
Di klan yang terlihat sosok pemuda sedang berlatih Yaitu Wei Jin, babak final turnamen akan dilanjutkan minggu depan.
“Pelajari lah segel ini,pertama akan ku contoh kan. “ucap Huatan, Huatan pun segera merapalkan jurus “hujan panah.” seketika ribuan panah turun dari langit yang membuat sekitar nya hancur,”kuat sekali.” ucap Wei jin.
Wei Jin pun langsung Menghalapal segel yang diberikan Huatan,5 jam berlalu sudah ratusan kali Wei jin mencobanya tapi hasil nya sia sia ,wajah Wei jin terlihat sedih saat ini ,namun Wei jin terus mencoba meski Tanpa hasil .
Sosok tua terlihat duduk sambil memandangi Wei jin berlatih “sampai mana semangatmu.” Gumam Huatan, Wei jin pun mencoba berdiri lagi untuk mencoba nya ,namun tetap gagal .
Energi Wei jin sudah mencapai batas paling bawah saat ini ,hatiku sangat hancur akibat kegagalan itu dan semangat nya mulai menurun ,namun tekad Wei jin sangat kuat yang membuat iya terus terusan mencoba segel hujan panah.
“Istirahat lah dulu ,kita lanjutkan latihan besok.”ucap Huatan
“Tapi kakek ,aku belum menguasai 1 pun jurus baru .”
“Tenangkan pikiranmu,jangan terlalu terburu-buru dan yang terpenting terus mencoba nya .”ucap Huatan ke arah Wei jin
Wei jin pun menganggukan kepala nya ,lalu mereka pergi ke kediaman klan , sepanjang perjalanan wajah Wei jin terlihat murung ,Huatan yang melihat Wei jin bersedih tidak tega dalam hati nya .
“Tersenyumlah ,semua makhluk hidup tidak akan bisa menyentuh apa yang bisa disentuh , karena makhluk hidup memiliki batasan meskipun itu memiliki kekuatan besar.”ucap Huatan pelan .
Setelah beberapa saat mereka sampai ke kamar Wei jin ,Wei jin pun langsung membersihkan dirinya , setelah beberapa saat mereka pergi untuk makan malam bersama .
“Baiklah, tapi aku mengambil jatah makanan ku dulu.”ucap Huatan
Setelah mengambil makanan mereka pun duduk satu meja bersama tetua Yang ,”bagaimana latihan mu Wei jin?” Tanya tetua yang ,Wei jin menjawab dengan pelan “emm itu ,belum ada kemajuan.”jawab Wei jin “sudahlah jangan bersedih,masih ada hari esok.”tetua yang sambil memberi semangat.
“Itu benar ,masih ada 6 hari lagi .”jawab Huatan
Mereka pun melanjutkan makan nya , setelah selesai makan malam Wei jin dan buatan berbalik “tetua yang kami undur diri .”ucap Huatan ,”baiklah.”jawab Tetua yang sambil tersenyum .
Di kamar Wei jin segera tidur,iya sangat lelah hari ini dan seluruh badan nya terasa pegal , di sisi lain Huatan duduk bersila sambil memejamkan mata .
Energi spiritual menyelimuti tubuh Huatan “tubuh ini sudah sangat tua ,aku harus mencari tubuh baru.” Gumam Huatan.
Perlahan Huatan membuka mata nya ,dan memunculkan Senjata Busur Panah ,busur panah Tingkat tertinggi saat ini di hadapan Huatan , perlahan Huatan mengingat beberapa pertempuran di benua timur 100 tahun sebelumnya melawan para dewa dan hampir mati ,dan beruntung nya dia berhasil membuka portal dimensi untuk berpindah tempat .
1 anak panah Tingkat tertinggi mampu meratakan 1 kota dalam sekali sedang ,karena itu lah sangat jarang Huatan menggunakan nya .
Dan juga Huatan mengingat pernah besar dimana dia juga hampir mati kalau tidak diselamatkan kelompok Ayah Loren sebelum nya , beruntung nya dia berhasil diselamatkan oleh Ratu lebah saat itu,namun Huatan Sangat sedih “apakah kita semua akan bertemu lagi.”gumam Huatan pelan.
Bersambung