kesal
"mama ifa sudah terbiasa " kata ifa
"ya, kalau sudah terbiasa nanti akan seperti itu terus.. mulai sekarang berhenti memanggil sesama dengan panggilan lo gw. paham" kata ayah ifa.
"paham ayah.." kata ifa sambil menunduk
"ah.. aditya, biarkan apa yang ingin mereka lakukan.. itu juga bukan hal yang besar" kata masundra.
"masundra jika mereka di biarkan seperti inj, smaapi kapan pun mereka juga akan terbiasa tidak sopan." kata aditya
"iya pa.. mereka juga harus saling menghormati" kata nyonya masundra.
"rehan.. kamu harus bisa menjaga istri mu lebih baik lagi ok.." kata masundra
"iya papa" jawab rehan dengan lembut.
"dan Rohan.. kemari jangan ganggu kakak mu terus" kata masundra sambil memanggil Rohan dengan lambaian tangan nya.
Rohan langsung menghampiri tuan masundra.
dan tuan masundra langsung mendudukan Rohan di pangkuan nya.
karena ifa dan rehan sudah Kenyang mereka berdua ingin tidur.
Rohan tertidur di sofa.
setelah kepulangan kedua orang tua mereka.
ifa terbangun dan hendak menuju kamar mandi, ifa melirik ke arah rehan dan melihat rehan tertidur sangat pulas.
"mungkin dia lelah.. aku kekamar mandi sendiri saja" kata ifa.
ifa mencoba berjalan sambil memegang i tembok sebagai tumpuan.
dan sebelah tangan nya lagi memegang i kantong infus nya.
tiba tiba...
rehan terbangun dan melihat ifa yang tengah berjalan dengan kesusahan..
"kenapa kau tidak membangun kan aku saja?" tanya rehan sambil membantu ifa .
"gw tidak mau ganggu lo tidur" kaa ifa.
lalu dengab sigap, rehan membantu ifa ke kamar mandi.
setelah beberapa hari akhirnya ifa di izin kan pulang oleh dokter.
"sudah cepat lah istirahat.!" kata rehan dengan penuh penekanan..
•
•
Lalu ke esokan hari nya, ifa memaksa ingin berangkat ke sekolah karena dia sudah merasa bosan di rumah.
bersambung....
mau tau kelanjutan nya?? simak terus cerita LOVE MY SELF
jangan lupa dukung author yha.. dengan cara like komen dan vote author sebanyak banyak nya.. agar author juga semangat untuk up setiap hari nya.
•
•
•
•