
Lu Sian , Darkness,Raja naga vs Yu Bin dan Yu er
Dunia kecil sampai sekarang masih terjadi pertempuran ,yang membuat Louren terpaksa memindahkan semua penduduk ke dunia dewa dimana dunia yang masih dipimpin oleh zlu Sian ,kabar tentang perang di dunia Kecil menyebar ke seluruh penjuru dunia .
Akibat kabar yang sudah menyebar Guru woh dan Lou Yan Harus menyimpan kekuatan agar tidak ada pihak yang mencoba mengambil kesempatan di saat perang berlangsung,
Louren memerintahkan Ratu lebah untuk membentuk Aliansi bagi semua dunia yang mau bersekutu dengan mereka ,di dunia kecil terlihat Lu Sian , Darkness,Raja Naga melawan Yu bin dan Yu er .
Yu Bin dan Yu er adalah saudara dari Yin yang bisa di sebut pendekar Awan mendung , Mereka ikut bergabung karena ingin membalaskan dendam atas kekalah Yin di pertempuran sebelum nya melawan Loure .
"Tebas awan Pemusnah Raga." Teriak Yu er sambil Melesat mengarah ke raja naga ,Raja naga yang melihat akan adanya serangan ia langsung memutar tubuh nya sambil melihat Pedang melewati wajah nya "3 gerakan ilusi." Ucap Raja Naga dan langsung menghilang di tempat.
"Menyerah lah nak ."ucap Li Sian membujuk
"Louren sudah Mencabut kekuatan Yin ,maka aku tidak akan menyerah begitu saja." Ucap Yu bin
"Dia sedang dipenuhi emosi ."ucap Darkness kepada Lu Sian
"Kalian ,Yin adalah Ibuku Bagaimana bisa aku tidak membalaskan dendam atas Apa yang dilakukan Louren." Ucap Yu er dengan marah Sambil bertarung dengan Raja naga
"tapi Louren Tidak membunuh Yin kan,kalau dia mau Maka Yin sudah tidak ada di dunia ini." Ucap Lu Sian
"Sialan ,hidup tanpa kekuatan gimana rasanya ." Ucap Yu bin sambil menyerang Lu Sian
"Kalau begitu dimana Yin." Ucap darkness sambil menyerang Yu bin
"Di dunia kami." Jawab Yu er
Pertarungan sengit pun terus berlanjut, Yu bin mengeluarkan Tombak andalan nya "tombak dewa laut tebasan samudera." Langsung melesat ke arah Darkness ,darkness yang melihat itu langsung Merapalkan sebuah jurus "tubuh ilusi ."
"DUARRRRR." Suara ledakan pembelah langit .
disisi lain Lu Sian sudah Merapalkan sebuah jurus "Hujan 3 Warna ."
"DUARRRRRR 5x."
Ratusan pelangi melesat ke arah Yu bin.
Yu er yang melihat yu bin dalam bahaya langsung melemparkan pedang di tangan nya yang dialiri petir .
"pedang terbang penyapu daratan "DUARRRRRR.".
"Jiwa Naga aura naga ." Teriak Raja Naga dan saat itu juga Bumi Dunia kecil bergetar hebat dan suhu udara menjadi tidak beraturan , "aku sudah sangat marahhhh" ucap raja naga dingin sambil melesat ke arah Yu er.
"Segel kuno terbuka ." Ucap Yu er sambil Merapalkan segel tangan .
Pertarungan dengan kekuatan puncak pun terjadi antara Raja Naga dan Yu er ,
Disisi lain Yu bin mengeluarkan kekuatan penuh Dewa laut bertarung melawan Lu Sian,3 jam berlalu Yu bin berhasil menusuk beberapa bagian Lu Sian agar bisa menyiksanya lebih dulu sebelum kematian .
Sedangkan Darkness dan Raja berusaha menghentikan
Yu er yang sudah mengamuk sejadi jadinya ,Yu er bisa dibilang sudah Hilang kesadaran .
Setelah beberapa saat Yu bin mengayunkan Tombak Nya ke arah Lu Sian ,di saat tombak dewa laut mengarah ke leher Lu Sian ?
"DUARRRRR." Ledakan terdengar menggema ke seluruh dunia kecil.
"Penjara Kuno 6 Warna ."teriak Lou Yan , penjara dengan 6 warna mengurung Yu bin hingga tidak bisa bergerak.
"Maaf aku Terlambat ."ucap Lou Yan melihat istrinya ,
Lu Sian pun mengalihkan pandangannya ke arah Lou Yan lalu berkata "Dasar lambat." Ucap Lu Sian.
mendengar itu Lou Yan berkata "iya maaf sayang ,dan kedua orang ini kita tangkap saja." Ucap Lou Yan .
Setelah berhasil mengurung Yu bin Lou Yan melesat ke arah Yu er sambil merapalkan segel tangan "Detik kehidupan." Sambil mengarahkan cahaya 3 warna ke dahi Yu er .
Disisi lain Yu er pun perlahan kembali sadar dan tidak sadarkan diri.
"Gampang sekali ya ." Ucap raja naga
"Kalau begitu aku akan kembali ke kapal ." Ucap Darkness lalu berbalik meninggalkan mereka ,
"Tuan emmm aku kembali juga" ucap raja naga.
"Tunggu sebentar , bantu aku bawa kedua orang ini .",ucap Lou Yan ,
Setelah beberapa saat perlahan Rantai emas mengikat badan Yu bin dan Yu er ,raja naga yang melihat itu langsung membawa kedua orang itu menuju sel tahanan.
Lou Yan perlahan menggendong Lu Sian sambil melesat ke arah pusat kerajaan dunia kecil.
"Aku mencintaimu." Ucap Lou Yan
"Kamu masih saja menggoda ku di saat aku hampir mati."
"Aaaaaa." Teriak Lou Yan kesakitan, akibat cubitan tingkat langit Lu Sian.
Bersambung