Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Pertempuran 2 (Ratu lebah Demam tinggi)



Dunia kecil ,


Saat ini dunia kecil sedang di serang oleh 19 dunia lain nya ,19 Dunia membentuk aliansi untuk menghancurkan dunia kecil karena prestasi catatan dalam 100 tahun tertulis rapi di buku berang semua dunia dengan Rasio kemenangan 100% atau Tak terkalahkan.


namun hari ini Keadaan dunia kecil sangat mencekam ,hal yang ditakutkan semua pasukan adalah perang sambil melindungi semua penduduk di pusat kerajaan ,kalau mereka gagal maka dunia kecil akan menjadi lautan mayat.


Di Sisi barat terlihat Huatan sedang bertarung sengit melawan Li Dong dan Li Dou ,di sisi timur ada Ashura yang melawan Yu bin dan Yu er, Bagian Utara terlihat Eras bertarung melawan Wang Su dan Wang San , Bagian selatan Louren melawan Han Ji dan Han Fu.


Di pusat kerajaan semua penduduk melihat secara langsung perjalanan perang dan menyaksikan Mayat mayat berjatuhan di langit , sedangkan armada kapal dan pemimpin assassin memutari wilayah untuk melancarkan bantuan .


5 Tahun sudah berlalu ,


"Lapor ,Jumlah prajurit terus meningkat ."terikat Jendral utama , ratu lebah pun langsung berkata "Obati mereka."ucap ratu lebah , Dari jawaban ratu lebah jendral utama sadar kalau saat ini tidak bisa melakukan apapun.


5,5 Tahun berlalu ,"Lapor ." 50% kapal hancur akibat serangan dadakan musuh, " Segera perbaiki ."ucap ratu lebah sambil memegang kepala nya .


6 Tahun berlalu laporan terus datang .kini dunia kecil Sudah penuh dengan warna merah , warna itu adalah darah dari pasukan yang tewas.


Disisi lain Huatan , Ashura,Eras Dan Louren sudah bertarung sengit ,Hasil pertarungan sangat sulit ditentukan karena semua pendekar dunia persilatan terus saja berdatangan dari berbagai dunia .


Di bagian barat Huatan bertarung dengan 2 sosok terkuat ,


Li Dou Melesat sambil mebawa tombak dan mengarahkannya kele leher Huatan , Huatan yang merasakan ada tanda bahaya ia langsung merendahkan kan kuda kuda nya "Panah Langit ." Teriak Huatan dengan kuda kuda rendah "DUARR ." Lu dou Terlempar ke atas langit ,dari belakang Li Dong Melesat dengan kecepatan tinggi melancarkan serangan ke bagian belakang Huatan "DUARRRRR." Huatan yang tidak sempat menghindar Terlempar ratusan meter dan memuntahkan seteguk darah .


Ashura yang melawan Yu er dan Yu Bin terus mencoba untuk bertahan ,"kekuatan dua orang ini menakutkan " gumam Ashura sambil mengatur nafas.


"gelombang Laut ." Teriak Yu bin ,"Langka Awan tebasan dewa angin." Teriak Yu er , Ashura yang melihat 2 serangan sekaligus Gus langsung Merapalkan sebuah jurus "Pernah Langit Tebasan Pembelah Langit." Teriak Ashura .


"DUAARRRR." Ledakan keras menggema ke seluruh bagian timur dan terlihat kehampaan Robek Seketika akibat serangan sebelum.


Ashura langsung memutar tubuh nya dan melemparkannya pernah nya ke arah Yu Bin "Jiwa pedang perusak Hati." Teriak Ashura.


"Yu er Kamu mundur lah "ucap Yu bin,Yu er yang mendengar itu segera mundur "Tombak dewa laut ."teriak Yu bin dan langsung melemparkan ke arah Ashura ,"Tombak itu milik dewa laut apakan dia keturunan nya.", Gumam Ashura.


Beralih ke Utara


" brengsek ,berani nya keroyokan ."teriak Eras ,Wang Su pun menatap dingin Eras dan berkata "Yang penting kamu akan mati." ,Sosok di sebelah nya pun menambahkan "Menyerahlah." Ucap Wang San dengan nada meremehkan ,"Menyerah, ha ha ha bunuh aku atau aku yang membunuhmu." Ucap Eras Dingin .


Wang San pun langsung melesat sambil mengayunkan Kipas nya "pusat energi gelombang kejut." Teriak Wang San ,"Rantai Penghancur Raga." Teriak Wang Su dengan rantai di tangan nya ,Eras yang melihat serangan datang langsung melesat sambil Merapalkan sebuah jurus "13 Gerbang neraka." Teriak Eras dan setelah merapalkan jurus 13 Gerbang neraka muncul secara tiba-tiba di hadapan Wang Su dan Wang San .


Kemunculan 13 Gerbang membuat pergerakan mereka berdua menjadi terbatas .


Bersambung