Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Kedatangan Pendekar Dunia Bawah di dunia Awal



Setelah sarapan bersama ibu dan ayah nya Louren pergi istirahat . disisi lain dunia asal masih mengalami mimpi buruk, serangan para dewa membuat semua orang tertekan.


Di atas hutan dunia asal bumi bergetar hebat terlihat sebuah pintu dimensi perlahan terlihat ,perlahan juga sosok pria keluar "Seperti nya mereka sudah disini." Ucap Eras .


Eras datang dari dunia neraka ,dimana dunia paling bawah dan paling menakutkan semua orang . di waktu kecil mereka akan bertemu di dunia yang mengalami perang, dengan bertujuan menghentikan peperangan mereka rela berpisah sekian tahun.


Eras "sudah ribuan tahun aku tidak melihat mereka dimanakah mereka sekarang."


Setelah beberapa saat perlahan langit berbicara "bantulah dunia ini dari peperangan ." Ucap langit ,


Eras "baiklah ,tapi kenapa ?"


"Para dewa lah yang melakukan penyerangan lebih dulu , maka selamatkan semua orang dunia ini."ucap suara dari langit . perlahan sebuah senjata sabit muncul di hadapan Eras,Eras pun segera mengambil nya dan melesat pergi mencari penginapan.


Setelah beberapa menit terbang di udara Eras melihat sebuah kota lalu ia menghampiri nya untuk mencari penginapan,di penginapan kini Eras sedang duduk menikmati arak nya sendirian "seperti nya belum perang akhir ,masih ada waktu untukku mencari Louren, Ashura dan Huatan ."


Perlahan kelompok aliran hitam memasuki sebuah penginapan sambil berjalan ke meja eras , "minggir atau kau akan mati ." Ucap salah satu aliran hitam ,"berani sekali." Jawab Eras sambil minum arak nya .


Perlahan aura pembunuh memenuhi penginapan ,semua orang di dekat pingsan karena sesak nafas dengan tekanan yang di perlihatkan Eras , melihat semua anggota kelompok itu pingsan Eras pun menghentikan aura nya .


Eras "pelayanan tolong singkirkan mereka semua dari hadapan ku."


Pelayan segera menarik tubuh anggota aliran hitam satu persatu keluar penginapan,"sudah tuan ." Ucap pelayanan hati hati .


Eras "oh iya ,aku akan bayar nanti sekarang aku tidak ada uang."


Pelayanan "iya tidak apa tuan."


Eras"oh iya bisakah aku tidur disini 1malam?"


Pelayanan "baik tuan ."


Pelayanan pun pergi untuk menyiapkan sebuah kamar untuk Eras, Eras pun segera masuk kedalam kamar untuk berkultivasi. "Sepertinya aku harus menyiapkan banyak energi untuk perang nanti."gumam Eras sambil duduk di atas tempat tidur, Eras pun segera melanjutkan latihannya.


Di dunia kecil terlihat wanita muda sedang berlatih menggunakan tongkat nya , gerakan gerakan yang pernah diajarkan guru Woh kini dikuasai oleh Louren. Louren memutar tubuh nya di ikuti tongkat nya ,di tengah gerakan Tongkat nya berubah menjadi sebuah pedang bulan sabit .


"DUARR ." Terlihat kehampaan terbelah akibat serangan yang dibuat oleh Louren .


Louren "iya guru,dan ini semua karena bantuanmu ."


guru Woh "ingat kamu Murid pertamaku dan terakhir sebelum aku menjadi butiran pasir nanti."


Louren "Guru jangan berkata begitu,muridmu akan selalu menemani mu ."


guru Woh " terimakasih nak ,tapi kamu harus ingat sekuat apapun orang itu di akhir hidupnya akan kembali menyatu dengan alam."


Louren "murid akan mengingatnya."


Matahari mulai tenggelam Louren memutuskan untuk menyudahi latihan nya dan segera kembali ke istana kecil,


"Mungkin ibu dan ayah sudah menunggu ku ."gumam Louren sambil berjalan.


Ratu lebah "Louren , akhirnya aku menemukanmu ."


Louren "ada yang bisa kubantu bi?"


Ratu lebah "aku sudah membuat strategi cadangan dan ini hasil nya."sambil memperlihatkan sebuah gulungan


Louren "terimakasih banyak bi." Sambil memberi hormat


Ratu lebah " ini manisan untuk mu ,aku menyiapkannya sebelum menemui mu."


Ratu lebah pun segera berbalik begitu juga Louren yang menuju kembali ke istana ,"aku pulang ."Ical Louren.


Lu Sian "ayo makan ."


Lou Ren "akhirnya kamu datang ,duduklah disini."


Louren "baik ayah ,ibu."


Mereka pun menikmati makanan bersama , perlahan juga suasana rindu Louren terobati saat ini.


bersambung..