
Dunia kecil kini terlihat sangat mencekam akibat serangan mental yang dilancarkan oleh musuh , konflik terjadi dimana mana , trauma histeris menghantui pikiran penduduk dunia kecil .
Selama 1,5 tahun penduduk dunia kecil merasakan tekanan batin dan rasa ketakutan menghantui mereka semua, Ratu lebah pun ikut terkena imbas dari serangan mental .
Di mana saat semua orang sudah hampir gila ,Waktu sekitar terhenti dan terdengar suara Menggema ke seluruh dunia Kecil "Melodi Kasih Sayang ." Ucap Huatan menggunakan kekuatan Jiwa ,saat itu juga suara kecapi terdengar .
Semua penduduk Perlahan mulai terlihat tenang , kesadaran semua orang juga ikut kembali pulih ,ratu lebah dan yang lain nya mulai terlihat tenang .
Huatan terus memainkan kecapi nya , Melodi indah terus Menggema ke seluruh penduduk dunia kecil .
Perlahan semua orang memejamkan mata mereka ,saat itu juga mereka merasakan di surga ,suasana yang begitu indah menghiasi pikiran semua penduduk dunia kecal.
Melodi terus terdengar sampai di mana Huatan menghentikan permainan nya dan segera menuju kapal Besar yang ditempati ratu lebah .
"Akhirnya kalian sadar juga ,selama ini mereka menyerang mental kalian?" Ucap Huatan .
Mereka merasa malu karena sempat berkonflik seperti anak kecil ,"sudah tidak usah dipikirkan ."ucap Huatan sambil tersenyum.
"Kita lanjutkan rencana kita ." Ucap ratu lebah, semua yang mendengar itu langsung menganggukan kepala dan pergi ke tempat masing-masing.
TIdak lama kemudian Eras datang dengan penuh semangat ke arah kepal besar yang di tempati Ratu lebah ,"Siapa yang berani mengirim serangan mental."ucap Eras Geram.
"mereka semua ."Ucap Ratu lebah , Eras pun bertanya lagi "apa rencana selanjutnya yang sudah di buat?"tanya erat ,"Renda selanjutnya menyusup Kubu lawan ."ucap Ratu lebah ,Eras pun mengangguk lalu berkata " segera Lakukan dan aku akan mebalas serangan mental mereka ."Ucap Eras ,Ratu lebah yang mendengar itu langsung memerintahkan pasukan khusu untuk menyusup dan Eras langsung melesat ke langit langit sambil berdiri di kahampahan .
"Hai kalian semua bajingan yang tidak tau diri ,kalian sudah berani menyerang dengan kekuatan mental maka sekarang aku akan memperlihatkan apa itu serangan mental."
Eras pun segera berpikir sejenak ,Lalu suara lembut terdengar "Penduduk dunia kecil dengarkan aku ,tutup mata kalian semua ."ucap Loren menggunakan kekuatan Jiwa.
Kembali ke Eras yang sudah membuat rencana , setelah beberapa saat Eras melesat ke arah ratusan juta prajurit di depan nya dan menculik salah satu Jendral pasukan.
"19 Dunia ,Akan ku Perlihatkan apa itu serangan mental ."ucap Eras sambil mengeluarkan pedang dengan suhu yang sangat panas ,lalu menguliti tubuh Jendral tersebut.
Saat melihat itu wajah semua pasukan dunia lain menjadi pucat saat menyaksikan kesadisan Eras , tidak Hanya di situ Eras Mengeluarkan semua isi perut Jendral dunia lain yang diculik nya ,sekali lagi semua orang memuntahkan isi perut mereka , Setelah mengeluarkan isi perut Eras membelah secara perlahan kepala Jendral itu dan mengeluarkan semua isi kepala nya.
Hampir semua prajurit tidak bisa berdiri akibat pertunjukan mengerikan yang ditampilkan Eras,"Apa Masih kurang ."teriak Eras lalu Memotong Bagian tubuh Jendral yang di culik nya menjadi potongan kecil Kecil ,Dan yang lebih membuat trauma nya Eras melemparkan semua organ tubuh yang sudah terpisah ke pasukan musuh.
"Haha ,kalian akan merasakan itu nanti."ucap Eras dingin sambil mengeluarkan aura pembunuh nya .
Kini Mental pasukan musuh menjadi hancur akibat serangan mental dari Eras, setelah melakukan itu Eras pun berbalik ke kapal .
"Buka kah mata kalian ."ucap Louren menggunakan kekuatan jiwa ,
Perlahan Louren dan Ashura berjalan di Kehampaan menuju Kapal Utamanya,Ratu lebah dan lain nya langsung menyambut Loren .
"Selamat datang ." Ucap ratu lebah dengan senyum hangat
"Lama tidak melihatmu ."ucap pimpinan Assassin .
"Bagaimana keadaan nya sebelum nya ?"tanya Louren , setelah itu ratu lebah menjelaskan apa yang terjadi dari awal.
Setelah beberapa saat terlihat seseorang datang menghampiri mereka "Lapor , Semua bahan makanan musuh berhasil di racun." Ucap prajurit khusus , Ratu lebah pun mengalihkan pandangannya lalu berkata "Terimakasih, dan kamu boleh kembali." Ucap ratu lebah. Setelah mendengar itu prajurit khusus segera berbalik pergi.
"Seperti nya akan ada banyak korban yang mati di meja makan ."ucap Ashura Sambil menikmati Arak.
Bersambung...