Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Dunia tak Berpenghuni



Dunia Tak berpenghuni


Di dalam ruang waktu terlihat guru Woh sedang melesat berpindah pindah untuk mencari keberadaan Louren dan ratu lebah, di sisi lain ratu lebah sudah tiba dan prajurit lain nya sudah tiba di dunia Kecil Namun tidak bersama Louren.


Lu Sian atau ibu Louren melihat kedatangan ratu lebah ia pun langsung menghampiri Ratu lebah,


"kemana saja Kalian, Dan dimana Louren?"ucap ku Sian,


Ratu lebah pun menceritakan semua yang ia dialami saat terjebak di ruang waktu, wajah Lu Sian dan semua orang yang mendengar cerita ratu lebah mereka semua menjadi pucat .


Kini semua orang terdiam tanpa mengatakan sepatah kata apapun, perlahan terlihat ashura menghampiri mereka .


"Guru Woh belum kembali ,ia berangkat sendiri"


Lou Yan "istriku tenangkan pikiranmu ."


Kembali ke guru Woh , setelah menelusuri ribuan pintu akhirnya ia melihat Louren pingsan dalam keadaan mengambang di Kehampaan.guru woh segera mencari pintu dimensi terdekat untuk mengistirahatkan Louren, setelah beberapa saat guru Woh menemukan sebuah pintu ia pun segera membawa Louren ke pintu dimensi tersebut.


1 hari berlalu Louren akhirnya tersadar dan segera bangun


Guru Woh "kamu sudah bangun ,makan lah ini dulu.*


Louren "baik guru ."


Sambil menikmati makanan Louren menceritakan semua nya yang dialami selama terjebak di ruang waktu, tidak lama kemudian mereka memutuskan melanjutkan perjalanan.


Setelah berjalan beberapa langkah di dunia yang tidak diketahui Louren melihat sebuah batu berbentuk lingkaran,


"Batu apa ini ?" ucap Louren


"Aku juga tidak tahu ,sekarang aku juga tidak tahu kita berada di dunia mana ,sebelum nya aku asal masuk pintu dimensi."ucap guru Woh .


Perlahan guru Woh memandangi baru tersebut ,10 menit kemudian "batu ini pasti ada yang membuatnya , tidak mungkin Bentuknya sempurna begini."ucap guru Woh sambil memegangi jenggot nya..


Louren " di atas batu ini ada tanaman ,namun kecil sekali ukuran nya ."


Guru Woh "itu lumut merah , bagaimana bisa ada disini.lumut merah harusnya cuma ada di dunia 9 bintang."


Setelah semua lumut di atas batu sudah dibersihkan oleh Louren ,terlihat simbol simbol terukir di atas batu tersebut.


Louren "guru lihat ini ?"


"ini gambar namun seperti menunjukkan sesuatu ?Kalau kamu melihat ke kanan maka akan terlihat seperti kekiri dan kalau aku melihat ke kiri maka seperti melihat ke kanan?" Ucap guru Woh sambil memandangi ukiran kuno tersebut .


Louren "membingungkan?"


Guru Woh "kalau ada yang membuat batu ini berarti di dunia yang kita tempati ada penghuninya."


Louren "benar sekali tapi batu ini sepertinya tua sekali."


Setelah beberapa saat Louren menemukan batu kecil di dekat batu besar tersebut,"paman 1 lagi ,tapi ada sebuah tulisan ."ucap Louren sambil memberikan batu kecil itu ke guru Woh.


"Aku juga kurang mengerti dengan tulisan ini,ayo kita kelilingi sekitaran sini."ucap guru Woh bingung .


Louren "baiklah."


Louren dan paman woh pun berjalan mengelilingi tempat sekitar mereka untuk mencari petunjuk, setelah beberapa menit kemudian melihat sebuah patung di balik semak semak.


Louren "a d a apa ini ."


Guru Woh yang mendengar suara Louren ia langsung berbalik untuk menghampiri Louren , perlahan guru Woh melihat lukisan di tubuh patung tersebut .


Guru Woh "semua gambar ini menjelaskan kalau sebelumnya ada kehidupan di dunia ini ,namun itu hancur akibat peperangan memperebutkan senjata terkuat dan pada akhirnya senjata tersebut tidak ditemukan oleh siapapun."


Louren "senjata terkuat dan tidak di temukan,itu artinya semua itu masih disembunyikan."


Guru Woh "benar ."


Sebaiknya kita pulang nanti saja dan beristirahat di dunia tak berpenghuni ini, mungkin ratu lebah sudah tiba lebih dulu di dunia kecil.


Karena di buat penasaran Louren dan guru Woh bermalam di hutan tersebut.


Bersambung