
Tidak terasa pertarungan di arena 6 hari berlalu, semua peserta sudah terlihat kelelahan , sering pertempuran terus berlanjut Rin Yu Melawan Qian Tao ,Di awal Rin Yu berhasil menekan Qin Tao namun seiring waktu berjalan semua gerakan Rin Yu Berhasil dibaca oleh Qin Tao ,Qin Tao seorang pendekar tombak yang tidak ada kata menyerah memperlihatkan semangat nya bertarung .
Setelah beberapa jurus ,Rin Yu mengeluarkan jurus terkuat nya “ Badai bunga .” Ribuan bunga seketika memenuhi Arena,Rin Yu pun melancarkan serangannya ke arah Qin Tao .
Serangan kuat Rin yu berhasil membuat Qin Tao jatuh dengan luka di sekujur tubuh nya ,saat ini Qin Tao merasakan rasa perih sekujur tubuh nya akibat serangan besar Rin Yu.
“Menyerah lah , aku tidak akan membunuhmu.” Ucap Rin Yu .
Qin Tao “ bahkan matiku Tidak ada kata menyerah , Meskipun aku mati terbunuh Disini bunuh aku atau aku yang membunuhmu.” Teriak Qin Tao
Orang orang yang mendengar ucapan Qin Tao , mereka merasakan jiwa Qin Tao sangat kuat ,tekanan batin terasa di benak Rin Yu.
Rin Yu langsung melesat cepat dan muncul di hadapan Qin Tao ,Rin yu mencengkeram Leher Qin Tao dan membanting kan nya ,”Traak.” Suara patah tulang terdengar, Qin Tao terguling ke belakang ,kiri kepala berceceran darah .
“Kecuali membunuhku maka pertarungan akan berakhir,aku tidak akan menyerah ,Aku rela mati daripada hidup dengan penyesalan.” Teriak Qin Tao
“Kamu yang memaksaku.” Ucap Rin Yu, “Badai bunga.” Rin yu pun langsung melancarkan serangan ke arah Qin Tao.
“Aaaaaaaaaaaaaaaaa.” Suara jeritan kesakitan memecahkan telinga ,yaitu dari suara Qin Tao yang menerima Serangan secara terbuka .
Perlahan tubuh Qin Tao di selimuti ribuan bunga ,”apakah aku akan mati ,tidak apa , selamat tinggal semua .” Gumam Qin Tao dengan perasaan pasrah tak berdaya .
Semua penonton tegang , mereka semua melihat detik detik Kematian Qin Tao,”dia akan mati.” Ucap salah satu penonton.
Saat tubuh Qin Tao di bungkus ribuan bunga , lonjakan energi Keluar secara tiba , tekanan yang begitu kuat membuat peserta di sekitar mundur beberapa langkah.
Bunga yang membungkus Qin Tao hancur menjadi serpihan cahaya , Sosok pria terlihat berdiri dengan tombak di tangan kanan nya ,jubah emas dengan simbol petir perlahan muncul di tubuh Qin Tao dan tombak nya berubah menjadi Tongkat Terbuat dari Petir alam.
Qin Tao pun langsung melesat seperti kilat sambil mengayunkan Tombak nya ke arah Rin yu ,”Raja Bunga.” Perlahan bunga muncul menahan serangan Qin Tao ,Namun bunga itu hancur tombak pun menghantam Bahu kiri Rin Yu dan juga membuat Rin yu mundur beberapa langkah .
“Kuat sekali .”gumam Rin Yu
Tidak diduga Qin Tao muncul di belakang Rin Yu ,”serakk.” tangan kiri Rin Yu Terpotong oleh tombak Petir Qin Tao .
“Aaaaaaaaaaaaaaaaa .”suara teriakan terdengar sangat keras .
“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA.” Sekali lagi teriakan memecah kan Telinga ,Tangan kanan Rin Yu dipotong ,Jantung semua orang berdetak kencang melihat kejadian ini .
“Bagaimana ?apakah sakit.”ucap Qin Tao
Disisi lain Wei jin menghentikan pertarungan nya ,dan mengalihkan pandangannya ke arah suara teriakan keras itu ,”Rin Yu .” Wajah Wei jin Memerah marah .
“berani nya kamu.” teriak Wei jin .
Ketika Qin Tao mau menusuk jantung Rin Yu , Wei jin muncul dan Menangkap Mata tombak dengan tangan kosong “Akulah yang akan membunuhmu.”ucap Wei jin dingin .
Saat Wei jin berhadapan dengan Qin Tao,dari arah belakang Kun liong Melesat “berani nya kah mengabaikan ku .” Sambil menodongkan kedua pedang nya , Menyadari itu Wei jin mengangkat 1 kaki kanan nya “ Tendangan ganda .” , Dalam sekejap tabrakan energi menyapu debu di disekitarnya .
“pecah.” Teriak Wei jin , Qin Tao mundur Ke belakang begitu juga dengan Kun liong , Wei jin mengalihkan pandangannya ke arah Rin Yu “Bertahan lah .” Setelah berkata Wei jin menggendong Rin yu Ke pinggir arena , perlahan Wei jin meletakkan Rin yu dan iya berbalik menatap Tajam ke arah Qin Tao.
Bersambung