
Berangkat turnamen
Di depan rumah wei jin menunggu Kakek Huatan, sambil menoleh Sosok tua terlihat berjalan ke arah wei jin.
“kakek akhirnya kamu datang. “
“ah seperti aku terlambat. “ucap Huatan
“salam Tetua. “ucap Wei su dan istri nya
“salam Wei su, bagaimana kabar mu. “tanya Huatan sambil mengelus jenggotnya
“aku titipkan wei jin bersamamu. “ucap wei su
“tenang saja, tidak ada yang berani menyentuh dia selama aku masih hidup. “
“terimakasih selama ini sudah melatih anak kami. “
“baiklah, kalau begitu kita mulai berangkat. “ucap Huatan
Huatan dan wei jin pun mulai berangkat dengan berjalan kaki, setiap langkah mereka Menghiasi suasana wei su dan istri nya, rasa haru bercampur aduk saat ini.
“ibu aku Wei Jin akan mencapai dunia persilatan dan menjadi terkuat. “gumam wei jin
Setelah beberapa jam berjalan akhir nya Huatan dan wei jin sampai di kota terdekat, mereka segera mencari penginapan untuk beristirahat.
“nona aku memesan 1 kamar. “ucap wei jin
Wei Jin dan Huatan segera naik ke lantai dua, di depan pintu kamar sekelompok pria datang menghampiri Huatan dan Wei Jin.
“kamar itu untuk kami, kalau kamu ingin mengambil nya maka nyawa mu serahkan. “ucap pria besar dengan arogan
Wei Jin ingin melesat melancarkan serangan namun ditahan oleh Huatan “biar aku saja agar tidak menimbulkan keributan.”
Huatan langsung berbalik ke arah kelompok pria yang arogan tadi, ketika tatap Huatan bertemu dengan mereka ilusi pertempuran melawan para dewa muncul di pikiran mereka.
Wajah kelompok pria langsung terdiam setelah nya, “maafkan kami telah lanang,berikan hukum untuk kami. “ucap pimpinan kelompok
“tidak apa lain kali jangan seperti itu lagi, sekarang kalian pergi lah. “ucap Huatan
Wajah wei jin ternganga melihat kejadian itu lalu ia bertanya “ mereka kenapa? “ “entah, aku juga tidak tau, ayo masuk . “jawab Huatan singkat
Akhirnya mereka pun masuk ke kamar penginapan, sambil menunggu makanan datang Huatan menceritakan masa lalu nya kepada Wei Jin.
“dulu aku mempunyai 3 teman 2 laki laki dan 1 perempuan, basis Kultivasi mereka sangat bagus, di waktu perang pertama dunia ini aku bertemu mereka di medan pertempuran namun tidak sengaja kita semua saling melindungi bahkan nyawa taruhan nya, setelah peperangan sejarah pertama kami memutuskan berpisah dengan raga dan hanya menggunakan jiwa kami untuk hidup. “
“siapa nama mereka?”tanya wei jin
“pertama eras, dia dari ras iblis yang dihukum karena kesalahan leluhur nya di neraka terdalam, yang kedua ashura keturunan pemimpin pertama dunia dewa namanya dibuang ke dunia manusia, dan yang terakhir Louren wanita cantik yang dijuluki dewa perang 2 waktu prestasi nya selama hidup nya sangat lah luar biasa, loren adalah keturunan Dewi Agung penjaga cahaya, tapi sekarang aku tidak tahu dimana mereka berada. “
“emm seperti sudah 3 waktu aku hidup, sama juga teman teman lama ku mereka tak akan pernah mati, namun selalu terpisah karena keadaan. “ jawab Huatan sambil meneteskan air mata nya
“aku akan membantu mencari mereka. “
“terimakasih, aku senang bisa mengajarimu”jawab Huatan dengan senyuman lembut.
Makan malam pun datang ke kamar mereka, Huatan dan wei jin langsung segera menikmati makanan Setelah selesai mereka langsung terlelap tidur.
Di jam 12 Malam Huatan merasakan ada pergerakan Beberapa orang Melintas, Huatan langsung membuka matanya, saat itu juga huatan menghilang dari tempat tidurnya dan langsung berada di udara sambil mengamati pergerakan beberapa orang misterius itu.
“sekelompok pembunuh bayaran ya, siapa yang ingin mereka bunuh. “
Huatan pun melihat ke kediaman walikota, Huatan mengikuti beberapa orang misterius dan berhenti atas atap rumah.
“ternyata putri walikota ingin diculik ya. “gumam Huatan
“Tolong aku. “teriak Lin si dengan keras
Namun tidak ada yang mendengar nya karena Seluruh warga kota sudah Terkena asap yang membuat semua orang tertidur,Huatan Langsung melesat ke arah wanita itu.
“nona tidak perlu takut aku akan menolongmu. “ucap Huatan dengan hangat
“terimakasih paman. “jawab lin si
Huatan pun mengalihkan pandangannya ke arah beberapa orang bertopeng tersebut.
“siapa kamu, untuk apa kamu ikut campur dan bagaimana kamu bisa lepas dengan jurus terkuat kami?”tanya pembunuh itu
“jurus terkuat ya, itu seperti mainan anak anak. “ejek Huatan
“semua nya Bunuh pria tua itu. “suruh pimpinan pembunuh bayaran
Beberapa orang pun langsung melesat, Huatan menjentikan jari nya Dalam sekejap energi terkumpul di jari Huatan.
“boms. “ salah satu anggota pembunuh terlempar dan langsung tewas, dari sisi kiri Sosok naga hijau melesat ke arah Huatan, Huatan pun langsung mengalihkan pandangan nya ke arah sosok naga tersebut.
Sosok naga langsung tunduk tidak berani bergerak saat Huatan menatap nya dengan dingin, dari sisi kanan. Beberapa pedang dengan cepat mengarah ke jantung Huatan, sekali lagi Huatan melambaikan tangan nya,angin kencang menghempas ke beberapa pembunuh bayaran.
Semua orang yang melihat nya merinding ketakutan, melihat kekuatan Huatan yang begitu mengerikan mereka langsung berlari sejauh mungkin,Huatan tidak akan menahan mereka yang telah pergi.
“apakah kamu tidak apa apa nona,siapa namamu?” tanya Huatan
“tidak apa apa paman, terima kasih telah menolongku.
Matahari pun mulai terlihat Huatan segera menjemput Wei Jin yang sedang tidur di penginapan,
Bersambung