
Benua Selatan dan Utara
Di benua timur kini sudah terlihat beberapa sosok dan prajurit yang siap untuk bertempur,satu persatu Barisan tercipta dengan datang nya pasukan bantuan.
Di pusat 3 kerjaan ,
Prajurit "Lapor. Eras menyuruh ku untuk melaporkan kalau kepada anda kalau benua Utara sedang diserang dan ke keadaan membutuhkan bantuan ."
Setelah beberapa saat , terlihat sosok prajurit berlari ke arah Louren.
Prajurit "lapor putri ,benua selatan di serang dan saat ini kami sangat kekurangan pasukan."
Louren "baiklah Laporan kalian aku terima,Kalian boleh kembali dan beritahu aku akan datang ."
Setelah mendengar itu kedua Prajurit yang memberi laporan segera pergi meninggalkan Louren .Saat ini Louren sangat tertekan mendengar kabar tersebut ,ia merasa baru saja tertimpa gunung di kepala nya.
Louren " Bibi Bagaimana ini?"
Ratu lebah "Tidak ada cara lain ,kamu sendiri yang harus turun membawa pasukan dan aku akan mengirimkan kabar ke benua timur untuk menarik pasukan mundur.",
"Baiklah bi." Ucap Louren sambil memegang kepala nya.
Beralih ke benua Utara ,
Eras "tahan sebisa mungkin."
Prajurit " baiklah ."
3 jam berlalu telah berlalu ,kini benua mengalami masa terpuruk .sebagian pasukan yang tewas sebagian lagi masih bertahan ,Eras juga membakar benteng pertahanan untuk memblokir Pergerakan musuh .
"SIAAALLL." Teriak Eras ,
Eras langsung melesat ke arah ribuan pasukan di depan nya
"Matilah kalian semua ." Teriak Eras dengan penuh emosi .
Disisi lain balik benteng Prajurit yang tersisa Memanah pasukan dewa yang Berusaha melewati benteng ,saat ini pikiran semua prajurit hanya satu "melawan atau mati.".
Eras "aku tidak peduli ,ini Medan perang jadi harus ada yang mati."
Dewa api "bunuh dia terlebih dahulu."
Eras " formasi ke 8 Benteng api ." Setelah merapalkan jurus benteng muncul dari dalam tanah dan membentuk sebuah tembok besar , melihat tembok api sudah berdiri Eras langsung melesat ke arah dewa api dan Dewa laut .
"Api hitam pembakar jiwa ." Teriak Eras , perlahan api hitam membungkus tubuh Eras,Saat ini Lonjakan Energi keluar dari tubuh Eras yang membuat sekitar benteng Bergetar hebat .
Dewa api " kuat juga ,tapi apimu tidak mampu melawan ku."
Eras "akan ku perlihatkan ."
Pertarungan Sengit pun terjadi di atas benteng perbatasan ,sosok Eras melesat dengan cepat di kehampaan sambil mengejar dewa api yang menghindari .Dewa laut yang melihat Eras di pertarungan ia berencana menyerang dari belakang " Tombak 7 samudra ." Dewa laut langsung melemparkan tombak ke arah Eras .
" licik sekali ." Gumam Eras Yang tau ada serangan dari belakang ,"naga api tingkat langit ." Naga api langsung muncul di belakang Eras dan menghantam tombak dewa laut.
Dewa laut "Sialang."
Eras "dewa api mana kata kata mu sebelum nya ."
Dewa api terus melesat untuk bisa menghindar dari Eras , Karena api hitam yang dimiliki Eras mampu menyerap api dari dewa api .
"Api suci tingkat langit." Setelah merapalkan jurus ,bola api berkurang besar muncul dari Kehampaan dan langsung menghantam dewa api .
"DUARRRR." Bola api meledak di langit langit benua Utara ,
Ashura "api itu milik Eras ."
Louren "api itu milik Eras."
Setelah bila api berwarna hitam menghantam dewa api kini terlihat sekeliling hancur berantakan,dan membuat lubang besar,dari serangan Eras tersebut berhasil membuat dewa api tewas tak bernyawa.
Dewa laut yang melihat saudara nya di bunuh di hadapan mata nya membuat emosi nya meningkat. kini ia sangat marah ,dia memaksa semua kekuatan nya untuk keluar .Eras yang melihat itu segera mundur beberapa langkah ,"kuat sekali seperti nya sangat sulit."gumam Eras dalam posisi siap.
Bersambung