Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
turnamen bagian 2



Turnamen bagian 2


Di tengah arena Wei Jin yang memandang kecantikan wanita tersebut membuat iya sedikit lengah, Wei Jin yang sedang fokus memandang sosok cantik dari belakang pedang besar menghantam nya yang membuat Wei Jin terlempar.


“Aaaaaaaaa sial,tidak bisa melihat orang Bahagia. “


Wei Jin pun mencoba untuk bangkit, dan mencari orang yang menyerang nya tadi.


“ketemu. “ ucap Wei jin


Wei Jin menarik busur panah nya dan Mengincar pemuda membawa pedang Besar , pemuda tersebut bernama Jian Mu.


Jian Mu menyadari tanda bahaya iya langsung mengalihkan pandangannya ke arah Wei jin ,Wei jin melepaskan Busur panah nya ke arah Jian Mu , Jian Mu mengangkat pedang nya dan berusaha Menangkis serangan tersebut .


Jian mu mundur beberapa langkah ke belakang akibat Serangan yang dilancarkan Wei jin, Jian mu langsung melesat ke arah Wei jin .


Pedang besar mengarah ke arah Wei jin , dengan cepat Wei jin memutar tubuhnya ke samping “Tendangan ganda .” Duarrr ledakan Besar Terjadi di tengah Arena ,Jian mu yang tak sempat menghindar memuntahkan seteguk darah .


Semua penonton mengalihkan pandangannya ke arah Wei jin dan Jian Mu, Wei jin “ Langkah angin “ dalam sekejap muncul di hadapan Jian Mu ,wajah Jian Mu menjadi pucat melihat gerakan cepat Wei jin “Tendangan ganda .” Tendangan Wei jin mengenai perut Jian Mu ,Jian terlempar ke udara dengan memegang pedang besar Nya .


Melihat Jian Mu di Udara ,Wei jin penarik panah nya “Tombak panah Penghancur.” Seketika panah melesat ke arah Jian Mu ,Jian mu yang melihat itu langsung mengeluarkan jurus nya “Tebasan penghancur.”. DUARRR Ledakan terjadi yang membuat peserta lain nya mundur .


Setelah Jian mu berhasil Menahan serangan Wei jin ,Jian mu “peningkat energi.” Jian mu melemparkan pedang besar Nya ke arah Wei jin ,Wei jin melihat pedang ke arah nya ia langsung Melesat kan satu anak panah untuk Menangkis pedang itu .


Disisi lain Setelah Jian mu melemparkan pedang nya iya melesat ke arah Wei jin “Tinju Naga .”teriak Jian Mu , “langkah Angin, tendangan ganda.” DUARRR 2 ledakan dalam satu waktu terjadi , Pedang besar yang melayang di Udara melesat beradu kekuatan , disisi lain Jian mu dan Wei jin bertarung dengan sengit .


Kecepatan 2 orang membuat suasana pertandingan menjadi sengit , kilatan cahaya seperti benang terlihat di tengah Arena .


“Kamu cepat juga.”ucap Jian Mu


“Kamu juga begitu cepat.”jawab Wei jin


1 jam berlalu Dari kedua peserta tidak ada yang memperlihatkan kelemahan mereka saat ini , “panah jiwa .” Wei jin Menarik Busur nya dan mengarahkan ke Arah Jian Mu.


“gerbang kematian.” Teriak Jian mu


Benturan kekuatan terjadi yang membuat arena di tutupi kabut tebal .


Perlahan penonton bersorak melihat pertandingan yang di tampilkan Wei jin dan Jian Mu, pedang besar Jian Mu kembali ke tangan nya .


Perlahan Pedang Besar Jian mu di selimuti kobaran api , melihat itu Wei jin juga mengeluarkan jurus terkuat nya ,anak panah muncul secara perlahan yang .


“Tebasan api Phoenix.”Teriak Jian Mu


“Panah Naga pembelah Lautan.”teriak Wei jin


Jian mu pun menebaskan pedangnya di Udara yang mengeluarkan seekor phoenix api, Wei jin melepaskan anak panah nya ,anak panah yang melesat membentuk sosok naga .


“DUARRR.” Ledakan keras terdengar ,sekali lagi arena dipenuhi asap tebal ,semua penonton fokus memandang ke arah arena dan ingin melihat siapa pemenang dari pertempuran mereka .


Sosok Wei jin masih berdiri dengan panah di tangan nya , melihat itu Klan Yang bersorak gembira diikuti penonton lain nya .


Disisi lain di kursi VIP kepala kan memperlihatkan wajah marah nya karena tidak bisa menerima kelelahan perwakilan nya .


Disisi lain ,Wei jin mengalihkan pandangannya ke arah wanita cantik berselendang putih .


Melihat wanita itu dalam bahaya ,Wei jin langsung melesat ,dalam sekejap Wei jin muncul di Hadapan sosok cantik dan langsung menarik tangan nya untuk menghindari Serangan pedang terbang .


Di udara di atas arena 4 pasang mata Saling memandang,Wei jin menggendong Wanita cantik , tubuh nya berputar perlahan mendarat di atas arena .


“Terimakasih sudah menyelamatkan ku.”ucap Wanita itu


“Beraninya kalian mengabaikan ku .” Ucap pemuda


“Aku Tang yu tidak ada yang bisa lolos dari serangan pedang ku .”


Melihat Tang yu Merapalkan jurus kuat ,wajah Wei jin menjadi serius ,100 buah pedang terbang melayang di udara ,Wei jin dan wanita itu menjadi lebih serius .


Wanita cantik juga Merupakan sebuah jurus untuk melawan kekuatan besar , di sisi lain Wajah Huatan “jurus ini cukup kuat , apakah Wei jin bisa melewatinya.” .


Di tengah arena Tang yu melancarkan serangannya ke arah Wei jin “kamu mundur lah .”ucap Wei jin ke sosok Wanita itu , 100 pedang terbang melesat ke arah Wei jin ,Wei jin pun langsung menggunakan “Langkah angin.” .


Saat ini Wei jin hanya bisa menghindari 100 pedang yang mengejarnya “apa yang harus aku lakukan ,aku tidak mau mati . “gumam Wei jin


Jantung semua orang berdebar melihat pertarungan ini,tang yu yang sudah geram berusaha menusuk jantung Wei jin , salah satu pedang berhasil lolos menembus perut bagian kiri Wei jin ,sebetan kedua di tangan kiri Wei jin , selanjutnya di Kaki nya ,Wei jin berteriak kesakitan .


Huatan terdiam Tanpa sepatah kata pun ,wajahnya menjadi Pucat melihat Wei jin menerima Serangan kuat , sedangkan penonton tidak berani Berkata apapun .


Wei jin terduduk tak berdaya,namun ketika tang yu ingin memenggal kepala Wei jin ,arena dipenuhi mawar putih yang Berduri , melihat itu tang yu dibuat mundur “ Sial ,aku akan membunuhmu lebih dulu.”ucap Tang Yu


Ratusan pedang di arahkan ke sosok cantik,pedang terbang yang sangat kuat mampu menekan kekuatan mawar putih , setelah segel mawar putih Hancur ratusan pedang merobek daging daging wanita itu .


Wanita cantik berteriak dengan histeris menahan tebasan ratusan pedang yang di terima nya ,wajah cantik nya di penuhi darah nya sendiri .


Penonton yang melihat kejadian itu , tidak ada yang berani menyinggung tang yu , disisi lain suara pelan terdengar “Cukup ,aku tak akan kalah.”ucap Wei jin sambil mencoba berdiri


“Aaaaaaaaaaaaaaaaa, Jurus Ke Tingkat 10 .”


Wei jin berteriak dengan keras yang membuat semua orang bergidik mendengar nya ,keinginan hidup Wei jin Sangat besar , setelah merapalkan jurus tubuh Wei jin melayang di kehampaan dan perlahan lingkaran besar tercipta , busur panah yang sangat besar keluar dari lingkaran yang dibuat Wei jin .


Di kursi VIP semua orang Terkejut melihat jurus itu “jurus ini ,ini adalah salah satu jurus yang tertulis di cerita perang kuno .”ucap salah satu tetua


“Duar,duar,duar.”ledak besar terdengar dari arah arena Wei jin menyerang tang yu secara membabi buta ,saat ini kemarahan Wei jin memuncak .


Tang yu terus berusaha menghindar “pedang terbang jiwa pedang.”ucap tang yu , setelah itu 100 pedang Terbang Melesat ke arah Wei jin ,namun Wei jin dengan gila gila an Menyerang dengan panah besar ke arah tang yu.


100 pedang terbang hancur saat berbenturan salah satu panah yang dilancarkan Wei jin ,saat ini arena sudah hancur Akibat pertempuran 2 orang ,para peserta yang lain memutuskan untuk menyerah dan sebagian mati tidak bisa melarikan diri ,di arena saat ini hanya berjumlah 3 orang .


Ekspresi Tang yu berubah seketika “pedang terbang Jiwa pedang.”ucap Tang yu dengan jurus yang sama ,namun dia terlalu lambat.


panah dengan energi kuat melesat ke Arah tang yu,tang yu yang tidak sempat menghindar “DUARRRR.” Turnamen bergetar hebat ,lubang besar tercipta di tengah arena ,Tang yu tewas terkapar .


Wei jin pun menekan kekuatan nya dan perlahan kesadaran nya pulih,Wei jin berusaha melangkah ke arah wanita tadi “sudah selesai .”ucap Wei jin


“Terimakasih.”jawab wanita itu


Perlahan Wei jin membantu dia berdiri , seketika sorakan penonton pecah ,dengan bangga Wei jin dan wanita itu berdiri ,Wei jin mengalihkan pandangannya ke arah Huatan , Huatan memberikan senyuman Kepada Wei jin.


“Turnamen kali ini dimenangkan oleh Wei jin dan perwakilan mawar putih.”ucap sosok tua


“Turnamen hari ini selesai ,dan dilanjutkan Minggu Depan.”


Semua orang pun segera bubar dan pulang ke rumah masing masing,Wei jin pun berjalan menghampiri Huatan ,begitu pula wanita tadi .


Tetua Yang berjalan dengan tergesa gesa “ini peralatan medis dan obat, segera pulihkan luka luka mu “ucap tetua yang dengan Panik melihat keadaan Wei jin.


“Terima Kasih.”ucap Wei jin


Setelah Wei jin di sembuhkan, mereka segera pulang ke klan Yang .


bersambung