Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Kepulangan Eras dan Huatan,Adu kecepatan terbang



Kepulangan Eras dan Huatan


Dunia Baru Louren terlihat orang orang melakukan aktivitas masing masing , keluarga istana juga sedang melakukan tugas tugas yang sudah di susun oleh ratu lebah.


Kini desain Bangunan Dunia baru sedikit berbeda ,di setiap rumah nya harus di letakkan bunga Edelweis .


Ratu lebah juga Mendekorasi Istana dengan Bangunan emas berlapis batu giok ungu dan lukisan lukisan perjalanan Cerita Louren dan orang orang dunianya ,Tidak hanya sampai disitu Lantai istana di buat seperti cermin yang memantulkan bayangan seseorang ketika melangkah.


Sedangkan pemimpin kapal juga Mendekorasi kapal kapal nya dengan tampilan dinding kapal berlukis 4 tokoh yang tidak lain Huatan , Louren, Eras dan Ashura,Hal ini dilakukan atas perintah Louren sendiri sebelum berangkat ke dunia dewi .


Setelah beberapa saat Dunia semua orang dunia baru dihebohkan dengan getaran bumi ke seluruh wilayah , terompet menggenggam keseluruh dunia baru .


"Siapkan seluruh pasukan pertahanan ." Ucap Ratu lebah


"Baik ." Jawab jendral


"Apa lagi ini ?" Ucap pemimpin assassin


"Seperti nya akan ada perang ." Ucap Ling San


Setelah beberapa saat semua pasukan sudah berbaris rapi di atas langit dunia kecil , Perlahan pintu dimensi terlihat di langit langit saat itu juga ratu lebah berkata " serang." Ribuan anak panah melesat ke arah pintu dimensi .


Disisi lain terlihat Huatan dan Eras sedang meminum arak , "Ada seorangan ."ucap Eras


Huatan yang mendengar itu langsung Merapalkan segel tangan lalu berkata " gelombang kejut Tingkat Galaxy."


"DUARRRRR ."ratusan ribu anak panah hancur tersapu gelombang angin yang dikeluarkan Huatan.


Disisi lain ratu lebah ingin melancarkan serangan berikutnya, Namun Suara Ashura terdengar "tunggu , turunkan senjata kalian." Ucap Ashura


Perlahan terlihat 2 Kapal Keluar dari gerbang dimensi dan saat itu juga Melodi kecapi terdengar ,di atas atap terlihat 2 orang sedang duduk yang tidak lain adalah Huatan dan Eras.


"Itu ,itu adalah Huatan dan yang satu nya ?" Ucap Jendral utama


"Eras."jawab Ashura


"Benarkah , akhirnya mereka kembali." Ucap Ratu lebah ,


Perlahan Sosok Tampan dari dunia surga berjalan di kehampaan lalu berkata


"Semua nya aku pulaaaaang ."teriak Eras


"Aku juga pulang ."teriak Huatan


Setelah semua orang mendengar itu seluruh dunia baru Louren membungkuk dan memberi hormat kecuali Ashura,


"Berdirilah ." Ucap Huatan .


"Selamat datang." Ucap semua orang .


"Wah Dunia ini sungguh megah ."ucap Eras


"Eras apakah itu kamu ?"tanya Ratu lebah


"Iya ,emang ada apa ?" Tanya balik Eras


"Penampilanmu sungguh berubah ." Ucap Ratu lebah


"Haha , sepertinya kekuatan kalian meningkat?" Ucap Ashura


"Tentu saja ,aku sudah mencapai target yang ditentukan sebelumnya." Jawab Huatan


Setelah beberapa saat mereka pun segera berbalik menuju istana untuk makan bersama , orang orang kini berdatangan untuk bisa menemui Eras dan Huatan .


Namun Ratu lebah menentukan jadwal untuk pertemuan besar besaran setelah Louren juga datang .


********


Di aula makan terlihat beberapa orang sedang menikmati makanan bersama dan sebagian hanya duduk bersantai,


"Bagaimana di dunia mu Huatan ?" Tanya Ashura


"Ya begitulah ,cuma sekarang terlihat lebih damai aja."jawab Huatan simple


"Kalau kamu Eras ?" Tanya lagi Ashura


"Aku melewati ujian Akhir Di goda puluhan bidadari ?" Ucap Eras


"Apa ?" Ucap jendral utama sambil Terdesak


"Ya agar bisa lolos ujian harus bisa menahan godaan puluhan bidadari itu." Ucap Eras sambil menjelaskan


"Luar Biasa. " Ucap Pemimpin Assassin


"Kalau begitu aku mau kesana nantinya ." Ucap Ling San


"Eh kamu masih kecil tidak boleh atau aku akan mengikatmu di depan istana."ucap Ratu lebah Mengancam


"Ah bibi kan aku juga butuh istri , bagaimana Bibi saja jadi jadi istriku ."ucap Ling San


Semua orang yang mendengar itu tersedak makanan mereka,


"Bagaimana bisa ,usiamu jauh beda ." Ucap Pemimpin Assassin


"Bilang aja paman cemburu ,iya kan?" Ejek Ling San


Setelah mendengar itu mereka pun langsung kejar kejaran mengelilingi istana , orang orang yang melihat itu hanya tertawa kecil lalu Wei jin berkata "benar juga kenapa bibi tidak menikah dengan Ling San ." Ucap Wei jin


"Eh kamu mau ku hajar ya ."ucap Ratu lebah sambil mengangkat gelas nya


"Ampuni aku bibi." Teriak Wei jin


Tidak lama kemudian orang orang mulai berbalik pergi untuk beristirahat , Sedangkan Huatan ,Eras dan Ashura pergi ke halaman belakang.


Di halaman belakang ,


"Bagaimana kita adu kecepatan." Ucap Eras sambil menantang


"Sombong sekali ." Ucap Ashura


"Baiklah kalau begitu kita terbang dari sini dan sampai kesini lagi setelah menyusuri dunia baru ini."ucap Huatan menjelaskan .


Setelah mendengar itu Huatan,Eras ,Dan Ashura mengambil Kuda dan langsung mengeluarkan sedikit energi .


"Kecepatan Suara."ucap Huatan


"Langkah angin."ucap Ashura


"Gerakan Awal tingkat galaxy."ucap Eras


Setelah merapalkan sebuah jurus mereka langsung menghilang dari tempat mereka berdiri sebelum nya, semua mengalihkan pandangannya mereka ke arah 3 sosok yang Melesat seperti bintang jatuh .


"Mereka, ternyata tidak mengajak ku."ucap pemimpin assassin


"Ya kamu mana tahan, mereka memiliki basis kekuatan puncak."ucap pemimpin kapal


Disisi lain Eras mengeluarkan sebuah rantai dan menarik Ashura dan Huatan ke belakang ,


"Haha sekarang giliran ku memimpin."teriak Eras Mengejek


"Kamu masih sama seperti dulu selalu saja curang ." Teriak Ashura kesal


"Kamu kira aku tidak punya ." Teriak Huatan sambil Merapalkan sebuah jurus lalu berkata "Menghentikan waktu." setelah mengatakan itu Eras terhenti lalu Ashura dan Huatan melesat melewati nya .


"Tekanan Galaxy " ucap Ashura , Setelah mengeluarkan jurus Huatan terhenti dengan tekanan kuat di tubuh nya .


"Aku memimpin hahaha." Ucap Ashura


Pertarungan sambil Melesat pun terjadi di langit langit yang meninggalkan jejak asap ledakan , Dari belakang mereka Terlihat 1 Sosok melesat dengan cepat "langkah Kegelapan Sayap Hitam." Ucap pemimpin assassin.


"Huuuuuu Ssssssss." Dalam hitungan detik Pemimpin Assassin melewati Huatan, Eras dan Ashura .


"Kalian lambat ." Ejek pemimpin assassin


"Sialan ." Teriak mereka bertiga


"Sayap Phoenix Emas."Ucap Ashura sambil melakukan segel tangan


"Sayap malaikat ." Ucap Eras sambil melakukan segel tangan


"Tubuh Panah menjadi Satu Tingkat Galaxy bintang 9."ucap Huatan


Setelah merapalkan Segel tangan kecepatan mereka meningkat 4x lipat ,kini Awan terbelah akibat Kecepatan yang mereka perlihatkan .


"Sialan mereka mengeluarkan jurus andalan ." Ucap pemimpin assassin panik


"Paman akhirnya kami mendapatkan mu ." Ucap mereka bertiga secara dingin


Pemimpin assassin pun berhasil dilewati oleh mereka ,Namun setelah berhasil melewati pemimpin assassin 1 sosok Melesat dengan kecepatan tak bisa di masukan ke logika .


"Paman Lou Yan ,dia mengejar kita ." Ucap mereka bersamaan


"Mau lari ya hahaha ?" Ucap Lou Yan dengan dingin


"Sayap Pelangi 3 Warna ."


"DUARRRRRRRRR." Setelah merapalkan jurus kehampaan dibuat Robek oleh kibasan Sayap 3 Warna.


"Kecepatan ini Tingkat semesta ." Ucap Ashura


"Luar biasa ,tapi ayo kita Melesat cepat ."


Lou Yan pun mengimbangi kecepatan mereka bertiga , dengan Pura pura tidak bisa melewati Huatan,Eras.Ashura .


Namun setelah beberapa saat Dari belakang terlihat sosok yang tidak menggunakan sayap Melesat cepat hampir tidak bisa di ikuti oleh mata ,


"Ayo kita beradu kecepatan ."ucap Guru Woh


"Wah wah sepertinya nya aku harus menambah kecepatan."ucap Lou Yan


"Sayap 3 Warna tingkat Semesta tahap menengah ."ucap Lou Yan dengan keras


"Teknik meringankan tubuh butiran debu Kecepatan semesta ." Teriak Guru woh


Saat itu juga kehampaan di langit robek akibat ledakan Jurus mereka,Kini Lou Yan Beradu kecepatan dengan Guru woh.


kini sosok mereka sudah tak terlihat dan hanya meninggalkan jejak ledakan saja, semua penduduk dunia baru Louren sangat senang melihat aksi dari keluarga kerajaan lalu bersorak memberi dukungan.


Bersambung