Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Clan Yang



Mendaftar Turnamen


Setelah konflik dengan klan yang, mereka memesan 1 kamar untuk beberapa hari.


Wei Jin “kakek memang luar bisa, dengan hanya mengeluarkan panah itu sana sudah membuat semua orang ketakutan. “


Huatan “ah kamu terlalu memuji. “


Setelah beberapa saat malam pun tiba, suasana kota terlihat ramai dengan kembang api di langit langit, Huatan dan Wei Jin bersandar di dekat jendela sambil menikmati sebotol arak.


Suara ketukan pintu terdengar,Wei Jin pun segera membuka pintu kamar nya.


“maaf menganggu tuan, ada yang ingin bertemu kalian. “


“kakek ada yang ingin bertemu kita. “ucap Wei Jin


“suruh masuk saja. “ jawab Huatan


5 sosok pria tua memasuki kamar Mereka,


“maaf tuan mengganggu. “


“ada apa, langsung ceritakan saja. “jawab Huatan dingin


“apakah murid tuan bersedia bergabung dengan klan kecil kami. “ucap tetua klan yang


Huatan terdiam sejenak “Wei Jin tidak bisa terus mengikuti aku, aku juga harus mencari Loren, Eras, dan ashura. “


“apakah kalian akan merawat murid ku dengan baik?”tanya Huatan


“kami tidak berani tuan. “ jawab tetua yang


Huatan yang melihat ketakutan tetua yang akhirnya dia percaya “baiklah. “jawab Huatan


“Wei Jin, apakah kamu mau bersama mereka, kakek masih ada tugas belum selesai. “


Mendengar itu Wei Jin berpikir sejenak lalu ia menjawab “baiklah kakek, tapi setelah turnamen aku akan pulang menjemput orang tua ku. “


“terimakasih tuan, kami akan memperlakukan Wei Jin dengan baik. “ucap tetua yang


“kalau begitu, Wei Jin adalah murid dari klan yang dari sekarang . “


5 tetua pun memberi hormat sebelum berbalik pergi, Wei Jin dan Huatan akhirnya pergi tidur beristirahat.


Pagi pun sudah tiba, Huatan dan Wei Jin keluar penginapan “Ayo kita mendaftar turnamen. “ucap Huatan pelan “baiklah kek. “


Di tengah keramaian kota mereka berjalan menuju tempat pendaftaran turnamen, 2 jam berlalu akhirnya mereka selesai melakukan pendaftaran.


Huatan “setelah ini kita pergi ke clan yang berkunjung. “


Wei Jin “baiklah kek, ayo berangkat. “


“kami diundang kesini oleh tetua yang. “ucap Wei jin


“mohon tunggu sebentar. “ penjaga tersebut segera pergi masuk kedalam.


Beberapa saat menunggu akhirnya tetua yang keluar untuk menyambut kedatangan mereka,


“akhirnya kalian datang, silahkan masuk. “ ucap tetua yang dengan senang


Saat Wei Jin dan Huatan memasuki clan, ribuan mata murid klan memandang mereka dengan penuh pertanyaan.


“siapa mereka ya, tetua yang sangat ramah seperti bukan orang sembarangan. “


“benar, seperti nya begitu. “bisik salah satu murid


“sementara aku pergi kamu berlatih disini dulu. “


“baik kakek. “Jawab Wei Jin


Mereka pun sampai di aula pertemuan, tetua yang menyuruh semua murid berkumpul di lapangan, sambil menunggu beberapa menu makanan datang ke meja mereka.


“nikmati lah. “


“terimakasih banyak, kebetulan aku lapar. “ucap Wei Jin


“ayo kita makan dulu. “ucap tetua yang


Mereka pun langsung menikmati makanan tersebut, tetua yang yang melihat mereka makan bergumam “aku harus menjalin hubungan baik dengan mereka. “


“setelah selesai turnamen, aku berangkat mencari mereka. “gumam Huatan


Semua murid sudah berkumpul di lapangan, Wei Jin dan Huatan pun segera pergi kelapangan mengikuti tetua yang.


“baiklah akan perkenalkan murid baru. “


“aku Wei Jin dari desa terpencil, aku harap kita bisa menjadi saudara selama nya. “ucap Wei Jin sambil gugup di tengah banyak murid


“apakah sudah memiliki pasangan?”teriak salah satu murid perempuan


Mendengar Itu murid laki laki Langsung menyoraki murid perempuan “Huhuhu. “


“apa salah nya bertanya. “ucap murid perempuan


“sudah sudah, kalau begitu selamat datang Wei Jin. “ucap tetua yang


Huatan pun tersenyum melihat Wei Jin yang juga gembira memasuki clan yang dan menjadi murid “Wei Jin. “gumam Huatan


Bersambung