Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Kekacawan Terus terjadi



Di meja makan terlihat keluarga Louren sedang menikmati makan malam ,


Ibu Louren "aku sangat khawatir dengan Louren , Sudah beberapa tahun dia tidak ada kabar."


Ayah Louren "istriku jangan khawatir, anak kita tidaklah lemah.


Ibu Louren "dia mewarisi kekuatan leluhur nya ,tapi dia masih begitu muda untuk mengembara ."


Ayah Louren "aku masih merasakan energi kehidupan nya nya mengalir , berarti dia masih hidup."


Ibu Louren "Suami ku apa mungkin anak kita berada di dunia Louren ?"


Ayah "Mungkin saja ya , kalau dia di dunia ini ia akan pulang."


Ibu Louren "kalau berada di dunia lain itu tidak apa , karena disini sedang terjadi perang."


Setelah beberapa saat menikmati makan ,kini semua orang memutuskan untuk beristirahat ,ayah dan ibu Louren pun segera pergi ke kamar mereka .


Disisi lain, dataran es terlihat Louren yang sedang berlatih ruang dan waktu, untuk bisa membuka portal dimensi setidaknya memiliki kekuatan Tingkat langit tertinggi .Dari sekian banyak orang hanya beberapa yang bisa membuka portal dimensi.


Louren "guru aku lelah sekali ."


guru Woh "lanjutkan."


Louren pun segera berdiri untuk melanjutkan latihan nya ,"ingin mendapatkan sesuatu kamu harus berusaha mendapatkan nya ."ucap guru Woh sambil mengamati Louren.


Tidak terasa sudah 2 bulan berlalu ,Louren sudah berhasil menguasai Ruang dan waktu , guru Woh sudah berhasil membuat dunia kecil,dan Ras binatang sudah membuat kapal terbang yang memiliki sayap .


Parman Woh " Akhir nya semua sudah siap, sekarang tinggal kita berangkat ke dunia kecil."


Disisi Lain setelah Louren menguasai kitab ruang dan waktu Kini di bagian belakang nya memiliki sebuah sayap berwarna putih .


guru Woh " besok pagi kita berangkat ke dunia baru."


guru Woh "Louren kamu pergilah ,aku akan tetap tinggal disini."


Louren "kenapa paman kita bisa berangkat bersama,aku tidak mau paman sendiri di sini."


guru Woh "sudahlah nak ,aku sudah terbiasa sendiri lihat .mereka Ras hewan membutuhkan kamu."


Louren "baiklah guru ,aku pasti merindukan guru." Setelah itu Louren berbalik ke arah kapal dengan air mata perpisahan.


Keesokan paginya semua Ras hewan sudah bersiap untuk berangkat ke dunia kecil, dengan berada di sana mereka akan aman dari serangan dunia lain . Untuk menghindari konflik besar guru Woh menciptakan dunia dan di berikan ke Louren untuk menjaga nya .


Sekarang usia Louren sudah mencapai 20+ , selama ini Louren bersama guru Woh dan semua Ras hewan .Hari hari Louren digunakan untuk berlatih meningkatkan kekuatan ,di saat dia sedih selalu Ratu lebah yang menemani nya .


Sekian tahun berlalu Louren merasa semua disekitarnya adalah keluarga nya ,namun rasa rindu kepada kedua orang tua nya selalu ada di benak nya.


guru Woh "Apa kalian semua sudah siapa ." Mendengar itu semua Ras hewan Berseru


Louren "kalau begitu ayo kita berangkat."


Perlahan semua kapal bergerak beriringan membentuk barisan panjang di langit, perlahan semua kapal memasuki pintu dimensi.


Di kapal paling depan terlihat Louren berdiri sendirian dengan perasaan sedih,Ratu lebah yang melihat Louren sedih lalu ia menghampiri nya.


Ratu lebah "jangan Sedih lagi nanti kita akan mengunjungi nya lagi."


Louren pun segera menyapu air mata nya, "aku harus lebih kuat lagi."


Bersambung...


Mohon dukungan nya ya