
Setelah terjadi gelombang pertama ,kini pasukan Dewa melakukan serangan gelombang kedua .
Prajurit "lapor ,aku mendapat kabar kalau besok akan ada penyerangan ."
Wei su "segera siapkan pasukan di perbatasan,bawa semua Prajurit terluka ke benua selatan."
Prajurit "siap Yang Mulia ."
Setelah menerima perintah prajurit tersebut segera berbalik meninggalkan Wei Su, disisi lain "Lapor ,semua prajurit yang terluka sudah di bawa ke benua seletan untuk mencari perlindungan."teriak prajurit
Jendral "bagus, sekarang suruh semua pasukan untuk membentuk formasi pertahanan garis depan dan jangan lupa siapkan bahan makanan untuk beberapa hari di Medan pertempuran.
Prajurit "siap laksanakan."
Beralih ke benua selatan ,
Di kursi Singgasana terlihat seorang pria yang baru saja menerima sebuah surat dari Raja benua timur .
Isi surat :
Benua timur akan mengirimkan Pasukan yang terluka untuk meminta tempat berlindung.
Setelah membaca isi surat sosok perkasa langsung berdiri dan berkata "Siapkan Penginapan,bahan makanan,dan obat obatan ." Ucap Qin Huang dengan tegas .
Kembali ke Louren ,
Prajurit " di benua timur akan gelombang kedua."
Louren "baiklah ,
Qin Huang dari benua selatan dunia awal
Xio bie dari benua Utara dunia awal
Wei su dari benua timur dunia awal
Prajurit "Lapor Putri ada penyerangan besok di benua timur."
"baiklah ,aku akan segera mengirimkan pasukan kesana." Ucap Louren
Setelah prajurit itu pergi meninggalkan nya ia langsung menuju ke tempat ratu lebah berada , beberapa saat kemudian Louren melihat Ratu lebah sedang mengatur pasukan.
Louren "bibi, di benua timur akan terjadi Peperangan gelombang 2 untuk menghentikan prajurit dewa menyerang ke benua Utara dan Selatan."
Ratu lebah "baiklah ,kita akan kirim kan pasukan kesana untuk membantu ."
Perlahan sosok pria berjalan ke arah mereka berdua yang tidak lain adalah Huatan ,
Louren "Huatan bagaimana keadaanmu?"
Huatan "aku baik baik saja."
Huatan "itu karena Pedang di dalam tubuhku,oh iya Louren aku meminta mu untuk berbicara berdua ."
Louren "bibi aku pergi dulu."
Mereka pun segera berbalik dan menuju bagian belakang kapal utama , setelah beberapa saat mereka akhirnya tiba di tempat tersebut.
Huatan "apakah tidak apa aku mengeluarkan pedang yang berada di tubuh ku ."
Louren " karena itu pertarungan mu maka lakukanlah."
Huatan " sebenarnya yang ku takutkan hanya satu ,setiap tebasan bisa menimbulkan kerusakan parah ."
Louren "jangan pikirkan itu saat ini ,yang terpenting kita memenangkan perang ini."
Huatan "baiklah , sepertinya kamu kurang istriku akhir akhir ini ?
Louren " benar ,tidak apa aku baik baik saja ."
Mereka pun menyudahi obrolan mereka dan segera meninggalkan tempat tersebut.
Disisi lain markas musuh ,Ayah Louren dan pasukan nya menyusup ke kapal musuh untuk mencuri sumber daya dan memasukan Racun ke dalam bahan makanan mereka.
Sedang di benua selatan ,Sosok Ashura terlihat berdiri di atas benteng sambil menatap ratusan juta pasukan.
Ashura " apa sebenarnya rencana mereka ."
Saat ini benua selatan belum menerima serangan sama sekali, namun kewaspadaan mereka tidak diturunkan sedikit pun. "seperti biasa sebelum perang pasti ada kedamaian."gumam Ashura.
Beralih ke benua Utara ,
Di benteng benua Utara Eras mampu menghancurkan mental seluruh pasukan dewa dengan aksi nya .
di Pertempuran sebelum sebagian dari prajurit dewa mengenal Eras kalau dia adalah Iblis.
Sampai saat ini benua Utara belum mendapat serangan.
Sedangkan di atas kapal terlihat 2 sosok sedang menatap langit.
Huatan "Kalau nanti aku tidak kembali ku harap kamu jangan bersedih."
Louren "tidak mungkin."
Huatan "ya mungkin saja ."
Louren " apakah kamu ingin sekali meninggalkan ku?"
Huatan "emm itu,itu aku tidak akan meninggalkanmu ."
Bersambung