Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Perang Dunia III



Perang dunia III


Di Dunia dewa terjadi perang antar dunia ,pernah tersebut sudah berlangsung 1 bulan dan di antara dua kubu dunia kecil mendominasi pertempuran di antara kedua nya namun kekuatan Para dewa juga tidak kalah sehingga mampu membuat mereka bertahan dari tekanan dunia kecil .


Kini dunia kecil sudah mulai terlihat berantakan , ledakan terus terjadi , langit terlihat setengah ribak akibat serangan kuat dari beberapa tokoh utama .


Lu Sian atau bisa dipanggil ibu Louren Terus melakukan tugas nya hampir penuh waktu , karena banyak nya prajurit yang terluka . Sedangkan Ratu lebah sebagai ahli strategi hampir tidak ada pertarungan yang diamati ,langkah perang terus membuat semua Rencana berubah secara dadakan .


Sedangkan guru Woh tidak bisa bebas menggunakan kekuatan nya ,kalau ia menggunakan kekuatan maka Dunia 9 Bintang akan memburu nya . Alasan dunia 9 bintang memburu guru Woh karena semua kitab terkuat dan Metode bertarung tingkat tinggi dunia persilatan hanya guru Woh memiliki nya,kalau kitab tersebut jatuh ke tangan Dunia 9 Bintang makan Akan terjadi perang antara (Next Episode) .


Ratu lebah kini terlihat sedang duduk di atas kapal terbang sambil melihat ke arah pertempuran berlangsung , sekarang mata nya teralihkan kepada Eras "Masih berimbang ."gumam ratu lebah , setelah itu ia mengalihkan pandangannya ke arah Louren "Semua jurus mematikan namun tidak ada yang memperlihatkan kekalahan ."gumam ratu lebah ,dan yang terakhir terlihat Huatan Sedang merapal sebuah jurus yang membuat sekitar nya Bergelombang energi "Huatan ,kamu pasti bisa ."gumam Ratu lebah sambil menatap serius.


"Melodi Kematian." Ucap Huatan dingin ,dewa pasir yang sudah tidak berdaya dikeroyok Huatan dan tongkat Louren kini terikat oleh rantai langit .


Setelah mengucapkan melodi Kematian kecapi emas muncul dari Kehampaan Huatan langsung duduk bersila di kehampaan sambil memangku kecapi di kaki nya .


"Nada pertama ." Ucap Huatan , perlahan suara indah terdengar ke seluruh Dunia dewa ,saat semua orang mendengar nada kecapi yang begitu inda semua orang menghentikan pertarungan mereka dan melihat ke arah Huatan lalu melihat ke arah dewa pasir yang terikat Rantai.


Dewa petir "apa yang dilakukan orang itu ?"


Saat kaisar dewa memerintahkan pasukan nya ,semua pasukan nya sudah terhipnotis oleh alunan nada Indah Huatan namun tidak untuk dewa pasir .Dewa pasir mendengar alunan nada tersebut seperti merasakan kesedihan mendalam bahkan sampai membuat bagian lubang kepala (Telinga ,mata , hidung Mulut) nya mengeluarkan darah segar .


"Melodi kedua ."ucap Huatan pelan ,kini semua pasukan merasakan dirinya berada di Padang rumput yang luas bersama keluarga nya yang sedang bermain dan ada juga yang merasakan sedang bersama kekasih nya di Padang rumput . disisi lain dewa pasir merasakan Melodi kedua yang dimainkan Huatan adalah ketakutan, terpuruk, kesedihan mendalam, dan ia merasa melihat keluarga nya di bunuh secara sadis di hadapan dewa pasir .


"Melodi ketiga ."


Kini semua prajurit yang terhipnotis merasakan indah nya cinta dan kasih sayang ,gemma ke hati seluruh orang yang mendengar nya .Dewa pasir mendengar melodi ketiga perlahan tubuh nya seolah tidak terasa sakit, sadar nya kembali pulih dan tubuh nya perlahan menjadi serpihan cahaya "kematian atas kehendak Langit." Ucap Huatan pelan.


Kaisar dewa "aku akan membunuhmu ."


Louren " lewati aku dulu ." Sambil mengambil kembali tongkat nya .


Kini ingatan semua prajurit menjadi pulih ,saat itu juga pertempuran pecah kembali . sedangkan Huatan segera berbalik ke kapal Karena sangat kelelahan ,"bawa pasukan yang terluka kembali ke dunia kecil."ucap ratu lebah.


"Nak kamu kembali lah susul Ashura, kamu pasti sangat lelah."ucap ratu lebah. Huatan pun segera berbalik dan pergi.


Perlahan satu persatu prajurit yang terluka dibawa ke dunia kecil untuk di rawa oleh tim medis Lu Sian.