Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Pertempuran 6 (Jiwa Muda Penuh Semangat)



Di Langit dunia kecil terlihat 3 sosok melawan ratusan juta pasukan dari 19 dunia lain,"tebasan bulan sabit ." Ucap Loren dan langsung Melesat ke arah pasukan "Trak."terdengar suara retakan kehampaan yang membuat terbelah membentuk bulan sabit dan saat itu juga Puluhan ribu pasukan tewas terbelah dua .


"Dewa pedang 3 Pedang pencakar langit ."teriak Ashura sambil merapal segel tangan , setelah beberapa saat 3 pedang dengan ikutan sebesar gunung Jatuh dan menghantam puluhan ribu pasukan .


"100,1000,10000,100000 ."ucap Huatan Sambil Melesatkan anak panah tanpa berhenti sedikitpun .


Disisi lain Ratu lebah sedang melihat ke arah langit dan segera mengalihkan pandangan ke orang sekitar nya ,


"Wei jin , Trolog,Guan Xing,Ling San, RIn Yu,kuda terbang Finix , segera bantu mereka ."ucap Ratu lebah memberikan perintah , ke 6 orang tersebut langsung Melesat ke Langit untuk bergabung di Pertempuran.


"Tendangan 3 Bayangan. " Teriak Trolog Merapalkan jurus nya ,dalam sekejap ribuan prajurit musuh jatuh tak sadarkan diri .


Louren yang menyadari akan kehadiran mereka langsung berteriak "Bunuh sebisa kalian." Teriak Louren dengan keras.


"panah jiwa ."teriak kuda terbang Finix sambil Melesatkan anak panah nya ,Huatan mengalihkan pandangannya dan berkata "Tidak buruk."ucap Huatan sambil tersenyum hangat.


Wei jin yang melihat Guru nya memuji Kuda terbang Finix ia bergumam "baiklah akan ku tunjukkan juga." , Setelah beberapa saat Wei jin Merapalkan segel tangan lalu berteriak "Hujan panah badai kematian." Dalam sekejap Ribuan panah muncul di langit dan membuat semua orang mengalihkan pandangannya ke arah Wei Jin.


Jendral musuh yang melihat itu langsung berkata "Bunuh anak itu ." , Wei jin yang mendengar itu langsung melesat lebih dulu .


Sosok cantik terlihat Melesat sambil merapatkan jurus "Hujan Bunga ." Ucap Rin Yu , setelah mengatakan itu ribuan bunga berjatuhan dan menghujani pasukan musuh di sekitar nya .


Di tengah pertempuran yang begitu sengit suara pemuda terdengar "Woiiiiii semua Prajurit 19 Dunia Lain , di hadapan semua orang aku menantang kalian semua ." Teriak Ling San ,semua orang langsung mengalihkan pandangannya ke arah Ling San , tidak lama kemudian Suara Lembut terdengar "Aku Yang akan melawan mu ."ucap Yu er sambil memegang pedang yang di selimuti awan ,"aku tidak ingin melawan mu lagipula aku tidak menyukaimu dan kalian semua Ayo maju atau aku yang maju duluan."ejek Ling San .


Setelah mendengar ocehan Ling San semua orang di hadapan nya langsung melesat begitu juga dengan Yu er.


"Anak ini tidak tau situasi terjepit semangat nya tetap saja membara ."gumam Ashura


Ling San yang berdiri di kehampaan membuang pedang nya, Jantung semua orang berdebar kencang saat melihat apa yang dilakukan Ling San .


"Anak itu sudah gila."ucap salah satu pasukan musuh,


Perlahan Ling San menutup mata nya dan Merapalkan sebuah jurus "Pedang leluhur Jiwa pedang sesungguhnya." Ucap Ling San dingin setelah mengatakan itu Ling San Melesat ke arah Ratusan juta musuh di depan .


"Gerakan kincir angin ." Ling San memutar tubuh nya dan menebas semua musuh dengan kedua tangan nya ,"Terus berputar kecepatan tingkat 2." Teriak Ling San sambil memutar tubuh nya dengan kecepatan penuh.


2 hari berlalu proses Eras untuk membangkitkan Raja Neraka,semua tokoh terkuat dunia kecil kini bekerja sama untuk melindungi Eras .


Bersambung