Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Konflik para murid perempuan dan laki laki



Setelah perkenalkan semua murid akhirnya bubar, Wei Jin di antarkan ke kamar dan mendapatkan seragam bercak Lingkaran putih hitam.


“kamu terlihat Tampan bocah. “ucap Huatan


“ah kakek. “jawab Wei Jin sambil tertawa


“aku mengakui kata pangan mu tapi ingat, jangan pernah mempermainkan hati wanita. “ucap Huatan


“iya kakek, aku tidak berani. “


“bagus, kalau kamu melukai hati wanita maka kamu tak akan bisa hidup lagi di kehidupan selanjutnya itu hukum alam begitu Juga sebaliknya perempuan yang mempermainkan laki laki.”


“baik kakek, aku berjanji tidak akan begitu. “jawab Wei Jin


Malam pun tiba, Huatan dan Wei Jin pergi ke ruang makan untuk makan bersama murid lain nya.


Perlahan sosok pria muda tampan terlihat di depan pintu yaitu Wei Jin menggunakan jubah clan yang di berikan tetua yang.


“aaaaaaaaa Tampan sekali calon suamiku. “teriak salah satu murid perempuan


“aaaaaaaaa suami ku datang.” ucap perempuan lain nya


Wei Jin yang melihat kejadian itu kebingungan, iya pun melangkah dengan malu malu.


“aaaaaaaaa dia pemalu dan juga tampan. “ ucap murid perempuan yang lain


Huatan yang melihat keadaan Wei Jin berusaha menahan tertawa nya “rasakan kamu bocah ha ha. “gumam Huatan


Salah satu murid perempuan menghampiri Wei Jin “ maukah makan bersama ku. “ ucap perempuan cantik itu, Wei Jin pun menjawab “maaf nona, aku ingin bersama kakek ku. “


“baiklah kalau begitu, salam kenal ya. “perempuan itu pun berbalik meninggalkan Wei Jin


“bergabung lah dengan murid laki laki. “ucap Huatan


“baik kek. “ jawab Wei jin


Salah satu murid perempuan yang Mendengar itu langsung membuka mulut nya “Apa kata mu? “ucap murid perempuan itu


“hai hai dia sedang marah, ayo kita lanjutkan makan. “ucap murid laki laki tersebut


Wanita itu tadi langsung duduk dengan menahan rasa kesal nya, “awas kau nanti ya. “gumam murid perempuan.


Mereka pun melanjutkan makanan nya, setelah beberapa saat semua murid pulang ke kamar masing masing, begitupun dengan Wei Jin dan Huatan besok mereka mengikuti turnamen.


Di dalam kamar suara tua terdengar di telinga Wei Jin “seperti Nya kamu akan punya banyak istri nanti nya. “ejek Huatan


“ah kakek, aku tadi bingung sekali harus melakukan Apa. “ucap Wei Jin


“kamu cukup diam dan melihat, itu sudah cukup. “ jawab Huatan sambil tertawa


Mereka pun memutuskan untuk tidur dan beristirahat.


Disisi lain di kamar murid perempuan di adakan pertemuan, “ Penghinaan tadi harus kita balas ke murid laki laki. “


“benar, aku akan menghajar mereka. “


Terlihat sosok pemimpin dari geng murid tersebut duduk menghela nafas panjang, dia ada Yu bin murid tercantik sekaligus terkuat.


Yu bin “tenang lah Semua, jangan melakukan apapun tunggu perintah ku PAHAM. “ dengan tegas


Semua bawahan nya terdiam dan mengangguk setuju “pertemuan selesai, silahkan kembali ke kamar masing masing. “ucap yu bin


Semua murid perempuan pun kembali ke kamar mereka masing masing, disisi lain di kamar Wei Jin, Huatan sedang melakukan meditasi untuk meningkatkan kekuatan Jiwa nya, sedangkan Wei Jin tertidur pulas.


Butiran energi kecil menyelimuti tubuh Huatan, cahaya kelap kelip memutar mengelilingi tubuh Huatan saat ini.


Bersambung….