LOVE MY SELF

LOVE MY SELF
pindah ke rumah baru



malam itu setalah semua acara pernikahan ifa dan rehan selesai..


mereka berdua langsung menuju ke rumah baru mereka. tentunya dengan mengendarai mobil pernikahan mereka. yang di beli kan khusus oleh tuan masundra dan tuan aditya..


sesampai nya di rumah baru mereka.. ifa sedikit terkesan dengan rumah yang akan dia tempati.. begitu sangat indah.. tidak lupa ada sebuah lapangan basket, tempat latihan pedang, latihan memanah, dan tempat latihan bela diri di dekat halaman rumah nya.


ada sebuah kebun dan taman bunga. yang membuat ifa sangat senang..


"pak bawa semua barang barang yang ifa bawa. ke dalam" kata rehan


"baik den." kata pak zaki


"kenapa lo masih berdiri di situ,? ayo masuk.." ajak rehan


ifa hanya menurut dan masuk bersama rehan..


ifa langsung di ajak rehan . untuk menuju kamar mereka yang berada di lantai 2.


alangkah terkejut nya ifa. dari setiap penjuru sudut kamar mereka di desain khusus seperti kamar ifa.


bahkan tata letaknya sangat sama persis..


tak lupa rehan membelikan boneka buaya kesukaan ifa.


ketika ifa hendak mengambil koper nya yang ada di dekat almari.


rehan menarik tangan ifa hingga membuat jarak mereka berdua benar benar sangat dekat..


"lo mau ngapain?" tanya rehan


"ge.. ge.. gw mau beresin baju.. sekalian gw mau mandi. gw ge.. gerah.." kata ifa dengan terbata bata


"biarin aja.. biar besok mbok ina yang beresin.. lo tidur aja.. gw tau lo capek.." kata rehan sambil melonggarkan jarak mereka berdua..


tapi, ifa tidak memperdulikan kata kata rehan.


ifa tetap saja. membereskan barang barangnya setelah ifa mandi.


di kamar mereka berdua di desain begitu sangat indah.. dan kamar mereka berdua juga sangat luas..


ketika rehan keluar dari kamar mandi rehan melihat ifa yang sedang sibuk mengemas i barang barang nya..


"gw bilang tadi apa..? tidur ifa.. ini udah larut.. noh tengok jam berapa..?" tanya rehan sambil mengeringkan rambutnya


"lo kalau mau tidur duluan tingal tidur. gw masih sibuk.. toh juga besok masih libur 1 hari " kata ifa tanpa menoleh sedikit pun ke arah rehan


pada awal nya rehan ingin menunggu ifa selesai beberes tapi, karena rehan sudah sangat lelah. rehan jadi ketiduran.


setelah ifa selesai beberes.. ifa melihat jam


waktu sudah menunjukan pukul 3 pagi.


ifa melirik ke arah rehan dan melihat rehan. yang sudah tertidur pulas..


karena ini adalah pertama kali nya ifa harus tidur satu ranjang dengan laki laki yang tidak memiliki hubungan darah dengan ifa. ifa sangat grogi. akhirnya ifa memilih tidur di sofa.


ke esokan pagi nya karena ifa terlalu capek. ifa bangun kesiangan..


ketika rehan bangun dan meraba raba samping tempat tidur nya. ia tidak menemukan ifa. malah yang rehan temukan hanyalah boneka buaya nya saja..


ketika rehan bangun. rehan sangat terkejut melihat ifa yang tertidur pulas di sofa..


"bodoh sekali anak itu.. kenapa coba malah tidur di sofa.." kata rehan kepada dirinya sendiri dengan kesal.


tidak lama kemudian. ifa terbangun dan meregangkan tubuhnya.. karena ifa tidak terbiasa tidur di sofa.


" jam berapa ini?" tanya ifa kepada rehan


"lo kenapa tidak tidur di kasur ha?" tanya rehan dengan kesal


"gw gengsi tidur ama lo.." kata ifa


"serah lo dah.. dengar gw sekarang suami lo. dan lo istri gw.. jadi, lo harus patuhi setiap kata kata gw.." kata rehan sambil melipat kedua tangan nya


ifa hanya merasa kesal.. kenapa ifa harus berada di posisi ini..


setelah ifa selesai membersihkan diri nya. ifa langsung turun ke bawah.


ifa menuju ke dapur dan melihat pembantu yang sedang sibuk di dapur.


"pagi mbok." sapa ifa


"pagi non" sapa kembali mbok ina


ifa mengambil beberapa sayuran dan ikut membantu mbok ina memasak


"jangan non.. biar simbok aja yang kerjakan.." kata mbok ina sambil melarang ifa melakukan pekerjaan nya


"mbok.. ini juga tugas saya.. jadi, mbok ina jangan larang saya.. aku mohon.." kata ifa sambil memohon


"baik lah jika itu permintaan non ifa." kata mbok ifa sambil melanjutkan memasak..


setelah semua masakan nya selesai ifa dan mbok ina menyiapkan nya di meja makan..


"non.. non mau ke mana?" tanya mbok ina yang melihat ifa beranjak pergi


"ah.. aku ingin pergi ke taman bi.. " kata ifa


"tapi, non belum sarapan.." kata mbok ina karena mencemaskan ifa


"nanti ketika saya lapar, saya akan ambil sendiri bi." kata ifa sambil bergegas pergi


"mbok istri saya di mana?" tanya rehan sambil meraih gelas


"nona muda ada di taman tuan muda" kata mbok ina


"ngapain dia ke taman..? dia sudah sarapan?" tanya mbok ina sambil meneguk air minum nya.


"belum tuan.. kata nona muda. nona muda tidak lapar.." kata mbok ina. seketika membuat rehan kesal.


rehan langsung menuju ke taman. dia melihat ifa tengah melamun di dekat kolam renang..


"hei.." teriak rehan membuat ifa terkejut


"apa?" tanya ifa dengan memasang wajah datar nya


"ayo sarapan dulu.." kata rehan


"lo aja sendiri.. gw gak lapar.. ntar kalau gw lapar gw bisa siapin sendiri" kata ifa sambil memain kan air di kolam.


"lo tu keras kepala bangat sih.. " kata rehan dengan kesal..


akhirnya karena rehan kesal. rehan langsung menggendong ifa menuju meja makan.


"apa yang lo lakuin.. turunin gw.." kata ifa yang meronta minta di turun kan


"turun saja sendiri.." kata rehan sambil membawa ifa ke meja makan.


setelah sampai di meja makan rehan langsung menyuruh ifa duduk. dan makan bersama rehan..


karena ifa sudah malas meladeni orang seperti rehan akhirnya ifa pasrah saja.. ifa sarapan pagi bersama rehan..


"lo makan dikit amat kayak kucing.. biasanya lo kalau makan gak sedikit itu.." tanya rehan


"kan gw sudah bilang gw gak lapar" kata ifa dengan kesal..


"setelah makan gw mau ajak lo keliling di rumah ini.. gw udah siapin kejutan buat lo" kata rehan


namun ifa tidak menanggapi kata kata rehan


setelah ifa dan rehan selesai makan.. rehan mengajak ifa ke lantai tiga..


"gw siapin ruangan ini khusus untuk lo" kata rehan sambil membuka kan pintu ruangan itu.


seketika ifa yang melihat ruangan itu langsung tersenyum bahagia..


"beneran lo siapin ruang audio ini untuk gw.." tanya ifa dengan senyuman manis nya


rehan hanya menganggukan ucapan ifa .


"ini ruang kerja gw.. jadi, gw biasa kerja di ruangan ini.. " kata rehan sambil menunjukan ruang kerja nya.


"ini ruang gym gw.. kalau lo mau ikutan nge gym gak usah pergi jauh jauh.." kata rehan sambil menatap wajah ifa yang tersenyum bahagia.


lalu rehan mengajak ifa turun ke kamar mereka sendiri karena tadi malam rehan belum sempat menjelaskan kamar mereka berdua kepada ifa..


"ini kamar kita.. sengaja gw desain seprti kamar lo.. disini ada etalase.. dan semua pedang ini adalah pedang yang gw beli khusus.. ini rak perhiasan lo.. ini meja rias lo.. dan sudah ada beberapa make up yang sering lo pakek.. ini piano warna putih Kesukaan lo..


di sebelah sini ada sofa untuk bersantai..


di sini ada kursi jika lo mau nonton tv dan main ps..


gw sengaja siapin sebuah tempat khusus di dekat jendela ini.. kala kala lo bosan. lo bisa lihat pemandangan dari sini.." kata rehan panjang kali lebar.


tiba tiba ifa menangis.. melihat semua yang sudah rehan persiapkan untuk ifa..


"gw gak nyangka lo bisa sedetail ini..." kata ifa sambil mengusap airmata nya..


"gw lakuin ini semua.. biar lo bahagia.. gw gak mau bikin cewek nangis. dan satu hal lagi.. gw udah siapin ruang latihan dance untuk lo di bagian pojok itu.. jadi, lo bisa setiap saat latihan. dance.." kata rehan sambil menatap ifa.


setelah itu rehan mengajak ifa ke lapangan .


"gw siapin lapangan basket. untuk lo dan gw main basket.." kata rehan membuat ifa bingung


"lo main basket?" tanya ifa dengan heran


"iyaa. gw pemain basket.." kata rehan..


"dan ini tempat latihan lo main pedang, dan bela diri.." kata rehan


"trus yang itu apa.. kalau dari pandangan gw sih itu lapangan untuk latihan memanah ya?" tanya ifa


"iya.. itu tempat gw latihan memanah.. kalau lo mau gw bisa ajarin lo.." kata rehan


"ayo ajarin sekarang.." kata ifa sambil Menarik tangan rehan..


dari kejauhan mbol ina melihat kedekatan ifa dan rehan


"romantis nya mereka berdua.." kata mbok ina pada diri nya sendiri..


rehan mengajarkan ifa memanah . dengan telatenn...


ifa juga dengan waktu yang singkat langsung bisa menguasai apa yang di ajarkan Rehan..


bersambung...


jangan lupa dukung author dengan cara like komen dan vote author sebanyak banyak nya...


selamat membaca