
Dunia Dewa sudah tidak terlihat lagi adanya pertempuran, mayat mayat dimana dan bangunan hancur tak tersisa .
Perlahan pintu dimensi mulai terbuka , terlihat beberapa sosok keluar dari pintu tersebut yang tidak lain adalah Ratu lebah ,Lu Sian, Lou Yan,Dan beberapa prajurit.
Setelah beberapa saat pandangannya teralihkan ke sosok Louren yang pingsan secara terduduk sambil bertumpu pada pedangnya, semua orang yang melihat langsung berlari ke arah Louren .
"Tubuhnya masih hangat ." Ucap Lu Sian sambil memeluk anaknya,"pasukan segera cari prajurit yang selamat ."ucap ratu lebah .
Lou Yan " ayo kita bawa Louren sekarang ke dunia kecil untuk di rawat."
Lou Yan perlahan menggendong Louren dan berbalik pergi bersama Lu Sian ,Ratu lebah memutuskan berada di dunia dewa bersama pasukan untuk mencari prajurit yang masih hidup .
Disisi lain di jalur Ruang dan Waktu terjadi pertarungan sengit antara guru Woh melawan sosok misterius yang berusaha menerobos jalur Ruang waktu dunia kecil,
"Boleh juga ."ucap guru Woh sambil menahan Serangan beberapa musuh di depan nya ,lalu ia memutar badan nya "tehnik bertarung 9 bintang ." Ucap Guru Woh dingin ,saat Merapalkan Jurus tersebut ruang kehampaan bergetar hebat dan aura yang dikeluarkan guru woh merobek semua jalur dimensi .
"Gerakan bintang pertama Tarian badai angin." Guru Woh Langsung memperlihatkan gerakan dengan sangat Cepat dan langsung membombardir Puluhan musuh di depan nya.
kelompok misterius itu langsung merapalkan sebuah jurus formasi yang memperlihatkan ratusan tulisan di Kehampaan "死亡波." (Gelombang kematian.) ,"Kalian kira aku tidak punya jurus seperti itu ." Ucap guru Woh sambil merapalkan jurus yang mirip dengan musuh di depan nya .
"akan aku perlihatkan apa Itu gelombang sesungguhnya."ucap guru Woh di Dingin,
"DUAARRRR " ledakan besar di jalur ruang dan waktu membuat jalur dimensi hancur , kini tidak ada yang bisa kembali dari mereka untuk saat ini .
"Cepat katakan dari mana kalian berasal ,kalau tidak aku akan benar benar membunuh kalian ." Ucap guru Woh serius , setelah beberapa saat semua lawan nya tak mengatakan sepatah kata apapun .
"Baiklah jangan salahkan aku Kalau Kalian semua mati." Ucap Guru Woh serius
"Jiwa Pedang Tingkat Galaxy ." ,"Tebasan pembelah Matahari ."."Langkah Cahaya." "teknik bertarung Kitab 1000 Bintang ." Teriak guru Woh mengeluarkan semua jurus nya secara bersamaan ,kini Jalur dimensi benar benar sudah hancur akibat Lonjakan energi yang terlalu kuat.
"Berlutut atau kuhancurkan kalian ."teriak guru Woh ,namun puluhan sosok tersebut masih saja melawan dan mereka membentuk formasi yang sangat rumit . Setelah beberapa saat formasi sosok misterius itu memunculkan sebuah belati yang mirip dengan yang guru Woh dapat waktu bersama Louren.
"Kalian , ternyata bangsa itu ya ." Ucap guru Woh ,lalu Guru woh memperlihatkan sebuah pisau kecil kepada mereka lalu berkata "apakah ini yang kalian cari, langkahi mayat ku terlebih dahulu." Setelah mengucapkan itu guru Woh melancarkan semua jurus nya secara bersamaan , sekelompok misterius langsung mengarahkan ribuan pisau ke arah guru Woh .
Guru Woh dengan jurus andalan nya dengan mudah menghindari semua serangan tersebut dan membunuh satu persatu musuh di depan nya.
Disisi lain Dunia 9 Bintang
"Aku merasakan kekuatan nya ,woh masih hidup." Ucap adik laki laki nya ,"tapi sepertinya jauh sekali energi itu." Ucap adik yang satu nya .
Bersambung